The Merge Makin Dekat, Harga Ethereum (ETH) Tembus Level US$2.000

Diperbarui oleh Lynn Wang
Ringkasan
  • Ethereum (ETH) akhirnya kembali diperdagangkan di atas kisaran US$2.000 setelah dua bulan terakhir ini.
  • Selain ETH, ada beberapa token kripto yang juga ikut mengalami apresiasi harga, seperti Solana (SOL) dan Polygon (MATIC).
  • Sementara itu, harga token Tornado Cash, TORN, anjlok 50% selama 7 hari terakhir sebagai imbas dari pengenaan sanksi dari Departemen Keuangan Amerika Serikat.

Setelah dua bulan lamanya, akhirnya harga Ethereum (ETH) berhasil menembus kisaran US$2.000 untuk pertama kalinya. ETH melanjutkan bull run-nya setelah keberhasilan uji coba final The Merge di testnet Goerli.

Dengan adanya konfirmasi tanggal The Merge, yakni pada 15 September 2022, para investor pun jadi lebih tertarik terhadap aset digital ini.

Menurut data dari CoinGecko, selama 30 hari terakhir, harga ETH sudah meningkat sebanyak 79%. Sementara itu, jika kita lihat dalam rentang waktu 7 hari terakhir, peningkatan harga ETH sebesar 15%.

Sejumlah pakar pasar kripto; seperti founder BitMEX, Arthur Hayes, telah memprediksikan bahwa The Merge bisa mendorong harga ETH hingga ke atas US$5.000. Di samping itu, muncul lebih banyak diskusi perihal potensi ETH untuk membalikkan Bitcoin (BTC), apabila aset tersebut berhasil diperdagangkan setinggi US$3.750.

Kabar gembira seputar The Merge ini juga mendapatkan dukungan besar dari berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem Ethereum; misalnya, Tether, Chainlink, dan Circle. Mereka semua sudah menyatakan bahwa akan hanya mendukung Ethereum 2.0.

Selain Ethereum, Harga Bitcoin dan Beberapa Altcoin Utama Ikut Terapresiasi

Ethereum bukanlah satu-satunya aset kripto yang mengalami peningkatan harga selama 24 jam terakhir. Faktanya, lebih dari 70% aset kripto dalam peringkat 20 teratas berdasarkan kapitalisasi pasar pun turut terapresiasi pada periode yang sama.

Seperti Bitcoin (BTC), misalnya. BTC berhasil mengukuhkan posisinya di atas kisaran US$24.000. Tercatat kenaikan BTC selama 24 jam terakhir sebesar 2%. Sementara, bila kita lihat pada rentang waktu 30 hari terakhir, BTC sudah terapresiasi sebanyak 20,8%.

Selain itu, big gainer lainnya selama 24 jam terakhir adalah Solana (SOL) dan Polygon (MATIC).

Harga SOL terpantau meningkat 9,1% dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di level US$47,38. Pencapaian ini cukup berkesan, mengingat adanya berbagai kendala dalam jaringan Solana dan sempat mengalami penyusupan di crypto wallet-nya yang menyebabkan kerugian jutaan dolar AS.

Kemudian, MATIC berhasil melonjak di atas US$1, setelah mengalami kenaikan 8,4% sepanjang 24 jam terakhir. Jika kita lihat berdasarkan rentang waktu 60 hari ke belakang, MATIC rupanya adalah salah satu token kripto berperforma terbaik, dengan peningkatan sebanyak 135%.

Secara keseluruhan, pasar kripto telah meningkat 0,5% selama 24 jam terakhir ini.

Harga Token Tornado Cash Anjlok 50%

Meski demikian, rupanya token milik crypto mixer Tornado Cash, TORN, terpaksa mengalami kisah yang berbeda. Nilai TORN anjlok 50% selama 7 hari terakhir dan menyentuh level US$12,77.

Penurunan tersebut bisa jadi merupakan dampak dari pengenaan sanksi terhadap Tornado Cash dari Departemen Keuangan Amerika Serikat. Terlebih lagi, belum lama ini, salah satu sosok yang diduga adalah developer Tornado Cash telah ditangkap oleh pihak kepolisian Belanda.

Data yang ada juga menunjukkan bahwa dana kurang dari US$6 juta telah disetorkan ke dalam crypto mixer tersebut, dari sejak sanksi diberlakukan.

Ingin baca analisis Ethereum (ETH) terbaru dari Be[In]Crypto? Klik di sini!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.