Volume Perdagangan Binance Naik Lebih dari US$400 Juta di Kuartal I 2022

Bagikan Artikel
Ringkasan
  • Volume perdagangan bulanan Binance selama kuartal I 2022 terus meningkat, meski sentimen pasar kripto berada dalam kondisi bearish.

  • Namun, volume perdagangan bulanannya tidak menembus US$2 triliun selama kuartal pertama tahun ini.

  • Total volume perdagangan Binance selama kuartal I 2022 sebesar US$5 triliun.

Trust Project adalah konsorsium organisasi berita internasional berdasarkan standar transparansi.

Meski harga ribuan aset kripto menurun hingga mencetak titik terendah baru, crypto exchange Binance justru mencatatkan volume perdagangan lebih besar di kuartal I 2022 daripada di kuartal I tahun sebelumnya.

Menurut Be[In]Crypto Research, volume perdagangan dari crypto exchange terbesar ini selama kuartal pertama 2022 besarnya sekitar US$5,54 triliun.

volume perdagangan binance Q1 2022
Sumber: Nomics

Ada kenaikan volume perdagangan sebesar 8%, sekitar US$5,09 triliun, selama Januari 2021 hingga Maret 2021.

Sumber: Nomics

Apa Penyebab Kenaikan Volume Perdagangan di Binance?

Penambahan jumlah opsi mata uang kripto yang tersedia dalam platform Binance merupakan alasan utama dari kenaikan volume perdagangannya.

Beberapa mata uang kripto yang memberikan kontribusi pada peningkatan volume Binance, meliputi: ApeCoin (APE), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Terra (LUNA), Fantom (FTM), dan GMT Token (GMT).

Biasanya pasangan perdagangan (trading pair) yang paling banyak digemari adalah dengan USDT dan stablecoin milik Binance, BUSD.

Pada hari-hari biasa, Binance memiliki volume perdagangan spot empat kali lipat lebih banyak dari pesaing terdekatnya.

Sumber: Nomics

Agar dapat memahami pola trading dari investor, kita perlu memeriksa volume perdagangan bulanan Binance selama kuartal pertama 2021 dan 2022.

Di bulan Januari 2021, volume perdagangan kurang lebih sebesar US$1,42 triliun, dengan angka tertinggi harian sebesar US$86,71 miliar. Sementara, volume perdagangan Januari 2022 besarannya sekitar US$1,93 triliun dan angka tertinggi hariannya US$106,55 miliar.

Kemudian, pada bulan Februari 2021, volume perdagangan berada di kisaran US$1,82 triliun dengan angka tertinggi harian US$126,26 miliar. Sedangkan, volume perdagangan Februari 2022 kurang lebih US$1,71 triliun dan rekor tertinggi hariannya US$127,92 miliar.

Terakhir, saat Maret 2021, volume perdagangan mencapai US$1,85 triliun dengan angka tertinggi harian US$77,92 miliar. Per Maret 2022, volumenya berada di kisaran US$1,90 triliun, mencapai titik tertinggi harian di US$96,47 miliar.

Berdasarkan data di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kenaikan volume perdagangan dalam rentang waktu year-to-year (dari kuartal I 2021 hingga kuartal I 2022) yang terbesar adalah saat bulan Januari, dengan selisih kenaikan sekitar US$500 miliar.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Share Article

Sebagai seorang penulis, peneliti, dan analis dari instrumen keuangan terpusat dan terdesentralisasi (saham, komoditas, logam mulia, dan kripto), ia mulai bereksperimen dengan trading aset keuangan di tahun 2011. Dia merambah ke investasi kripto jangka panjang penuh waktu pada tahun 2016 dan telah meliput lebih dari 30 proyek crypto secara menyeluruh.

Ikuti Penulis