Lihat lebih banyak

Pertumbuhan Pesat Base bak Pedang Bermata Dua bagi Coinbase, Mengapa Demikian?

2 mins
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • TVL Base Network naik hampir dua kali lipat dalam sebulan, bersaing ketat dengan raksasa seperti Solana yang mencatatkan pertumbuhan mingguan sebesar 19,62%.
  • "Smart Wallet" Coinbase yang menargetkan 100 juta pengguna, mempermudah interaksi dApp dan aktivitas on-chain.
  • Base melampaui Ethereum dalam hal peluncuran contract, mencerminkan pertumbuhan pengembang dan ekosistem yang dinamis.
  • promo

Lonjakan pesat Base di ekosistem kripto menarik banyak perhatian. Pasalnya, hanya dalam satu bulan, total value locked (TVL) mereka melonjak nyaris dua kali lipat. Meski begitu, lonjakan pertumbuhan ini memberikan tantangan bagi raksasa kripto Coinbase, selaku pencetus Base.

Setelah upgrade Dencun Ethereum, efisiensi transaksi pada solusi layer-2 (L2) seperti Arbitrum, Optimism, dan Base meningkat. Akibatnya, para pengguna berbondong-bondong menyerbu platform layer-2 ini.

Dapatkah Base Network Saingi Solana?

Kenaikan signifikan Base sangat mengesankan, dengan rekor total value locked (TVL) sebesar US$794 juta. Ini mewakili peningkatan mingguan sebesar 19,62%, melebihi pertumbuhan Solana sebesar 10,54%. Meski begitu, Base masih berada di belakang Solana yang memiliki TVL sebesar US$4 miliar dan volume sebesar US$2 miliar.

Base Network TVL
TVL Base Network | Sumber: DefiLlama

Menariknya, Base mungkin memiliki strategi untuk menutup kesenjangan ini dengan Solana. Coinbase berinovasi dengan “Smart Wallet” mereka, menargetkan basis pengguna yang luas sekitar 100 juta. Wallet ini dirancang untuk menyederhanakan interaksi dengan decentralized application (dApp).

Tak hanya itu, perusahaan ini juga bertekad untuk memfasilitasi aktivitas on-chain bagi para penggunanya dengan menyingkirkan seed phrase yang membingungkan dan memperkenalkan passkey. Hal ini dapat menempatkan Base sebagai gerbang favorit bagi banyak orang.

Selain itu, lonjakan volume dan integrasi dApp yang terjadi di Base belakangan ini adalah indikator yang menjanjikan. Kendati demikian, jaringan ini juga telah mengalami beberapa kendala, termasuk kegagalan transaksi dan lonjakan biaya gas saat lalu lintas tinggi. Masalah-masalah semacam ini menggarisbawahi perlunya Coinbase meningkatkan infrastruktur mereka guna menampung permintaan yang terus meningkat.

Pada hari Rabu (20/3), ketegangan terlihat jelas ketika Coinbase dan wallet mereka mengalami kegagalan transaksi karena aktivitas Base yang meningkat. Untuk bersaing dengan raksasa seperti Solana, Coinbase harus memprioritaskan penskalaan untuk mencegah gangguan semacam itu. Sasaran utamanya adalah untuk menjamin pengalaman yang mulus bagi gelombang pengguna potensial yang beralih ke operasi on-chain.

Para Pengembang Juga Ikut Terpikat

Daya tarik Base tidak hanya terbatas pada pengguna, tetapi juga para pengembang. Analis on-chain Hitesh Malviya mengungkapkan bahwa dalam seminggu terakhir, Base berhasil melampaui Ethereum dalam pengerahan contract baru, yang menandakan aktivitas pengembangan yang dinamis. Tren ini menunjukkan bahwa Base mampu memperkaya ekosistem dApp mereka, yang semakin memperkuat posisi pasarnya.

“Base mencapai 7.100 peluncuran contract baru pekan lalu, sementara Ethereum hanya mencatat 5.000 peluncuran baru. Ini ibarat roda gila yang hebat di mana para pengembang terus meluncurkan [contract baru] sehingga kerumunan baru terus berdatangan.”

Hitesh Malviya

Bagi Coinbase, pertumbuhan eksplosif Base merupakan peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, ini menandakan pasar yang menggiurkan dan potensi ekspansi basis pengguna. Namun, di sisi lain, hal ini juga menuntut peningkatan infrastruktur yang signifikan.

Mengatasi rintangan teknis ini sangat penting untuk mempertahankan momentum dan memanfaatkan minat yang kian meningkat di Base.

Bagaimana pendapat Anda tentang peluang dan tantangan yang harus Base hadapi ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori