Lihat lebih banyak

Ini 3 Faktor Pendorong Meroketnya Harga Solana (SOL) di Atas US$200

2 mins
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Harga Solana (SOL) naik di atas US$200 berkat pertumbuhan DeFi, memimpin dengan TVL lebih dari US$4,21 miliar.
  • Volume DEX di Solana berhasil melibas Ethereum. Lonjakan ini dipicu oleh meme coin populer yang mendominasi perdagangan.
  • Staking di ekosistem Solana turut meroket, dengan raihan aset sebesar US$2,08 miliar; kini mencatat lebih dari 65% staked SOL.
  • promo

Kenaikan dramatis harga Solana (SOL) yang melampaui angka US$200, untuk pertama kalinya sejak Desember 2021, menandai tonggak sejarah di sektor blockchain dan DeFi.

Berikut adalah tiga alasan penting di balik kenaikannya beserta prospek tentang arah harga SOL ke depannya.

Pertumbuhan Ekosistem DeFi yang Signifikan

Pertama, eksistensi DeFi Solana sangat dominan. Solana bahkan telah berhasil menyalip Arbitrum, mengamankan posisi keempat terbesar di jaringan blockchain untuk DeFi.

Menurut DeFiLlama, ekosistem Solana memiliki total value locked (TVL) lebih dari US$4,21 miliar. Hebatnya lagi, angka ini mewakili kenaikan sebesar 127% dalam kurun waktu satu bulan. Alhasil, lonjakan ini pun menempatkan Solana di garda depan pertumbuhan jaringan DeFi.

Total Value Locked on All Chains
Total Value Locked di Semua Chain | Sumber: DefiLlama

Kedua, volume decentralized exchange (DEX) Solana juga meroket. Prestasi ini tak lain dipicu oleh meningkatnya popularitas meme coin seperti Solama, Book of Meme, dan Bonk. Akibatnya, DEX Solana kini memimpin dalam hal volume perdagangan.

Volume perdagangan harian Solana telah mencapai angka US$3,085 miliar, melampaui Ethereum yang hanya mencatat US$2,037 miliar. Secara khusus, Raydium, Jupiter, dan Orca, platform DEX teratas di Solana, telah memproses volume yang signifikan.

Adapun keberhasilan mereka sebagian besar berkat biaya transaksi Solana yang lebih rendah. Sebagai hasilnya, mereka mampu menggaet basis pengguna dan minat pengembang yang besar, bermigrasi dari platform berbasis Ethereum tradisional.

Terakhir, pertumbuhan ekosistem staking Solana juga tak kalah mengesankan. Marinade Finance melaporkan lebih dari US$2,16 miliar staked asset, melonjak 66% dalam kurun waktu 30 hari. Ini disusul oleh Jito dan BlazeStake, yang memiliki aset staking dalam jumlah yang signifikan.

Selanjutnya, menurut Coinbase, lebih dari 65% Solana berada dalam staking. Tak ayal, ini menyoroti komitmen komunitas terhadap kesuksesan jaringan. Selain itu, hal ini juga mengindikasikan penurunan sementara dalam pasokan Solana yang beredar.

Tren Pencarian Solana Lampaui Ethereum

Terlepas dari itu, lonjakan harga Solana yang sukses menembus US$200 terjadi bertepatan dengan puncak minat pencarian di Google Trends. Dengan demikian, hal ini mencerminkan peningkatan minat publik dan semakin terkenalnya platform ini. Menariknya lagi, Solana telah melampaui Ethereum dalam minat pencarian global, yang menunjukkan pengaruh pasarnya yang meningkat.

“[Ini adalah] berita yang jauh lebih besar daripada yang orang sadari,” tulis CEO Helius Labs di X.

Namun, sekarang Solana harus menghadapi resistance di area US$200 dan US$205, titik krusial yang dapat menentukan lintasan harga selanjutnya.

Solana (SOL) Price Performance
Kinerja Harga Solana (SOL). Sumber: TradingView


Apabila Solana mampu mencatat penutupan harga harian di atas level resistance tersebut, hanya sedikit hambatan yang tersisa menuju rekor tertingginya sepanjang masa (all-time high/ATH). Di samping itu, kapitalisasi pasar Solana telah berhasil melewati rekor sebelumnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan ramalan harga Solana (SOL) ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori