CEO Terra Angkat Bicara, Ajukan Rencana Baru untuk Pulihkan Ekosistem Terra

Bagikan Artikel
Ringkasan
  • Do Kwon, CEO Terraform Labs, akhirnya buka suara atas insiden yang dialami oleh LUNA dan UST.

  • Melalui sebuah proposal, Kwon ingin agar blockchain Terra disusun kembali, serta suplai maksimalnya dipatok ke 1 miliar.

  • Ada beberapa anggota komunitas kripto di Twitter yang malah tidak simpati dengan niatan Do Kwon memperbaiki ekosistem Terra.

Trust Project adalah konsorsium organisasi berita internasional berdasarkan standar transparansi.

Do Kwon, co-founder sekaligus CEO dari Terraform Labs, akhirnya angkat bicara perihal insiden yang menimpa proyeknya. Ia telah mengajukan sebuah proposal mengenai bagaimana ekosistem Terra dapat terselamatkan dari “kehancurannya” saat ini.

Proposal yang Kwon ajukan membahas seputar menyusun kembali chain Terra dan mengatur kembali suplai total token menjadi 1 miliar.

Menurutnya, masih banyak UST bernilai miliaran dolar masih berada dalam sirkulasi, meski nilai LUNA sudah turun hingga mencapai 0. Dengan menipisnya pasokan LUNA secara besar-besaran, mustahil untuk membangun kembali kepercayaan diri masyarakat terhadap proyek.

Rencana Do Kwon untuk Bangkitkan Kembali Ekosistem Terra

Berdasarkan proposal Do Kwon, ekosistem dan komunitas Terra harus diselamatkan, karena nilai yang mereka miliki untuk ditawarkan.

“Komunitas Terra harus menyusun kembali chain untuk melestarikan komunitas dan ekosistem pengembang,” ujarnya.

Kwon juga menawarkan ide tentang cara menyusun kembali jaringan blockchain Terra. Ide utamanya adalah dengan mengatur ulang pasokan LUNA menjadi 1 miliar token. Ia mengusulkan agar suplai baru harus diperuntukkan bagi pemegang LUNA sebelum kehilangan patokannya (de-peg), pemegang UST, pemegang LUNA pada saat penghentian blockchain, dan pool komunitas.

Baik pemegang UST dan pemegang LUNA di fase awal masing-masing akan mendapat 40% berdasarkan formula redistribusi. Sementara itu, pemilik baru LUNA setelah de-peg dan pool komunitas masing-masing juga akan mendapatkan 10%.

Kwon menambahkan, model distribusi seperti ini benar-benar masuk akal. Pasalnya, pemegang UST perlu memiliki bagian yang besar dari jaringan Terra, karena pemegang utang jaringan berhak mendapatkan kompensasi atas token yang masih mereka simpan sampai akhir.

Timbul beragam respons atas proposal tersebut sejauh ini. Banyak di antaranya mempertanyakan perihal siapa yang memegang LUNA di centralized exchange, pemegang aUST, wLUNA, dan macam-macam pertanyaan lainnya. Namun, beberapa tidak setuju dengan metode redistribusi usulan Kwon ini.

CEO Terra Prihatin dengan Kondisi yang Menimpa Proyeknya

Melalui Twitter, Do Kwon juga mengungkapkan kesedihannya atas musibah yang menimpa Terra, setelah kejadian yang sangat mengerikan selama seminggu ini.

Pendiri Terra ini menyatakan bahwa ia sedih melihat kenyataan bahwa penemuannya justru membawa rasa sakit bagi banyak orang. Ia juga mengungkapkan, dirinya tidak mendapatkan keuntungan apa pun dari situasi ini.

“Baik saya atau institusi yang terafiliasi dengan saya tidak ada yang diuntungkan dari segi apa pun atas insiden ini. Tidak ada LUNA atau UST yang saya jual selama krisis ini,” tulisnya.

Sayangnya, cuitan Kwon tidak terima oleh seluruh anggota komunitas kripto di Twitter. Beberapa di antaranya menyatakan bahwa peristiwa yang dialami Terra hanyalah rutinitas proyek kripto gagal lainnya. Mereka bahkan menyampaikan bela sungkawa pada orang-orang yang terdampak dari insiden LUNA dan UST.

Billy Markus, co-founder Dogecoin, menyarankan agar Do Kwon meninggalkan industri kripto.

“Rekomendasi saya adalah berhenti mencoba membawa korban-korban baru untuk mendanai korban-korban sebelumnya dan tinggalkan dunia ini selamanya,” tegas Markus.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Share Article

Oluwapelumi percaya Bitcoin dan teknologi blockchain memiliki potensi untuk mengubah dunia menjadi lebih baik. Dia gemar sekali membaca dan mulai menulis tentang kripto di tahun 2020.

Ikuti Penulis