Lihat lebih banyak

Standard Chartered Naikkan Prediksi, Harga Bitcoin Bisa Tembus US$120.000 pada 2024

3 mins
Diperbarui oleh Ahmad Rifai
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Standard Chartered prediksi harga Bitcoin bisa tembus US$120.000 pada tahun 2024.
  • Sebelumnya, mereka memperkirakan harga Bitcoin bisa mencapai US$100.000.
  • Perkiraan itu mengacu pada Bitcoin miner yang berpotensi bisa timbun lebih banyak persediaan BTC mereka.
  • promo

Standard Chartered pada hari Senin (10/7) memperkirakan bahwa harga teratas Bitcoin bisa mencapai US$50.000 pada tahun 2023. Tidak hanya itu, harga Bitcoin disebut juga bisa mencapai US$120.000 pada akhir tahun 2024.

Bank multinasional Inggris itu memprediksi lonjakan harga Bitcoin baru-baru ini dapat mendorong para Bitcoin miner untuk menimbun lebih banyak persediaan BTC mereka.

Pada bulan April lalu, Standard Chartered telah memperkirakan bahwa harga Bitcoin bisa mencapai US$100.000 pada akhir tahun 2024. Pernyataan kala itu juga menegaskan bahwa crypto winter yang dimulai sejak tahun 2022 telah berakhir.

Namun kini, pihak Standard Chartered merevisi dengan menaikkan 20% dari prediksi mereka pada bulan April lalu.

Miner Dapat Jual BTC Lebih Sedikit

Menurut penjelasan Geoff Kendrick, seorang analis FX top di Standard Chartered, “Peningkatan profitabilitas Bitcoin miner per BTC yang di-mining berarti mereka dapat menjual lebih sedikit, sambil mempertahankan arus kas masuk, mengurangi pasokan BTC bersih, dan mendorong harga Bitcoin lebih tinggi.”

Sebagai pengingat, harga Bitcoin telah melonjak sekitar 80% sejak awal tahun 2023. Namun, harga BTC yang saat ini berada di sekitar level US$30.000 masih kurang dari setengah harganya yang pernah mencapai sekitar US$69.000 saat mencapai puncak pada November 2021.

Perlu diketahui, puluhan miliaran dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan terhapus dari market kripto pada tahun 2022. Hal ini terjadi setelah bank sentral menaikkan suku bunga hingga serangkaian proyek dan perusahaan kripto yang mengalami kehancuran.

Pihak Standard Chartered mengatakan alasan prediksi kenaikan harga Bitcoin adalah para miner yang memproduksi sekitar 900 BTC baru per hari di seluruh dunia akan segera perlu menjual lebih sedikit untuk menutupi biaya mereka.

Geoff Kendrick memperkirakan para Bitcoin miner baru-baru ini menjual 100% BTC baru mereka. Namun, jika harganya mencapai US$50.000, mereka mungkin hanya akan menjual 20% hingga 30% kepemilikan mereka.

“Ini setara dengan para Bitcoin miner yang mengurangi jumlah BTC yang mereka jual per hari menjadi hanya sekitar 190 BTC sampai 270 BTC, dari sekitar 900 BTC yang diproduksi per hari saat ini,” kata analis Standard Chartered itu.

Dia menambahkan bahwa selama setahun, dengan hitungan itu, akan mengurangi penjualan para miner, dari 328.500 BTC menjadi kisaran 65.700 BTC hingga 98.550 BTC. Artinya, terjadi pengurangan penjualan sekitar 250.000 BTC per tahun.

Dengan taksiran harga yang fantastis ini, Reuters mencatat bahwa prediksi harga Bitcoin setinggi langit telah menjadi hal biasa. Sebelumnya, seorang analis di Citi mengatakan pada November 2020 bahwa Bitcoin dapat naik setinggi US$318.000 pada akhir tahun 2022. Faktanya, harga Bitcoin turun sekitar 65% ke sekitar level US$16.000 pada tahun lalu.

Sentimen Pendorong Harga Bitcoin

Analisis terbaru dari pihak Standard Chartered tidak dapat dilepaskan dari sikap raksasa manajemen investasi BlackRock yang baru-baru ini terlihat lebih ramah dengan Bitcoin.

Pada 5 Juli lalu, CEO BlackRock, Lary Fink, mengatakan Bitcoin sebagai aset internasional dan memiliki peran mendigitalkan emas. Pernyataan ini datang setelah BlackRock mengajukan berkas exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot pada 15 Juni lalu.

CEO dari perusahaan manajemen aset yang mengelola aset US$9 triliun itu berkata, “Alih-alih berinvestasi dalam emas sebagai hedging (lindung nilai) terhadap inflasi, lindung nilai terhadap masalah berat di suatu negara, atau devaluasi mata uang Anda di negara mana pun Anda berada, mari kita perjelas: Bitcoin adalah aset internasional. Itu tidak didasarkan pada satu mata uang apa pun, sehingga dapat direpresentasikan sebagai aset yang dapat dimainkan oleh masyarakat sebagai aset alternatif.”

Dia pun menegaskan, “Saya menyebut fondasi BlackRock adalah tentang harapan. Anda berinvestasi untuk masa pensiun karena Anda yakin hari esok lebih baik dari hari ini.”

Selain itu, sentimen yang mungkin berpengaruh bagi pergerakan harga adalah momen Bitcoin halving yang akan terjadi sekitar April 2024. Hal ini secara historis ditafsirkan sebagai katalis bullish. Namun, sejauh ini, ukuran sampelnya baru memiliki 3 kali Bitcoin halving, yang terlalu kecil untuk menjadi patokan ilmiah.

Perlu diketahui, Bitcoin halving adalah pengurangan separuh dari hadiah yang diberikan kepada para Bitcoin miner yang berhasil menambahkan blok baru di blockchain Bitcoin. Saat ini, hadiah per blok bagi Bitcoin miner adalah 6,250 BTC. Setelah Bitcoin halving berikutnya, hadiah per blok adalah 3,125 BTC.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori