Lihat lebih banyak

Cara Transfer Crypto dari MetaMask ke CEX dan Cold Wallet

6 mins
Diperbarui oleh Hanum Dewi
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Pecinta NFT ataupun orang awam yang baru mengenal industri aset kripto pasti pernah mendengar nama MetaMask. Dompet digital ini adalah salah satu yang paling terkenal di dunia NFT dan token ERC-20 berbasis Ethereum. Banyak yang masih awam soal MetaMask, terutama bagaimana cara untuk menghubungkan dengan cold wallet atau dompet digital lokal di bursa (exchange) yang sudah familiar. Artikel ini akan menjelaskan soal bagaimana menghubungkan dan cara transfer kripto dari Metamask ke dompet kripto di CEX atau cold wallet.

Apa Itu MetaMask?

MetaMask adalah dompet cryptocurrency yang memungkinkan pengguna menyimpan Ether, token asli blockchain Ethereum, dan token ERC-20 lainnya. Dompet ini juga dapat berguna untuk berinteraksi dengan aplikasi terdesentralisasi, atau DApps.

Internet terdesentralisasi atau Web3 dibangun di atas fondasi cryptocurrency dan aplikasi terdesentralisasi (DApps). Tetapi untuk menggunakannya, kamu memerlukan antarmuka yang sesuai. Idealnya, antarmuka bersifat elegan, intuitif, dan penggunaannya mudah.

MetaMask adalah salah satu dompet crypto terkemuka, dan bergantung pada integrasi browser. Secara umum, ekstensi browser ini memiliki desain yang bagus untuk berfungsi sebagai salah satu gerbang utama ke dunia Web3, keuangan terdesentralisasi (DeFi), dan NFT.

MetaMask adalah plugin browser yang berfungsi sebagai dompet Ethereum, dan cara memasangnya seperti plugin browser lainnya. Setelah terinstal, ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan Ether dan token ERC-20 lainnya, serta memungkinkan mereka bertransaksi dengan alamat Ethereum mana pun.

Dengan menghubungkan MetaMask ke DApps berbasis Ethereum dan melakukan cara transfer kripto, pengguna dapat membelanjakan koin mereka dalam game, mempertaruhkan token, dan memperdagangkannya di bursa terdesentralisasi (DEX). Hal ini juga memberi pengguna titik masuk ke dunia baru keuangan terdesentralisasi atau DeFi, dengan menyediakan cara untuk mengakses aplikasi DeFi seperti Compound dan PoolTogether.

Mengapa Pakai Wallet MetaMask?

Banyak keunggulan yang MetaMask miliki. Pertama, aplikasi ini terbilang populer atau banyak orang yang menggunakannya. Sehingga, pengguna hanya memerlukan satu plugin saja untuk mengakses berbagai dapps.

Selanjutnya, MetaMask memiliki antarmuka pengguna yang sederhana. Alih-alih mengelola kunci pribadi, pengguna hanya perlu mengingat daftar kata, dan transaksi ditandatangani atas nama mereka.

MetaMask juga mampu menghemat ruang penyimpanan digital. Pengguna tidak perlu mengunduh blockchain Ethereum, karena MetaMask mengirimkan permintaan ke node di luar komputer atau gadget pengguna.

Lebih lanjut, MetaMask terintegrasi dengan baik, khususnya dalam ekosistem jaringan Ethereum. Rancangan Dapps bekerja dengan MetaMask, sehingga menjadi lebih mudah untuk cara transfer kripto dan Ether (ETH) masuk dan keluar. 

Cold Wallet Kripto untuk keamanan penyimpanan aset kripto currency offline
Pengguna MetaMask tidak perlu menggunakan kunci pribadi, hanya mengingat daftar kata untuk transaksi

Bursa kripto terpusat atau centralized exchange (CEX) dapat menjadi tempat yang nyaman untuk membeli cryptocurrency dan token. Namun, begitu pengguna membeli aset, sering disimpan di dompet kustodian di bursa. Ini berarti bahwa bursa itu sendiri memegang kunci pribadi untuk alamat dompet itu, dan karenanya memiliki kendali penuh atas aset tersebut.

Jika pengguna ingin berpartisipasi lebih aktif di web3, atau hanya ingin memindahkan dana demi keamanan atau ketenangan pikiran, maka harus memindahkan dana dari exchange atau bursa. 

Dompet seperti MetaMask lebih cocok untuk tujuan ini, karena mampu mengelola identitas digital dengan benar. Hal ini berarti pengguna memegang kunci pribadi dompet, dan sepenuhnya bertanggung jawab untuk mengendalikan aset di dompet.

Baca panduan lengkap membuat wallet Metamask di Cara Daftar Akun Metamask Wallet

Fitur-Fitur MetaMask

Keamanan, anonimitas, dan desentralisasi adalah beberapa fitur yang paling menarik di industri aset kripto. Banyak orang menilai MetaMask memiliki semua fitur yang menarik tersebut.

Pengguna dapat mengunduh aplikasi di smartphone atau menambahkannya sebagai ekstensi browser dan menginstalnya tanpa mengungkapkan data pengenal seperti nama, email, nomor jaminan sosial, dan alamat.

Kemudian, ada fitur desentralisasi. Fitur berharga ini memastikan transaksi di blockchain dapat dilihat oleh node yang terhubung. Ini juga mencegah satu entitas memiliki akses ke seluruh sistem dompet.

Selain mendukung cryptocurrency, MetaMask adalah produk serbaguna di pasar, mendukung token pada protokol ERC-20, dan menyimpan token non-fungible (NFT) yang dapat terhubung dengan pasar seperti OpenSea. MetaMask juga mendukung banyak blockchain termasuk rantai Build and Build (BNB), Polygon, Avalanche, dan banyak lagi.

Tak hanya menyimpan, kini crypto wallet ini mendukung transaksi jual dan beli aset langsung, bahkan dengan metode pembayaran beragam termasuk kartu kredit/debit rupiah. Jadi, kamu yang baru mengenal kripto bisa langsung beli ETH di Metamask atau Polygon (MATIC) di Metamask.

Dari sisi keamanan, pendekatan MetaMask adalah melalui anonimitas dan mempercayakan password pribadi pengguna. Karena dompet tidak menyimpan informasi pribadi pengguna, akun terlindungi dengan kata sandi buatan pengguna selama penginstalan dan penyiapan, atau data biometrik di perangkat seluler. 

Cara untuk memulihkan dompet melalui frasa mnemonik 12 kata, karena dompet tidak menyimpan kunci pribadi. Oleh karena itu, pengguna perlu menjaga keamanan frase awal ini untuk berjaga-jaga jika perangkat rusak atau hilang. 

Alternatif Metamask Wallet: CEX atau Cold Wallet?

Biasanya pengguna yang melakukan cara transfer kripto dari Metamask ke CEX adalah mereka yang ingin melakukan trading, atau transaksi jual dan beli. Namun, buat investor yang ingin menyimpan jangka panjang, hardware atau cold wallet adalah pilihan terbaik.

Demi keamanan dan kenyamanan bersama, bursa crypto tentunya akan mengamankan private key milik pengguna. Tapi, dalam beberapa kasus, tetap saja ada hacker yang cukup pintar untuk menembus sistem keamanan bursa crypto dan berhasil mengambil dana yang tersimpan di sana. Maka dari itu, sebaiknya kamu selalu menggunakan crypto wallet non-kustodian. Alangkah baiknya kalau kamu bisa menggunakan crypto wallet non-kustodian berbentuk perangkat keras.

Untungnya, Metamask mendukung kompatibilitas dengan crypto wallet berbentuk perangkat keras, seperti Trezor dan Ledger.

Cara Transfer Kripto ke CEX dan Cold Wallet

Berikut cara transfer Bitcoin, Ethereum dan aset kripto lain dari Metamask ke CEX dan cold wallet.

1. Buka beranda akun. Dari sini, ketuk tombol ‘Kirim‘ atau ‘Send’. Kamu juga dapat mengirim token dengan mengklik token itu sendiri, yang tampil di bawah tab ‘Aset‘ di beranda aplikasi.

2. Masukkan alamat tujuan. Selanjutnya, kamu harus memasukkan alamat wallet di Exchange (CEX) atau cold wallet tujuan transfer. Salin alamat cold wallet dari clipboard, aplikasi lain, atau pilih salah satu dari buku alamat.

3. Input jumlah transfer. Sekarang kamu akan masuk ke halaman untuk memasukkan jumlah yang ingin dikirim. Kamu juga dapat mengubah jenis token jika perlu, dengan memilih namanya di kotak biru tepat di atas jumlahnya.

4. Cek detail transaksi. Saat kamu memilih ‘Next’, maka akan melihat layar konfirmasi. Di sini kamu akan melihat detail transaksi, termasuk biaya gas yang akan muncul.

Lalu, kamu juga dapat mengedit pengaturan gas untuk transaksi dengan memilih jumlah ETH di kotak ‘Perkiraan biaya gas’. Selanjutnya, pilih ‘Send’ untuk mengkonfirmasi transaksi dan menyelesaikan proses.

Jumlah token dan biaya transaksi pengguna atau biaya gas yang dibayar dalam ETH atau token asli jaringan seperti BNB atau MATIC tidak akan langsung dipotong. Status transaksi tersebut adalah pending, artinya transaksi tersebut telah diajukan ke jaringan blockchain dan sedang menunggu konfirmasi.

Saat transaksi berhasil, pengguna akan melihat jumlah token dan saldo ETH yang terbaru, serta status transaksi terbaru menjadi “Confirmed“. 

Biaya Transfer (Gas Fee)

Jika menggunakan jaringan utama Ethereum, pengguna dapat memeriksa alat gas Etherscan untuk memperkirakan harga gas atau biaya transfer terkini. Harap perhatikan bahwa harga gas berfluktuasi; selalu merujuk ke Etherscan untuk melihat harga gas saat ini.

Jaringan Ethereum membutuhkan gas untuk melakukan transaksi. Saat pengguna mengirim token, berinteraksi dengan kontrak, mengirim ETH, atau melakukan hal lain di blockchain, maka harus membayar perhitungan itu. Perhitungan pembayaran itu dalam gas, dan pengguna membayar gas selalu dalam ETH.

Pengguna membayar gas fee untuk berbagai hal operasional, terlepas dari apakah transaksi berhasil atau gagal. Pasalnya jika gagal, penambang atau validator harus menyelesaikan dan mengeksekusi transaksi, yang membutuhkan daya komputasi. Pengguna harus membayar untuk perhitungan itu, sama seperti membayar untuk transaksi yang berhasil. 

Kesimpulan 

Karena keterkaitan yang erat dengan jaringan Ethereum, maka MetaMask merupakan salah satu dompet kripto yang wajib bagi trader kripto. MetaMask memiliki utilitas yang sangat beragam dan mampu mencakup berbagai token dan proyek Web3.

Pengguna pemula pun akan sangat terbantu dengan antarmuka yang sederhana dan bahasanya mudah. Jika ada kesulitan ataupun kendala, sangat banyak tutorial dan juga video penjelasan yang bisa membantu mengenai hal ini. Termasuk artikel cara transfer crypto dari Metamask ke CEX dan cold wallet ini.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Bagaimana cara transfer bitcoin dari Metamask?

Apakah Metamask Termasuk wallet?

Metamask untuk apa?

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Prioritas kami adalah menyediakan informasi berkualitas tinggi. Kami meluangkan waktu untuk mengidentifikasi, meriset, dan membuat konten edukasi yang sekiranya dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menerima komisi dari para mitra kami untuk penempatan produk atau jasa mereka dalam artikel kami, supaya kami bisa tetap menjaga standar mutu dan terus memproduksi konten yang luar biasa. Meski demikian, pemberian komisi ini tidak akan memengaruhi proses kami dalam membuat konten yang tidak bias, jujur, dan bermanfaat.

foto-profil-hanum.png
Hanum Dewi
Hanum Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang menarik dan informatif di berbagai topik. Melengkapi kemampuan menulisnya, dia juga selalu mengikuti tren dan perkembangan terbaru di industri cryptocurrency, DeFi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori