Lihat lebih banyak

Transaksi Kripto di Indonesia Hanya Capai Rp12 Triliun per Januari 2023

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Berdasarkan data Bappebti, pada periode Januari 2023, nilai transaksi aset kripto hanya mencapai Rp12,1 triliun.
  • Penurunan nilai transaksi juga dibarengi dengan penyusutan jumlah investor kripto baru di Tanah Air.
  • Meski begitu, salah seorang petinggi Bappebti masih menunjukkan optimismenya terhadap peluncuran Bursa Kripto Indonesia yang bakal berlangsung bulan Juni nanti.
  • promo

Perdagangan aset kripto di Indonesia rupanya masih belum pulih. Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), pada periode Januari 2023 nilai transaksi aset kripto di Indonesia hanya mencapai Rp12,1 triliun.

Padahal, secara rata-rata, nilai transaksi bulanan pada tahun lalu berada di level Rp25,5 triliun. Artinya, nilai transaksi kripto di tanah air sudah anjlok 52,54%. Masih berlangsungnya crypto winter dan efek dari sejumlah sentimen negatif pada akhir tahun lalu dituding menjadi biang keladi dalam lemahnya transaksi aset digital di Indonesia.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti, Tirta Karma Sanjaya, mengungkapkan bahwa turunnya nilai aset kripto dibanding tahun 2021 juga menjadi salah satu penyebabnya.

“Selain itu kegagalan FTX dan beberapa kasus lainnya juga memengaruhi minat investor,” jelasnya pada BeInCrypto (21/2).

Meski begitu, dirinya optimistis bahwa pada tahun ini aset kripto akan mengalami bull run. Hal itu sesuai dengan prediksi beberapa pelaku usaha yang juga menyebutkan bahwa pada tahun 2023 pergerakan kripto akan bergerak positif seiring dengan periode halving Bitcoin.

Namun, jika dilihat secara year-on-year (YoY), nilai transaksi kripto di Indonesia per Januari tahun ini sudah jauh lebih dalam, yakni mencapai 71,2% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sebagai informasi, pada tahun lalu di periode yang sama, nilai transaksi perdagangan kripto masih berada di level Rp42,14 triliun.

Optimistis Bursa Kripto Indonesia Bakal Meluncur Juni 2023

Penurunan nilai transaksi juga dibarengi dengan penyusutan jumlah pelanggan baru. Berdasarkan data yang diolah Bappebti, terungkap bahwa pada Januari jumlah penambahan investor baru mencapai 163.289 investor. Sementara rata-rata jumlah penambahan investor baru setiap bulannya pada tahun lalu mencapai 457.595 orang.

Hal itu menjadikan total jumlah pelanggan terdaftar di Bappebti sampai dengan bulan pertama tahun 2023 berada di kisaran 16,9 juta. Angka ini naik dari posisi Desember 2022 yang mencapai 16,7 juta.

Sementara itu, menyoal peluncuran Bursa Kripto Indonesia, Tirta optimistis hal itu bisa dilakukan pada Juni tahun ini. Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, yang menargetkan bahwa pada pertengahan tahun ini Bursa Kripto Indonesia siap meluncur.

Untuk diketahui, perihal pembentukan Bursa Kripto Indonesia sudah masuk dalam Rumusan Rapat Kerja Bappebti 2023. Ketua Bappebti, Didid Noordiatmoko, menambahkan bahwa komitmen tersebut sesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Komoditi Berjangka.

Kinerja Pasar Kripto Global Mulai Pulih

Sejak awal tahun 2023 sampai dengan saat ini, kapitalisasi aset kripto mulai berbalik arah. Berdasarkan data CoinGecko, kapitalisasi pasar kripto sudah naik 43,71%. Dari yang awalnya berada di kisaran US$828,77 miliar, menjadi US$1,19 triliun sampai perdagangan hari ini.

Naiknya harga 2 jawara kripto, yakni Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), mampu mendongkrak kapitalisasi pasar aset kripto secara global. BTC sudah melesat 49,93%, dari US$16.551 di awal tahun menjadi US$24.816 per koin. Tidak mau kalah, harga ETH juga sudah naik ke level US$1.705 dari posisi awal tahun ini yang sebesar US$1.203 per koinnya.

Menariknya, kenaikan harga kripto yang sudah terjadi sejak Januari tahun ini, ternyata juga sejalan dengan perdagangan non-fungible token (NFT). Data DappRadar menyebutkan volume perdagangan NFT pada Januari naik 38% menjadi US$946 juta. Hal tersebut dibarengi dengan naiknya volume penjualan NFT sebanyak 42% menjadi US$9,2 juta.

Di samping itu, volume perdagangan di blockchain Ethereum yang mendominasi 78,5% pasar NFT, ikut naik 37,29% menjadi US$659 juta.

Bagaimana pendapat Anda tentang capaian transaksi kripto di Indonesia per Januari 2023 lalu? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori