Lihat lebih banyak

Ternyata Tetap Ada Potensi SEC Tolak Kehadiran ETF Bitcoin Spot

3 mins
Diperbarui oleh Ahmad Rifai
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Meski peluangnya kecil, ternyata tetap ada potensi ETF Bitcoin spot batal disetujui pada 10 Januari 2024.
  • Bloomberg Intelligence menilai ada 10% potensi penolakan, sementara K33 Research melihat persentase penolakan hanya mencapai 5%.
  • Menariknya, Matrixport menilai persetujuan baru akan dapat dicapai pada kuartal II/2024.
  • promo

Meskipun peluangnya kecil, ternyata tetap ada potensi exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot batal disetujui pada 10 Januari 2024.

Bila hal itu akhirnya benar-benar terjadi, kemungkinan besar disebabkan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat (AS) yang membutuhkan ‘lebih banyak waktu’ daripada mengatakan ‘penolakan secara langsung’.

Pernyataan itu disampaikan oleh Eric Balchunas, analis ETF senior di Bloomberg Intelligence. Dia dan rekannya James Seyffart memasang peluang 90% bagi potensi persetujuan ETF Bitcoin spot pada 10 Januari 2024.

Mereka belum menaikkan persentase peluang potensi persetujuan ETF Bitcoin spot lebih dari 90% karena masih ada kekhawatiran.

“Menurut saya, jika kita tidak melihatnya dalam 2 minggu ke depan, itu lebih karena mereka [SEC] membutuhkan lebih banyak waktu,” ungkap Eric Balchunas.

Menakar Potensi ETF Bitcoin Spot Ditolak

Dengan menyoroti jumlah waktu dan upaya yang dilakukan antara SEC dan para calon penerbit ETF, Eric Balchunas menilai kecil kemungkinan ETF Bitcoin spot akan ditolak mentah-mentah pada detik-detik terakhir.

“Ini [ETF Bitcoin spot] akan menjadi daya tarik utama pada dekade ini. Semua orang bekerja keras dalam hal ini, terutama selama liburan. Sadis bahkan mungkin bukan kata yang cukup kuat untuk itu,” imbuh Eric Balchunas.

Ketika Bloomberg Intelligence menyisakan 10% bagi potensi penolakan ETF Bitcoin spot, firma riset kripto K33 Research di sisi lain memperkirakan persentase penolakan hanya mencapai sebesar 5%.

Eric Balchunas yakin, jika SEC mengeluarkan ‘penolakan langsung’ terhadap kehadiran ETF Bitcoin spot, para calon penerbit mungkin akan mengikuti jejak manajer aset kripto Grayscale untuk melayangkan gugatan hukum terpisah terhadap instansi yang dipimpin oleh Gary Gensler itu.

“Orang-orang telah menghabiskan terlalu banyak uang dan berusaha terlalu keras untuk menyerah sekarang. Jadi, ini tidak akan berakhir. Saya bahkan tidak berpikir akan ada masa tenang kali ini. Saya pikir akan ada neraka,” catat Eric Balchunas.

Menariknya, Matrixport pada hari Selasa merilis pendapat bahwa SEC akan menolak semua ETF Bitcoin spot pada bulan Januari ini. Mereka menilai persetujuan akan dapat dicapai pada kuartal II/2024.

Sebagai informasi, komentar publik terus disampaikan terhadap permintaan umpan balik SEC terkait ETF Bitcoin spot. Menariknya, terdapat 2 komentar terbaru pada hari Selasa (2/1) yang meminta SEC untuk menolak kehadiran ETF Bitcoin spot.

Komentar terbaru itu menyatakan bahwa sifat terdesentralisasi Bitcoin dan kemampuannya untuk menghindari saluran keuangan tradisional (TradFi) dapat membuatnya menarik bagi rezim otoriter yang ingin menghindari sanksi dan memberi kontrol yang lebih besar terhadap warganya.

Kapan ETF Bitcoin Spot Disetujui?

Pada hari Sabtu (30/12/2023) kemarin, muncul rumor bahwa SEC ‘dapat memberi tahu’ para calon penerbit untuk meluncurkan ETF Bitcoin spot pada hari Selasa (2/1) atau hari Rabu (3/1).

Setelah itu, calon penerbit ETF yang memenuhi tenggat waktu revisi pengajuan akhir tahun mungkin dapat meluncurkan ETF Bitcoin spot mereka pada 10 Januari.

Terkait tanggal 10 Januari 2024, itu adalah deadline final bagi SEC untuk menyetujui atau menolak berkas ETF Bitcoin spot yang diajukan oleh ARK 21Shares.

Poin lainnya yang memperkuat potensi persetujuan ETF Bitcoin spot adalah partisipasi BlackRock dalam momen kali ini. Sebagai catatan, rekor keberhasilan BlackRock terkait pengajuan berkas ETF adalah 575 kali disetujui dan 1 kali ditolak.

Dalam perkembangan terbaru pada hari Senin (1/1), jurnalis Eleanor Terrett ragu bahwa kejelasan terkait ETF Bitcoin spot akan tiba pada hari Selasa ini dan Rabu besok. Pasalnya, SEC masih perlu meninjau dan memberikan komentar terkait revisi berkas ETF Bitcoin spot dari sejumlah calon penerbit.

Mengingat staf SEC libur sejak hari Jumat (29/12/2023) kemarin, kejelasan status ETF Bitcoin spot pada hari Selasa atau hari Rabu tampaknya tidak mungkin.

“Selagi SEC tentu saja tidak dapat diprediksi, saya akan terkejut jika persetujuan terjadi besok. Terlepas dari itu, 2 minggu ke depan akan menyenangkan bagi kripto,” kata Eleanor Terrett.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori