Lihat lebih banyak

Last Week [in] Crypto: Tokocrypto PHK 20% Karyawannya; Implementasi Hard Fork Vasil di Cardano Sukses Digelar

9 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Redaksi BeInCrypto telah mengumpulkan sejumlah berita terhangat dari dunia kripto selama sepekan terakhir pada 19 – 25 September 2022.

Jaksa Korea Selatan Sebut Do Kwon dalam Pelarian & Tidak Bekerja Sama

Jaksa Korea Selatan pada hari Minggu (18/9) mengatakan bahwa Do Kwon, tokoh utama di balik proyek Terra, “jelas dalam pelarian dan tidak bekerja sama” terkait investigasi kehancuran spektakuler proyek kripto yang dia pimpin.

Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas klaim Do Kwon dalam cuitan di Twitter pada hari Minggu (18/9) dini hari yang berbunyi, “Saya tidak ‘dalam pelarian’ atau hal yang serupa dari lembaga pemerintah mana pun yang telah menunjukkan minat untuk berkomunikasi. Kami bekerja sama penuh dan kami tidak menyembunyikan apa pun.”

Bandai Namco, Sega, dan Square Enix Punya Visi Jangka Panjang untuk Game P2E

Sejumlah perusahaan game besar bekerja untuk memacu adopsi game blockchain arus utama, dan tidak ingin mengubah kebijakan itu bahkan jika menyebabkan penolakan dari sejumlah pihak. Beberapa raksasa game Jepang disebut tidak akan terpengaruh oleh para gamer yang menentang kripto dan non-fungible token (NFT).

Dalam sebuah laporan pada hari Senin (19/9), Representative Director dari proyek blockchain Oasys, Ryo Matsubara, menekankan bahwa beberapa nama besar dari mitra proyek mereka seperti Bandai Namco, Sega, dan Square Enix, tidak hanya melompat pada ‘kereta kripto’, tetapi ada visi jangka panjang untuk game play-to-earn (P2E) berbasis blockchain.

Bantu Brand Kembangkan Produk & Fitur NFT, SerMorpheus Dapat Investasi Rp37 Miliar

Data Google Trends Global untuk Pencarian NFT Turun 70%

SerMorpheus, web3 brand-retailer enabler yang berbasis di Indonesia, mengumumkan bahwa mereka berhasil mengumpulkan pendanaan awal senilai US$2,5 juta (Rp37,35 miliar) yang dipimpin oleh Intudo Ventures.

Kucuran investasi ini juga diikuti oleh investor lainnya; termasuk 500 Global, Febe Ventures, AlphaLab Capital, BRI Ventures, dan Caballeros. Dengan pendanaan ini, SerMorpheus akan fokus pada pembangunan infrastruktur dalam rangka menjembatani kesenjangan antara web3 dengan brand dan konsumen Indonesia, serta merekrut para talenta terbaik untuk memperkuat tim mereka.

SEC Klaim Semua Transaksi Ethereum Ada di Bawah Yurisdiksi Amerika Serikat

Komisi Sekuritas & Bursa (SEC) Amerika Serikat (AS) membuat gaduh komunitas kripto dengan mengklaim bahwa semua transaksi Ethereum berada di bawah lingkup yurisdiksi AS.

Temuan mencengangkan ini muncul ketika SEC mengajukan gugatan federal pada hari Senin (19/9) terhadap influencer kripto Ian Balina, karena kegagalannya untuk mendaftarkan sebuah kripto sebagai sekuritas sebelum meluncurkan initial coin offering (ICO) pada tahun 2018.

Melalui langkah berani dan berpotensi belum pernah terjadi sebelumnya, pada paragraf ke-69 dalam berkas gugatan itu, SEC mengklaim memiliki hak untuk menuntut Ian Balina, tidak hanya karena kasusnya menyangkut transaksi yang dilakukan di AS, tetapi juga karena pada dasarnya, seluruh jaringan Ethereum berada di bawah lingkup pemerintah AS.

Buntut Kasus Hoaks di Twitter, Indodax Laporkan Akun Dark Tracer ke Pihak Berwajib

Indodax melaporkan akun Twitter Dark Tracer : DarkWeb Criminal Intelligence (@darktracer_int) ke pihak berwajib. Aksi ini terpaksa ditempuh lantaran adanya informasi tidak benar yang menyebutkan bursa kripto asal Indonesia yang dipimpin oleh Oscar Darmawan itu mengalami kebocoran data.

Kejadian tersebut bermula ketika akun @darktracer_int membuat sebuah thread di Twitter pada 14 September lalu. Akun Twitter itu menuduh bahwa data kredensial Indodax bocor dan sebanyak 50 ribu kredensial pengguna Indodax diunggah di situs gelap.

Menanggapi hal ini, Chief Executive Officer (CEO) Indodax, Oscar Darmawan, mengungkapkan bahwa langkah yang mereka tempuh karena hoaks yang diembuskan oleh akun Twitter Dark Tracer telah mencederai citra Indodax sebagai perusahaan kripto terpercaya. Selain itu, cuitan tersebut juga membuat keresahan bagi para pengguna dan seluruh pegiat kripto dan blockchain di Tanah Air hingga luar negeri.

“Langkah ini akhirnya kami lakukan setelah kami berkonsultasi dengan pihak hukum. Kami selaku manajemen Indodax menilai bahwa Dark Tracer menyebarkan isu yang tidak benar tanpa mengonfirmasi terlebih dahulu kepada kami,” jelas Oscar Darmawan dalam keterangan resmi.

Nasdaq Meluncurkan Unit Bisnis Aset Digital yang Dipimpin Mantan Eksekutif Gemini

Nasdaq, operator equity exchange terbesar kedua di AS berdasarkan kapitalisasi pasar, pada hari Selasa (20/9) mengumumkan meluncurkan Nasdaq Digital Assets, yaitu sebuah unit bisnis baru yang akan memperkuat ekosistem aset digital mereka.

Nasdaq sudah tidak asing dengan market kripto, karena telah menjadi penyedia teknologi Nasdaq market surveillance (SMARTS) ke tempat crypto exchange setidaknya sejak 2018. Pada Februari 2021, Nasdaq mengumumkan debut Hashdex Nasdaq Crypto Index ETF (HDEX) yang melacak Nasdaq Crypto Index (NCI).

Peluncuran Nasdaq Digital Assets mendukung ambisi Nasdaq untuk memajukan dan membantu memfasilitasi partisipasi institusional yang lebih luas dalam aset digital; dengan menyediakan solusi terpercaya tingkat institusional, yang berfokus pada peningkatan penyimpanan, likuiditas, dan integritas.

Rancangan Undang-Undang AS tentang Stablecoin Akan Larang Algorithmic Stablecoin Sejenis TerraUSD

Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk membuat kerangka kerja AS terkait stablecoin dikabarkan akan melarang jenis payment token yang tidak didukung oleh aset seperti TerraUSD (UST) yang dikenal sebagai algorithmic stablecoin. Walau begitu, draf RUU ini konon masih dapat berubah.

Menurut sumber yang mengetahui tentang hal ini, penerbit stablecoin non-bank seperti Tether akan diawasi oleh regulator perbankan negara bagian dan bank sentral AS (Federal Reserve / The Fed).

MicroStrategy “Serok” 301 Bitcoin Lagi

Harga Bitcoin Turun, CEO MicroStrategy Michael Saylor Janjikan Jaminan Tambahan pada Silvergate Bank

Berdasarkan pengajuan Formulir 8-K kepada Komisi Bursa dan Sekuritas (SEC) baru-baru ini, MicroStrategy telah resmi menambahkan total sebanyak 301 Bitcoin ke dalam neraca keuangannya.

Pada kurun waktu antara tanggal 2 Agustus 2022 dan 19 September 2022, perusahaan perangkat lunak intelijen bisnis yang berlokasi di Tysons Corner, Virginia ini menghabiskan sekitar US$6 juta dari dana kas berlebih (excess cash) miliknya untuk membeli Bitcoin dengan harga rata-rata sekitar US$19.851 per koin.

Tak ayal, pembelian ini membawa jumlah total Bitcoin yang dimiliki oleh perusahaan dan anak perusahaannya menjadi 130.000 BTC. Hal itu sejalan dengan pernyataan dari co-founder sekaligus executive chairman perusahaan, Michael Saylor.

Indonesia Perketat Aturan Crypto Exchange dengan Memastikan Lebih Banyak Kontrol Lokal

Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengaku dalam waktu dekat akan memperketat aturan terkait industri kripto di Indonesia. Salah satunya dengan memperbanyak kontrol lokal.

Pemerintah Indonesia mulai berpikir serius terhadap dampak yang mungkin terjadi dalam kondisi pasar yang tidak menentu. Salah satu pemicu itu karena sempat terjadi penarikan dana yang macet pada bursa kripto Zipmex.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan merilis aturan terbaru terkait kripto untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Aturan itu termasuk dengan mewajibkan dua per tiga (2/3) dari posisi dewan direksi dan komisaris crypto exchange di Indonesia harus berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI).

“Selain itu, mereka juga harus berdomisili di Indonesia. Tujuannya adalah agar ekosistem kripto di Indonesia bisa dibangun secara kredibel, tidak sembarangan perusahaan bisa mendapatkan izin,” jelas Jerry Sambuaga.

Binance & FTX Jadi Penawar Teratas dalam Lelang Aset Voyager

Pengadilan Izinkan Voyager Kembalikan US$270 Juta kepada Pelanggan

Voyager Digital, perusahaan penyedia pinjaman kripto, sejak tanggal 13 September kemarin memasuki babak baru dalam penyelesaian pengajuan kepailitannya. Voyager melakukan lelang atas seluruh aset miliknya demi bisa mengembalikan dana milik nasabah.

Dalam perkembangan terbaru, dua raksasa crypto exchange, yaitu Binance dan FTX, diketahui masuk dalam beberapa partisipan lelang aset Voyager. Binance disebut memberikan penawaran tertinggi dari peserta lainnya senilai US$50 juta atau kurang lebih sekitar dari Rp1 triliun. Menurut sumber WSJ, tawaran yang diajukan Binance sedikit lebih tinggi dibanding yang diajukan FTX.

Kenalkan Game Web3 Non-P2E, Mythic Protocol: Retainer Academy Mulai Lakukan Uji Coba Publik

Mythic Protocol, proyek game berbasis web3 asal Indonesia, baru saja memulai tahap uji coba publik untuk game terbarunya, yaitu Mythic Protocol: Retainer Academy.

Bila pada umumnya game web3 mengandalkan konsep P2E, lain halnya dengan aksi Mythic Protocol yang kali ini justru mengesampingkan hal tersebut dan mengedepankan pengalaman para gamer dalam permainan.

Langkah yang tergolong langka dalam industri game berbasis blockchain ini sengaja dilakukan agar bisa membangun hubungan yang lebih mendalam kepada para gamer. Alih-alih memberikan layanan yang membuat penggunanya bisa mendapatkan ‘keuntungan’ melalui NFT, Mythic Protocol memilih untuk mengembangkan bisnis lisensi game besutannya tanpa melakukan penjualan NFT terlebih dahulu.

“Kami ingin memanfaatkan aspek ownership dari teknologi web3, yang mana pemain dapat menggunakan karakter milik mereka di seluruh game kami nantinya,” terang Dave Fabrian, Marketing Director Mythic Protocol, saat dijumpai oleh redaksi BeInCrypto di sela-sela perhelatan Coinfest Asia 2022.

Ubah Strategi Bisnis, Tokocrypto PHK 20% Karyawannya

Tokocrypto, salah satu crypto exchange terbesar di Indonesia yang didukung oleh Binance, pada hari Rabu (21/9) resmi mengumumkan bahwa mereka melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) kepada sekitar 20% dari total 227 karyawannya dengan pertimbangan perubahan fokus bisnis. Kabar ini setidaknya telah didengar BeInCrypto Indonesia sejak 13 September lalu dari seorang sumber yang mengaku dekat dengan isu tersebut.

VP Corporate Communications Tokocrypto, Rieka Handayani, mengatakan bahwa keputusan perubahan strategi bisnis berdasarkan hasil analisis dan prediksi yang telah dilakukan oleh manajemen dalam mengantisipasi dan beradaptasi terhadap ketidakpastian kondisi market kripto dan ekonomi global yang berkepanjangan. Sehingga, dari sana, beberapa langkah akhirnya harus diambil oleh manajemen, baik untuk eksternal maupun internal, dengan salah satunya mengambil tindakan merumahkan sebagian karyawan mereka.

FTX dalam Pembicaraan untuk Kumpulkan Modal Segar hingga US$1 Miliar

FTX, crypto exchange yang dipimpin Sam Bankman-Fried (SBF), dikabarkan sedang dalam pembicaraan dengan para investor untuk mengumpulkan pendanaan baru hingga US$1 miliar yang akan menjaga valuasi perusahaan sekitar US$32 miliar.

Informasi ini dilaporkan oleh CNBC pada hari Rabu (21/9) mengutip dari orang-orang yang mengetahui persoalan tersebut. Negosiasi sedang berlangsung dan persyaratannya bisa berubah, kata sumber tersebut yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, karena pembicaraan itu bersifat rahasia.

Sebelumnya pada 16 September lalu, ada pula laporan yang menyebutkan bahwa FTX ingin mengumpulkan pendanaan terbaru untuk mendanai aksi akuisisinya. FTX sedang mengevaluasi beberapa kandidiat yang beberapa di antaranya adalah perusahaan yang mengoperasikan platform perdagangan ritel. Negosiasi sedang dalam tahap awal. Jika pembicaraan akuisisi gagal, kemungkinan kecil FTX akan mengumpulkan pendanaan dari para investornya.

Jesse Powell Mengundurkan Diri dari Jabatan CEO Crypto Exchange Kraken

Kraken, salah satu crypto exchange terkemuka skala global, pada hari Rabu (21/9) mengumumkan bahwa Jesse Powell mengundurkan diri dari posisi CEO perusahaan. Posisi tersebut akan digantikan Dave Ripley yang sebelumnya berperan sebagai Chief Operating Officer (COO).

Implementasi Hard Fork Vasil di Cardano Akhirnya Sukses Digelar

Implementasi Hard Fork Vasil di Cardano Akhirnya Sukses Digelar

Jaringan Cardano akhirnya berhasil mengimplementasikan hard fork Vasil yang selama ini telah dinanti-nantikan. Upgrade ini merupakan bagian ketiga dari siklus pengembangan proyek blockchain besutan Charles Hoskinson itu. Kabar gembira ini datang langsung dari Input Output, selaku tim developer Cardano, sekitar pukul 04.53 WIB pagi hari tadi, melalui akun Twitter resmi mereka.

Pencipta Proyek NFT Azuki Dikabarkan Bakal Dapat Dana Segar US$30 Juta

Chiru Labs, pencipta koleksi NFT Azuki yang berbasis di Los Angeles, AS, dikabarkan berencana untuk mengumpulkan dana segar setidaknya US$30 juta (Rp450,79 miliar) dalam putaran pendanaan Seri A yang akan datang.

Kabar ini pertama kali dilaporkan pada hari Kamis (22/9) berdasarkan penjelasan tiga orang sumber yang akrab dengan rencana ini. Bila kesepakatan berhasil terlaksana, maka valuasi perusahaan Chiru Labs diperkirakan akan berkisar antara US$300 juta (Rp4,5 triliun) hingga US$400 juta (Rp6,01 triliun).

Namun, orang keempat yang mengetahui kesepakatan ini memperingatkan bahwa detailnya belum diselesaikan, tetapi akan segera dituntaskan. Baik Chiru Labs maupun pendiri proyek ini dengan nama samaran Zagabond tidak menanggapi permintaan komentar.

Harmony Batalkan Opsi Cetak Token Baru untuk Bayar Korban Peretasan Horizon Bridge

Drama Pencurian Dana di Harmony Berlanjut; Peretas Mulai Pindahkan Dana lewat Tornado Cash

Rencana pemulihan dana peretasan Horizon Bridge milik Harmony Protocol masih berlanjut. Setelah sempat mengajukan proposal untuk mencetak token baru guna membayar kompensasi atas peretasan yang mencapai hampir US$100 juta pada Juli lalu, kini tim Harmony Protocol mengaku bakal mengajukan opsi untuk membatalkan opsi pencetakan token.

Sebagai gantinya, mereka akan menggunakan dana yayasan untuk membiayai dana kompensasi. Tim Harmony Protocol mengungkapkan bahwa keinginan validator dan komunitas bersikukuh untuk tetap melestarikan fondasi blockchain Harmony dengan menganulir rencana pencetakan token.

Pencipta Fornite Epic Games Berinvestasi di Developer Infrastruktur Metaverse

Hadean, developer infrastruktur metaverse yang berbasis di London, Inggris, pada hari Jumat (23/9) mengumumkan bahwa mereka berhasil mengantongi dana segar senilai US$30 juta atau sekitar Rp451,75 miliar.

Menariknya, Epic Games yang menciptakan game Fortnite turut berpartisipasi dalam investasi ini. Adanya kucuran dana tersebut akan membantu Hadean membangun kemampuan metaverse perusahaan yang scalable, dapat dioperasikan, dan aman.

RichQUACK (QUACK) Jadi Token yang Paling Banyak Masuk Watchlist CoinMarketCap selama Agustus 2022

Berdasarkan data dari CoinMarketCap (CMC), ada peningkatan ketertarikan terhadap sebuah proyek kripto bernama RichQUACK.com di bulan Agustus kemarin.

Menurut data, terdapat 229.000 pengguna CoinMarketCap yang menambahkan RichQUACK.com ke dalam watchlist mereka. Jika dibandingkan dengan SENSO yang menempati peringkat kedua, pencapaian RichQUACK.com berjumlah lebih dari 2 kali lipatnya. Bahkan, melampaui Bitcoin dan Ethereum, yang masing-masing menempati peringkat kelima dan keenam dalam kategori ini.

Sebagai informasi, RichQUACK merupakan sebuah proyek memecoin yang berbasis di BNB Chain. Di ekosistem asalnya, proyek ini pun berhasil menempati peringkat pertama dalam hal aktivitas sosial, berkat kekuatan dari komunitasnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang berita kripto selama sepekan ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan berita terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori