Lihat lebih banyak

Israel Sita Jutaan Dolar Aset Kripto Milik Pasukan Quds dan Hizbullah

2 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Kementerian Pertahanan Israel mengaku telah menyita digital wallet milik pasukan Quds Korps Pengawal Revolusi Islam Iran dan Kelompok Hizbullah yang didukung Iran.
  • Dari aksi itu, pihak Israel mengeklaim menemukan jutaan dolar dalam bentuk mata uang kripto.
  • Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, mengatakan perampasan aset itu dilakukan lewat operasi yang dilakukan oleh Biro Nasional Israel untuk Pendanaan Teror (NBCTF).
  • promo

Kementerian Pertahanan Israel mengaku telah menyita digital wallet milik pasukan Quds Korps Pengawal Revolusi Islam Iran dan Kelompok Hizbullah yang didukung Iran. Dari aksi itu, pihak Israel mengeklaim menemukan jutaan dolar dalam bentuk mata uang kripto.

Ini merupakan kali pertama pemerintah Israel melakukan sita aset atas fasilitas yang dimiliki oleh Hizbullah. Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, mengatakan perampasan aset itu dilakukan lewat operasi yang dilakukan oleh Biro Nasional Israel untuk Pendanaan Teror (NBCTF).

“Beberapa hari yang lalu, operasi ektensif untuk mengungkap rute pembiayaan teror dengan mata uang digital telah selesai. Ini adalah insiden pertama dengan nilai sitaan sebesar ini, di mana infrastruktur yang dipimpin oleh Hizbullah dan Quds Iran yang mentransfer jutaan dolar untuk digunakan oleh berbagai elemen teror berhasil digagalkan,” jelas Gallant.

Israel memang sudah sejak lama terus melakukan sweeping terhadap kantong-kantong dana yang dimiliki oleh kelompok yang selama ini menjadi musuh bebuyutannya. Gallant menambahkan bahwa sejak awal tahun, pasukan Quds IRGC dan elemen Suriah sudah menggunakan mata uang kripto untuk mendanai kegiatan operasionalnya sehari-hari.

“Aksi ini juga sekaligus menjadi peringatan bagi Iran, bahwa siapa pun yang mendanai teror, atau mempertahankan hubungan keuangan dengan operasi teror, adalah target yang sama dengan siapapun yang mengarahkan terorisme,” tambah Gallant.

Hal tersebut menjadi semakin menegaskan penggunaan aset kripto yang kerap disalahgunakan oleh beberapa pihak untuk bisa menghindari sanksi dan juga memanfaatkan anonimitasnya.

Meskipun begitu, memang harus diakui bahwa kelompok kejahatan tersebut masih mengandalkan uang tunai untuk mendanai operasionalnya. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh Conflict & Terrorism, terungkap bahwa aktivitas keuangan kelompok teror ISIS dari tahun 2012 sampai 2020 yang melibatkan kripto hanya mencapai 1% dari total transaksi.

Israel Klaim Punya Alat Khusus untuk Deteksi Pembayaran Kripto

Guna memutus jalur pendanaan yang melibatkan kripto, NBCTF menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga lain; seperti agen mata-mata Mossad, Direktorat Intelijen Militer IDF, Polisi Israel, dan entitas pemerintah lain untuk mereduksi pembiayaan kelompok tertentu yang menggunakan aset kripto.

Kemudian, Yoav Gallant menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan lampu hijau untuk langsung melakukan sita terhadap temuan pendanaan yang melibatkan kripto dan mentransfernya langsung ke kas negara.

Aksi ini bukanlah penyitaan mata uang digital kali pertama oleh Israel. Sejak tahun 2021, Israel telah melakukan sita atas 190 akun kripto yang disebut berafiliasi dengan negara Islam, perusahaan Palestina, serta organisasi yang terhubung dengan kelompok Hamas. Bahkan, awal Maret kemarin, Israel kembali menyita 30 crypto wallet yang terhubung dengan sayap militer Hamas.

Iran Ciptakan Mata Uang Kripto Sendiri

Iran sendiri merupakan salah satu negara yang menghadapi pembatasan oleh negara Barat. Oleh karena itu, negeri yang dulunya disebut Persia itu dikabarkan telah membuat mata uang digitalnya sendiri untuk bisa menghindari sanksi.

Awal tahun ini, Bank Sentral Iran dan Pemerintah Rusia telah mengikat kerja sama untuk meluncurkan stablecoin yang didukung dengan emas. Masing-masing pihak akan membuat token kripto yang berfungsi sebagai metode pembayaran perdagangan luar negeri.

Terpilihnya stablecoin yang didukung dengan emas bukanlah tanpa alasan. Kedua belah pihak bermaksud untuk mengaktifkan transaksi lintas batas yang akan beroperasi di zona ekonomi khusus di Astrakhan, Rusia.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Desember 2023

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori