Lihat lebih banyak

Keruntuhan Genesis: Sebuah Seruan agar Industri Kripto Tetap Waspada

3 mins
Oleh Paolo Besabella
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Industri kripto menghadapi pukulan yang sangat berat akibat dampak dari insiden bangkrutnya sebuah perusahaan pemberi pinjaman kripto terkemuka, Genesis. SEC mendenda Genesis atas penjualan aset kripto secara ilegal. Genesis sendiri merupakan salah satu dari konglomerat DCG yang mencakup lebih dari 200 bisnis yang berfokus pada kripto.

Dengan demikian, tidak heran juga jika kebangkrutan tersebut memiliki keterkaitan dengan runtuhnya FTX yang terjadi di tengah tuduhan penipuan pada November lalu. Alhasil, insiden ini pun menjadi peringatan bagi industri kripto. Kejadian tersebut telah menyoroti perlunya regulasi serta pengawasan yang tepat untuk mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan.

Insiden Kebangkrutan Genesis

Kreditur Genesis Mencari Opsi untuk Hindari Jurang Kebangkrutan DCG Barry Silbert

Genesis yang merupakan perusahaan pemberi pinjaman kripto telah mengajukan status kebangkrutan setelah Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menuduh mereka menjual kripto secara ilegal. Perusahaan ini adalah bagian dari Digital Currency Group (DCG), konglomerat berisikan lebih dari 200 bisnis yang berfokus pada kripto. Runtuhnya perusahaan kripto lainnya, yakni FTX, juga dikaitkan dengan kebangkrutan Genesis. Selain itu, FTX yang bangkrut pada bulan November lalu tersebut kala itu juga tengah menghadapi tuduhan penipuan. Tuduhan SEC dan kebangkrutan FTX memainkan peran penting dalam runtuhnya Genesis.

Dampak dari Runtuhnya Perusahaan Lainnya

Faktanya, keruntuhan Genesis bukanlah insiden yang terjadi secara terisolasi. Itu karena runtuhnya perusahaan kripto yang lain, yakni Three Arrows Capital (3AC), juga telah memengaruhi Genesis. Selain itu, kebangkrutan 3AC terjadi pada Juni tahun lalu dan Genesis mengklaim bahwa 3AC berutang US$1,2 miliar kepada mereka.

Runtuhnya ekosistem Terra dan TerraUSD adalah faktor yang mengakhiri bisnis Three Arrows pada bulan Mei lalu. Insiden ini menjadi contoh nyata bagaimana keruntuhan satu perusahaan dapat memiliki efek riak pada industri. Beberapa analis bahkan menyebut bahwa runtuhnya perusahaan kripto yang sedang berlangsung sebagai “crypto winter.

Sengketa Genesis dengan Gemini yang Masih Berlangsung

Genesis juga terlibat dalam sengketa dengan perusahaan berprofil tinggi, yakni Gemini, atas aset senilai US$900 juta. Gemini menjual produk “Gemini Earn” kepada investor dengan janji bunga 7,4% untuk kepemilikan kripto. Ada 340.000 pengguna Earn yang tidak dapat mengakses dana sejak November ketika Genesis menghentikan penarikan karena volatilitas pasar kripto. Sengketanya dengan Gemini menunjukkan bahwa runtuhnya satu perusahaan dapat berdampak negatif terhadap industri dan investor individu.

Perlunya Regulasi dan Pengawasan yang Tepat

Ilustrasi regulasi kripto | BeInCrypto

Pastinya, sistem regulasi dan pengawasan yang tepat adalah hal yang sangat penting untuk mencegah situasi serupa terjadi lagi di masa depan. Sudah terbukti bahwa tuduhan SEC terhadap Genesis atas penjualan kripto ilegal dan sengketanya dengan Gemini adalah contoh yang jelas tentang bagaimana kurangnya regulasi dan pengawasan yang tepat dapat menyebabkan konsekuensi negatif. Hal ini tidak hanya berlaku untuk industri, tetapi juga untuk investor individu. Selain itu, insiden ini juga  menunjukkan perlunya pengawasan dan penegakan hukum yang lebih mapan di sektor kripto. Dan tidak hanya itu, diperlukan juga adanya peningkatan transparansi dan pengungkapan informasi penting oleh setiap perusahaan kripto.

Sejalan dengan industri kripto yang terus tumbuh dan berkembang, penting bagi kita untuk melakukan tindakan yang tepat supaya bisa memastikan integritas pasar dan perlindungan investor. Maka dari itu, sudah waktunya bagi industri kripto untuk menanggapi peringatan ini dengan serius dan bergegas mengambil tindakan untuk mencegah situasi serupa terjadi lagi. Melalui penerapan regulasi yang lebih ketat, peningkatan pengawasan, dan regulasi mandiri di seluruh industri, kita tentunya bisa menciptakan pasar kripto yang lebih aman dan kredibel. Selain itu, langkah ini pastinya akan menumbuhkan kepercayaan dan keyakinan yang lebih besar lagi pada industri kripto secara keseluruhan.

Kebangkrutan Genesis adalah peristiwa penting yang memiliki implikasi luas bagi industri kripto. Selain itu, runtuhnya Genesis, FTX, dan Three Arrows Capital juga berfungsi sebagai alarm atau pengingat akan perlunya regulasi dan pengawasan yang tepat di sektor kripto. Selanjutnya, hal ini juga menyoroti pentingnya regulasi mandiri di seluruh industri dan uji tuntas di pasar kripto. Dengan demikian, industri kripto wajib memanfaatkan momen ini sebagai peluang untuk mengatasi masalah yang ada dan terus berjuang keras untuk mewujudkan masa depan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Dengan menerapkan regulasi dan pengawasan yang lebih ketat, pasar kripto dapat menjadi lebih aman dan kredibel bagi kalangan investor dan juga trader. Selain itu, penerapan ini juga akan menumbuhkan kepercayaan dan keyakinan yang lebih besar lagi pada industri kripto secara keseluruhan.

Bagaimana pendapat Anda tentang keruntuhan Genesis? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori