Lihat lebih banyak

Berniat Ekspansi ke Asia, Maple Finance Dapat Investasi US$5 Juta

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Crypto lending platform Maple Finance mengumumkan bahwa mereka telah mengantongi pendanaan investasi senilai US$5 juta (Rp76,6 miliar).
  • BlockTower Capital dan Tioga Capital memimpin putaran pendanaan ini, dengan partisipasi dari sejumlah investor lainnya.
  • CEO Maple Finance, Sidney Powell, mengatakan bahwa pendanaan ini menandai momen penting dalam evolusi mereka saat memulai ekspansi strategis ke wilayah Asia Pasifik (APAC).
  • promo

Maple Finance, sebuah crypto lending platform, pada hari Selasa (22/8) mengumumkan bahwa mereka telah mengantongi pendanaan investasi senilai US$5 juta (Rp76,6 miliar).

BlockTower Capital dan Tioga Capital memimpin putaran pendanaan ini, dengan partisipasi dari sejumlah investor termasuk Cherry Ventures, The Spartan Group, GSR Ventures, dan Veris Ventures.

Adapun beberapa investor Maple Finance sebelumnya termasuk Maven 11 dan Framework Ventures turut berpartisipasi dalam putaran pendanaan ini.

Berdasarkan data CoinGecko, harga native token Maple, yaitu MPL, naik sekitar 0,3% dalam 1 jam terakhir dan naik sekitar 2,1% dalam 24 jam terakhir.

Terkait kucuran investasi ini, co-founder dan CEO Maple Finance, Sidney Powell, mengatakan bahwa hal itu menandai momen penting dalam evolusi mereka saat memulai ekspansi strategis ke wilayah Asia Pasifik (APAC) sebagai bagian rencana pertumbuhan komprehensif.

“Jaringan ini siap untuk meningkatkan skala teknologinya dan menjalin kemitraan yang memungkinkan penerapan pinjam-meminjam kripto yang patuh dan lancar di seluruh wilayah APAC, khususnya di Singapura, Jepang, Hong Kong, dan Korea,” jelas CEO Maple Finance.

Fokus Maple Finance di Asia menunjukkan bahwa semakin pentingnya kawasan APAC bagi industri kripto.

Melihat Potensi Market Kripto di Asia

Setidaknya, sejumlah negara di Asia telah selangkah lebih maju dengan menetapkan aturan yang lebih jelas bagi perusahaan kripto untuk bisa melayani konsumen. Hal ini jelas sangat kontras dengan ketidakpastian peraturan terkait industri kripto di Amerika Serikat (AS).

Kota seperti Dubai terus menarik minat dari sejumlah crypto exchange populer. Binance pun kembali membuka operasi di Jepang, yang menandakan potensi di Negeri Sakura.

Korea Selatan masih menjadi salah satu market kripto yang paling aktif, dengan baru-baru ini sempat berkontribusi besar pada volume perdagangan aset kripto seperti XRP.

Sejak awal Juni lalu, Hong Kong memulai rezim peraturan kripto yang baru dan telah memberikan lisensi untuk platform perdagangan kripto HashKey Exchange dan OSL Digital Securites pada awal bulan Agustus lalu.

Sementara itu, regulator Singapura telah merilis kerangka peraturan untuk stablecoin pada 15 Agustus kemarin.

Sekilas tentang Bisnis Maple Finance

Maple Finance memungkinkan peminjam untuk membuka fasilitas kredit mereka sendiri di blockchain. Pada gilirannya, hal itu membuka akses ke pemberi pinjaman yang beragam.

Misalnya, pada September 2022, Icebreaker Finance meluncurkan kumpulan pinjaman (lending pool) senilai US$300 juta di Maple Finance untuk membantu perusahaan Bitcoin miner yang terpuruk.

Kemudian pada bulan April lalu, Maple Finance meluncurkan fasilitas tokenisasi obligasi pemerintah AS lewat produk bernama on-chain cash management.

Kemudian pada akhir bulan Juni lalu, Maple Finance juga membentuk cabang pinjaman langsung yang menargetkan perusahaan web3. Dalam produk ini, pengajuan pinjaman dijamin dengan aset yang berlebihan (overcollateralized) seperti Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH).

Menurut data DefiLlama, total value locked (TVL) di Maple Finance saat ini mencapai sekitar US$88 juta, atau turun dari puncaknya sekitar US$938 juta pada Mei lalu.

Berupaya Pulih dari Crypto Winter

Perkembangan terbaru ini datang saat Maple Finance berusaha pulih dari crypto winter pada tahun lalu setelah kehancuran FTX yang spektakuler. Dalam momen itu, platform Maple Finance menghadapi akumulasi krisis ‘pinjaman tanpa jaminan’ yang tertekan senilai US$54 juta.

Pada hari Senin (21/8) kemarin, Maple Finance juga mengumumkan bahwa mereka memulai kembali penggunaan jaringan Solana setelah jeda sekitar 8 bulan. Aksi tersebut dalam rangka memperluas penawaran manajemen kas stablecoin mereka. 

Sebelumnya, Maple Finance menghentikan layanan pinjaman ke jaringan Solana pada Desember 2022 di tengah perombakan teknologi besar-besaran usai runtuhnya FTX. Kini, Maple Finance mengaku bahwa sejumlah protokol berbasis di Solana seperti Solend, Drift, dan UXD Protocol, berkomitmen untuk menyetor dana di awal.

Fasilitas Maple Finance yang sebelumnya hanya tersedia di Ethereum, memungkinkan investor terakreditasi, perusahaan, hingga decentralized autonomous organization (DAO), untuk memarkir simpanan cadangan stablecoin mereka dalam obligasi AS berdurasi satu bulan dan mendapatkan hasil tahunan sekitar 4% sampai 5%.

Sejauh ini, sudah ada sekitar US$22 juta deposit di produk on-chain cash management Maple Finance sejak dimulai pada bulan April lalu.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori