Lihat lebih banyak

Brasil Mulai Uji Coba CBDC Real Digital

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Fabio Araujo, koordinator proyek CBDC Brasil, mengatakan penggunaan mata uang digital sudah harus dimulai pada akhir 2024 mendatang.
  • Proses uji coba ini menjadi sangat penting untuk bisa mereplikasi keberhasilan sistem pembayaran instan Pix yang sudah lebih dulu hadir di sana.
  • Konsep mata uang digital Brasil juga sudah mendapatkan pengakuan dari perwakilan IMF sebagai model CBDC paling mudah untuk diterapkan oleh bank sentral lainnya.
  • promo

Mata uang digital alias central bank digital currency (CBDC) menjadi proyek yang populer di kalangan bank sentral dunia. Pasalnya, dengan memanfaatkan teknologi blockchain, penyelesaian transaksi digadang-gadang bisa menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Menyadari hal itu, Brasil tidak mau ketinggalan. Negara berjulukan Negeri Samba itu baru saja memulai uji coba mata uang digitalnya, yakni real digital.

Hal itu sesuai dengan niatan Banco Central do Brasil yang memang menargetkan untuk segera melakukan uji coba CBDC secara tertutup pada tahun ini. Fabio Araujo, koordinator di balik proyek tersebut, mengatakan penggunaan mata uang digital sudah harus dimulai pada akhir 2024 mendatang.

Oleh karena itu, proses uji coba ini menjadi sangat penting untuk bisa mereplikasi keberhasilan sistem pembayaran instan Pix yang sudah lebih dulu hadir di sana. Skema yang juga diciptakan oleh bank sentral itu terbukti mampu memudahkan penggunanya untuk melakukan berbagai transaksi.

Sejak diluncurkan pada November 2020, Pix sudah digunakan oleh lebih dari setengah populasi di Brasil dan menyumbang 42% pembayaran yang diterima oleh para pelaku usaha kecil. Jumlah tersebut melampui uang tunai, kartu kredit, dan kartu debit.

Rendahnya biaya menjadi pemantik utama dalam adopsi Pix di masyarakat. Berdasarkan data The Brazilian Report, rata-rata pedagang mendapatkan biaya transaksi lewat Pix sebesar 0,22%. Sementara itu, untuk kartu kredit dan debit, memiliki biaya yang jauh lebih tinggi, masing-masing sebesar 2,2% dan 1%.

“CBDC akan diuji coba untuk melakukan pembelian dan penjualan obligasi publik antar individu. Hasilnya akan dievaluasi lebih lanjut dan dijadikan bahan dalam penerbitan CBDC di tahun depan,” jelas Araujo.

Konsep CBDC Brasil Bukan untuk Pembayaran Digital

Oleh karena Pix sudah berjalan lancar dan diadopsi oleh banyak masyarakat, konsep CBDC yang akan diluncurkan ini tidak dimaksudkan untuk memanfaatkan pembayaran digital. Kuat dugaan, hal itu sengaja dilakukan agar tidak terjadi kanibalisasi pasar.

Araujo menegaskan bahwa real digital akan dibangun dan dijalankan pada distributed ledger technology (DLT) untuk mendukung penyediaan layanan keuangan retail, yang mana penyelesaian transaksinya akan dilakukan melalui setoran token di lembaga keuangan dan sistem pembayaran Brasil.

“Skema tersebut mampu mengurangi biaya dan mendorong inklusi keuangan bagi masyarakat. Seperti transaksi repo, misalnya. Selama ini, layanan tersebut hanya bisa dilakukan oleh bank karena sangat mahal untuk dilakukan. Tetapi, dengan adanya CBDC, model layanan seperti itu bisa dilakukan oleh siapa saja dengan mata uang digital,” tambah Araujo.

Dengan begitu, penggunaan mata uang digital disebut bisa membuka potensi hadirnya penyedia layanan keuangan baru, serta mendemokratisasi akses ke pasar. Selain itu, yang terpenting adalah mata uang digital mampu mengurangi biaya kredit dan biaya untuk mendongkrak laba atas investasi.

Diklaim Paling Efisien

Presiden Banco Central do Brasil, Roberto Campos Neto, mengungkapkan bahwa proyek mata uang digital Brasil berhasil mendapatkan perhatian dari banyak negara. Peningkatan efisiensi secara signifikan dan mekanisme tokenisasi terhadap aset yang akan dilakukan Brasil menjadi salah satu alasannya.

Di samping itu, konsep mata uang digital Brasil juga sudah mendapatkan pengakuan dari perwakilan Dana Moneter Internasional (IMF) sebagai model CBDC paling mudah untuk diterapkan oleh bank sentral lainnya.

“Jika mata uang digital adalah dana simpanan yang ditokenisasi, maka regulasi untuk dana tersebut sudah berlaku seutuhnya. Ditambah lagi, dana tersebut tidak boleh mengganggu kebijakan moneter,” tambah Neto.

Demi memuluskan niatannya, bank sentral Brasil juga sudah menjalin kemitraan dengan beberapa perusahaan untuk bisa mengaktifkan smart contract dan decentralized finance (DeFi) dalam platform. Beberapa perusahaan yang dimaksud adalah Aave, ConsenSys, Microsoft, Santander Bank Brasil, Visa, Mercado Bitcoin hingga Stellar Development Foundation (SDF).

Bagaimana pendapat Anda tentang langkah Brasil yang bergegas untuk merealisasikan uji coba CBDC real digital? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori