Lihat lebih banyak

CFTC Gugat Johannes Steynberg atas Dugaan Penipuan Berbasis Bitcoin (BTC) Senilai US$1,7 Miliar

2 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • CTFC mengajukan tuntutan terhadap Cornelius Johannes Steynberg dan MTI atas dugaan penipuan senilai US$1,7 miliar yang Bitcoin.
  • Lewat skema yang dilancarkannya, Steynberg dan MTI sukses meraup 29.421 BTC atau sekitar US$1.733.838.372
  • Sebelumnya, CTFC pernah mengajukan gugatan terhadap crypto exchange Gemini, karena dinilai memberikan pernyataan dan informasi menyesatkan terkait Bitcoin futures.
  • promo

Regulator terus menunjukkan taringnya di industri kripto. Seperti apa yang dilakukan oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC) di Amerika Serikat (AS). Otoritas yang mengawasi perdagangan berjangka dan komoditas itu baru saja mengajukan tuntutan terhadap Cornelius Johannes Steynberg dan Mirror Trading International Proprietary Limited (MTI) atas dugaan penipuan senilai US$1,7 miliar yang melibatkan jawara aset kripto, Bitcoin (BTC).

Steynberg merupakan founder, sekaligus pihak yang menjalankan bisnis MTI. Perusahaan mengelola kumpulan mata uang asing global, di mana setiap orang yang ingin berpartisipasi harus menggunakan mata uang kripto, yaitu Bitcoin.

MTI melakukan perdagangan mata uang ritel secara off-exchange dengan basis leverage dan margin yang dibiayai oleh peserta yang masuk dalam kategori not eligible contract participant (ECP). Lewat skema tersebut, Steynberg dan MTI sukses meraup 29.421 BTC atau setara US$1.733.838.372.

Nominal tersebut digadang-gadang menjadi jumlah penipuan terbesar yang melibatkan Bitcoin dan ditangani CFTC. Dalam aduannya, CFTC mengklaim bahwa MTI menggunakan iming-iming bahwa perusahaan memiliki perangkat lunak yang mampu memberikan keuntungan dengan menggabungkan Bitcoin. Namun, kenyataannya hal itu nihil, karena jumlah Bitcoin yang diinvestasikan jauh dari nilai Bitcoin yang terkumpul. Sementara, sisanya disalahgunakan untuk kepentingan lain. Perusahaan yang sudah beroperasi sejak tahun 2018 itu akhirnya mengajukan pailit di tahun 2021.

Jadi Buronan di Afrika Selatan

Setelah perusahaan mengajukan bangkrut, otoritas di Afrika Selatan mulai mencium adanya yang tidak beres dan mulai melakukan penyelidikan terhadap aktivitas bisnis MTI. Akan tetapi, sepertinya sudah ada pihak yang lebih dulu melaporkan kejahatan MTI, karena saat ini Steynberg sudah menjadi tahanan dari lembaga keamanan global Interpol di Republik Federasi Brasil.

Masuknya CFTC dalam menangani kasus tersebut, karena dari seluruh korban yang ada di seluruh dunia, terdapat 23 ribu orang Amerika yang ikut berinvestasi di perusahaan tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang penipuan yang menggunakan kripto. Sejak awal tahun sampai dengan bulan Maret ini, jumlah penipuan yang melibatkan kripto sudah mencapai US$329 juta. Belum lagi, jika ditambahkan dengan peretasan yang baru saja terjadi pada Horizon Bridge milik Harmony Protocol, dengan nilai kerugian mencapai US$100 juta.

Sejak awal tahun lalu, dari semua nilai kerugian terbesar penipuan kripto adalah akibat peluang investasi palsu. Dari tahun 2021 sampai dengan kuartal pertama tahun ini, nilai kerugian yang disebabkan oleh skema tersebut sudah mencapai US$575 juta.

“Penipu investasi mengklaim bahwa mereka bisa memberikan keuntungan besar bagi investor. Namun nyatanya, dana investor malah terkuras habis dan masuk ke kantong oknum nakal tersebut,” tulis FTC.

CFTC Juga Pernah Tuntut Gemini

Sepak terjang CFTC untuk melakukan penertiban di industri kripto tidak perlu diragukan. Komisi yang mengawasi perdagangan berjangka dan komoditas di AS itu juga pernah mengajukan gugatan terhadap salah satu perusahaan kripto global ternama, yaitu Gemini Trust Company LLC.

Gemini dituduh memberikan pernyataan palsu seiring dengan sertifikasi produk Bitcoin futures. Direktur Penegakan CFTC, Gretchen Lowe, mengatakan bahwa pernyataan palsu dan menyesatkan dari Gemini merusak fungsi CFTC yang bertanggung jawab terhadap integritas keuangan.

“Gugatan ini membuktikan bahwa regulator akan bertindak tegas menjaga dan melakukan pengawasan pasar,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan apabila Gemini seharusnya sudah mengetahui bahwasanya informasi yang mereka berikan terkait kontrak berjangka Bitcoin adalah salah, terutama terkait hal bagaimana Bitcoin futures bisa rentan terhadap manipulasi.

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori