Lihat lebih banyak

Wemade Suntik Modal ke HwikGo, Luncurkan Layanan Move to Earn dan Live to Earn

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Wemade memberikan suntikan modal pada HwikGo untuk meluncurkan layanan move to earn (M2E) dan live to earn (L2E).
  • Sinergitas antara Wemade dan Hwikgo dilakukan untuk bisa memperluas ekosistem Wemix, yang merupakan entitas usaha dari Wemade.
  • Langkah tersebut akan menambah lengkap rencana ekspansi Wemade yang sebelumnya sudah berekspansi ke wilayah MENA.
  • promo

Wemade, perusahaan game berbasis blockchain asal Korea Selatan, baru saja mengumumkan langkah anorganiknya. Wemade memberikan suntikan modal pada HwikGo, yaitu platform mobility-as-a-service (MaaS) yang selama ini menawarkan koneksi transfer bersama dengan kartu lalu lintas. Sinergitas antara Wemade dan Hwikgo dilakukan untuk bisa memperluas ekosistem Wemix, yang merupakan entitas usaha dari Wemade.

Meskipun tidak menyebutkan besaran investasi yang dikucurkan, yang jelas kolaborasi itu dimaksudkan untuk meluncurkan layanan move to earn (M2E) dan live to earn (L2E) dalam platform-nya.

Hal itu akan melengkapi bisnis Wemix yang memang selama ini berkutat dengan game blockchain, seperti play-to-earn (P2E). Sampai saat ini, model bisnis M2E masih dirajai oleh STEPN. Platform STEPN memiliki cara kerja dengan memberikan penggunanya token kripto begitu berhasil menyelesaikan tantangan yang diberikan dengan berlari atau berjalan. Saat ini, STEPN memiilki kapitalisasi pasar sebesar US$202,89 juta.

Jenis move-to-earn memang belum memiliki pengguna sebanyak game play-to-earn. Pasalnya, total kapitalisasi pasar dari keseluruhan token yang digunakan untuk bisa menggunakan layanan tersebut masih mencapai US$314,02 juta. Oleh karena itu, kuat dugaan masuknya Wemix ke dalam lini bisnis tersebut untuk memanfaatkan kecilnya kompetisi dan besarnya potensi dalam bisnis game berbasis blockchain.

“Layanan tersebut akan menggabungkan smart mobility dan blockchain untuk memperluas mobilitas menjadi M2E dan L2E,” jelas Wemade dalam keterangan resmi.

Wemix Getol Ekspansi

Wemix sepertinya memiilki rencana besar dalam bisnisnya pada tahun ini. Pasalnya, aksi strategis yang baru saja dilakukan bukanlah kali pertama terjadi di tahun 2023. Akhir Januari, perusahaan mengumumkan untuk memperlebar jangkauannya dengan menyasar wilayah Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Wemix bahkan sampai mendirikan entitas usaha baru yang dinamakan Wemix Mena Ltd yang akan dijadikan ujung tombak operasionalisasi perusahaan khusus untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA).

Direktur Wemix Mena, Jason Kim, mengatakan masuknya Wemix ke wilayah Mena merupakan langkah penting untuk memanfaatkan potensi yang ada di sana. Terlebih lagi, kawasan MENA juga masuk sebagai wilayah dengan pertumbuhan tercepat untuk adopsi kripto.

“Abu Dhabi terkenal sebagai wilayah yang berperan aktif dalam perluasan bisnis blockchain global. Hal itu terlihat dari aturan tentang aset digital yang sudah diperkenalkan sejak 2018 silam,” jelasnya.

Jelang akhir tahun lalu, Wemade juga ikut membenamkan dana dalam proyek play-to-earn asal Afrika, yaitu Metaverse Magna (MVM). Putaran pendanaan senilai US$3,2 juta ikut berhasi mengerek valuasi MVM ke level US$30 juta.

Game Berbasis Blockchain Terus Melaju

Meskipun pasar kripto bergerak tak menentu, industri game berbasis blockchain terlihat lebih stabil. Data DappRadar menyebutkan industri tersebut tetap mendominasi dalam capaian daily unique active wallets (dUAW) yang mencapai 45,43% atau sekitar 736.225 dUAW.

Walau turun dari proporsi di Januari yang mencapai 48,5%, namun hal tersebut tetap menunjukakn bahwa sektor gaming tetap menjadi salah satu pilar utama dalam transaksi aset digital para Februari tahun ini.

Untuk dipahami, jumlah pengguna aktif harian (UAW) merupakan salah satu indikator dalam partisipasi pengguna di dalam blockchain. Akan tetapi, angka tersebut besar kemungkinan akan terus bertambah, lantaran saat ini jumlah game yang menggunakan teknologi masih kurang dari 2.000 game.

Hal itu menandakan bahwa potensi dari sektor gaming masih sangat besar. Beberapa pihak sepakat, jika industri game saat ini masih dalam tahap awal.

Terkait hal ini, World Economic Forum (WEForum) menambahkan, evolusi game blockchain terus terjadi sejak 2021. Menurutnya, saat ini model game sudah berubah dari yang fokus pada kekayaan dengan play-to-earn menjadi free-to-own.

Konsep tersebut dipelopori oleh Limit Break yang menganggap bahwa dengan mahalnya non-fungible-token (NFT) justru mempersulit adopsi game blockchain itu sendiri. Limit Break akhirnya merilis 2.022 NFT Daidaigaku secara gratis dan langsung terserat oleh pasar. Dari situ, perusahaan sukses meraup US$13 juta di pasar sekunder dengan harga dasar 11 ETH.

Bagaimana pendapat Anda tentang suntikan modal dari Wemade kepada Hwikgo untuk berekspansi di sektor M2E dan P2E? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori