Lihat lebih banyak

Elliptic: Tak Ada Cukup Bukti bahwa Hamas Kumpulkan Kripto Bernilai Jutaan Dolar AS

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Elliptic merilis temuan baru yang membantah argumen beberapa media Barat bahwa kelompok Hamas meraup jutaan dolar AS dalam bentuk kripto.
  • Menariknya, penggalangan dana dalam bentuk kripto untuk tujuan kemanusiaan di Israel malah berkembang pesat.
  • Di sisi lain, Elliptic mengaku telah melakukan diskusi dengan kantor Senator Elizabeth Warren untuk memastikan bahwa masing-masing pihak bisa mendapatkan apresiasi yang tepat terhadap kompleksitas dan analisis crypto wallet.
  • promo

Perusahaan analitik blockchain Elliptic merilis temuan baru yang membantah argumen beberapa media Barat bahwa kelompok Hamas meraup jutaan dolar AS dalam bentuk kripto.

Melalui laporan terbarunya, Elliptic menyebut tidak ada bukti kuat yang mendukung pernyataan bahwa Hamas telah menerima sumbangan kripto dalam jumlah besar.

“Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa penggalangan dana kripto telah mendekati jumlah tersebut dan data yang disediakan oleh Elliptic telah disalahartikan.”

Pernyataan itu sekaligus membantah laporan Wall Street Journal yang menyebutkan bahwa berdasarkan tinjauan perintah penyitaan pemerintah Israel dan laporan analisis blockchain, dompet yang terhubung ke Hamas menerima sekitar US$41 juta selama Agustus 2021 hingga Juni kemarin.

Selain itu, laporan dari Wall Street Journal mengatakan pula bahwa jelang serangan, Hamas dan Kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ) mengumpulkan jutaan dolar dalam bentuk kripto untuk menghindari sanksi AS. Dari kedua kelompok tersebut, setidaknya terdapat US$130 juta dalam bentuk kripto.

Israel Kumpulkan Donasi dalam Kripto Lebih Banyak dari Hamas

Menurut Elliptic, selama beberapa tahun berakhir, memang benar kelompok Hamas mulai melakukan eksperimen dengan aset kripto untuk menggalang dana masyarakat. Namun, hal tersebut juga membuka jalan bagi dilakukannya penelusuran. Selain itu, terungkap pula bahwa jumlah dana yang terkumpul masih kecil, jika dibandingkan dengan sumber pendanaan lainnya.

Elliptic juga menjelaskan berdasarkan informasi dari Gaza Now, penggalangan dana dalam bentuk kripto oleh Hamas sejak 7 Oktober kemarin hanya menampung US$21 ribu dana dalam bentuk kripto. Sebagian besar dana donasi tersebut juga telah dibekukan, yang pada akhirnya menghalangi organisasi tersebut untuk menggunakannya.

Menariknya, penggalangan dana dalam bentuk kripto untuk tujuan kemanusiaan di Israel malah berkembang pesat. Salah satu contohnya adalah Crypto Aid Israel, yang disebut telah menerima sumbangan lebih dari US$185 ribu pada 19 Oktober.

“Dalam beberapa pekan terakhir, banyak pihak yang telah menggambarkan penggalangan dana kripto publik sebagai sumber dana yang signifikan bagi Hamas dan kelompok teroris lainnya. Namun, tidak ada data yang mendukung hal ini. Tidak ada kampanye penggalangan dana kripto yang dilakukan oleh kelompok teroris dalam jumlah besar dibandingkan sumber pendanaan lainnya,” tambah Elliptic.

Luruskan Pandangan Elizabeth Warren

Sifat kripto yang transparan adalah sebuah keuntungan sekaligus kelemahan bagi pihak tertentu, khususnya untuk kelompok jahat yang berniat menggunakan kripto untuk mendanai operasionalnya.

Dalam blockchain, setiap dana bisa dilacak dan dalam beberapa kasus bisa dikaitkan dengan identitas di dunia nyata. Selain itu, pengguna mata uang kripto juga mengggunakan layanan terpusat, seperti exchange ataupun stablecoin, yang tanggap terhadap permintaan pemerintah untuk membekukan dana, jika terdapat aktivitas terlarang.

Di sisi lain, Elliptic mengaku telah melakukan diskusi dengan kantor Senator Elizabeth Warren untuk memastikan bahwa masing-masing pihak bisa mendapatkan apresiasi yang tepat terhadap kompleksitas dan analisis crypto wallet.

Warren merupakan salah satu pihak yang bereaksi keras terhadap pemanfaatan kripto untuk tindakan terlarang. Dirinya sempat mengatakan bahwa kripto telah menjadi saluran penting untuk mendanai organisasi teroris. Lebih lanjut, ia mengatakan para peneliti sepakat bahwa jumlah yang dilaporkan ke publik hanya sebagian kecil dari nilai total sebenarnya.

“Kejahatan kripto memiliki banyak wajah; mulai dari Hamas, distributor fentanil Cina, kelompok ayatollah Iran, dan lainnya. Penggunaan dana kripto oleh Hamas juga menunjukkan bahwa aturan anti pencucian uang bersifat tambal sulam dan aktivitas sukarela tidak mampu mencegah kejahatan kripto,” tegasnya kala itu.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori