Lihat lebih banyak

Marketplace NFT Magic Eden Jadi Sorotan setelah Berlakukan Model Royalti Opsional

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Magic Eden, sebuah marketplace NFT yang berbasis di jaringan Solana, telah beralih ke model royalti opsional.
  • Di bawah model royalti opsional, pembeli diberi wewenang untuk menetapkan royalti yang ingin mereka berikan ke proyek NFT.
  • Langkah Magic Eden ini mengikuti jejak X2Y2 pada Agustus lalu.
  • promo

Magic Eden yang berbasis di jaringan Solana telah menjadi marketplace non-fungible token (NFT) terbaru yang beralih ke model royalti opsional. Langkah ini mengikuti jejak X2Y2 pada Agustus lalu.

Di bawah model royalti opsional, pembeli diberi wewenang untuk menetapkan royalti yang ingin mereka berikan ke proyek NFT. Artinya, ada kemungkinan beberapa kreator mungkin tidak menerima royalti saat karya seni mereka dijual.

“Karena royalti tidak dapat diterapkan di blockchain, dan dalam praktiknya, hanya dibayarkan atas kebijaksanaan platform dan kolektor, pengguna semakin memilih untuk membeli NFT pada platform yang memungkinkan mereka untuk melewati biaya royalti. Efektif hari ini, Magic Eden juga akan mengaktifkan royalti opsional di platform dan memungkinkan pembeli NFT untuk memilih royalti penuh, setengah, atau tidak sama sekali,” tulis pihak Magic Eden pada 14 Oktober lalu.

Langkah Magic Eden Tuai Banyak Pro dan Kontra

Magic Eden mencatat bahwa keputusan ini muncul setelah refleksi dan diskusi yang sulit dengan banyak kreator dan datang karena market telah beralih ke royalti opsional untuk sementara waktu. Dalam pengumuman itu juga dijelaskan bahwa mereka mulai menjalankan promosi untuk membebaskan biaya pada platform mereka.

“Ini bukan keputusan yang kami anggap enteng. Kami memahami langkah ini memiliki implikasi serius bagi ekosistem. Kami juga berharap itu bukan keputusan permanen. Saat ini, royalti tidak dapat diterapkan secara berantai. Kami menyambut dan berharap untuk melihat standar baru yang melindungi royalti,” jelas akun Twitter Magic Eden.

Magic Eden menunjukkan grafik bahwa dompet kumulatif yang telah menggunakan market royalti opsional untuk membeli atau menjual NFT mulai meningkat sejak akhir September 2022.

Mereka mengaku telah secara aktif berusaha menghindari hasil ini dan menghabiskan beberapa minggu terakhir menjelajahi berbagai alternatif.  “Sayangnya, kami harus beradaptasi dengan dinamika market yang berubah,” jelas pihak Magic Eden.

Keputusan yang diambil Magic Eden memicu debat di Twitter yang memecah jadi dua kubu. Beberapa pihak melihat hal ini dengan positif untuk kesehatan industri NFT jangka panjang. Sementara itu, para kritikus menyebut melewatkan royalti sama dengan pencurian.

Keputusan Ini Baik untuk Kesehatan Industri NFT

Mike ‘Beeple’ Winkleman, yang merupakan kreator NFT terkenal, pada 15 Oktober lalu mengatakan bahwa meskipun dia tidak menyukai apa yang dilakukan Magic Eden dan yang lainnya, peralihan dari biaya penjual ke premi pembeli bisa lebih baik untuk industri jangka panjang.

“Sementara saya jelas pro royalti dan tidak menyukai apa yang dilakukan Magic Eden dan lainnya, saya pikir ada satu perubahan utama yang mereka lakukan. Hal itu adalah beralih dari biaya penjualan ke premium pembeli. Saya pikir ini sebenarnya jauh lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.

Sementara itu, akun Twitter CaptainFuego mengatakan, “Royalti itu bodoh dan seharusnya tidak ada. Senang melihat platform pendekatan ini.”

Perlu diingat, marketplace NFT X2Y2 pada Agustus lalu mengumumkan bahwa mereka memperkenalkan opsi serupa yang memungkinkan pembeli untuk menetapkan biaya royalti saat membeli NFT. Menariknya, langkah tersebut tampaknya tidak mempengaruhi penggunaan platform tersebut. 

Menurut data NFTGo, dalam 3 bulan terakhir volume perdagangan X2Y2 menduduki peringkat pertama melampaui marketplace NFT lain; seperti OpenSea, LooksRare.

NFT Tanpa Royalti Sama dengan Pencurian

Namun, para pihak yang kritis seperti Broccoli DAO berpendapat bahwa, “Royalti diperlukan dalam ekosistem yang belum matang,” dengan mencatat bahwa sesuai dengan perhitungan, mereka telah kehilangan royalti sebanyak US$27.000 karena pembelian 0% di marketplace NFT lainnya.

“Setelah pengumuman Magic Eden bahwa mereka akan membuat royalti opsional, kami telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk melindungi integritas proyek kami. Di masa depan, kami akan memblokir siapa pun yang belum membayar royalti untuk mengakses saluran Discord kami. Tidak membayar royalti adalah pencurian. Kami akan memperlakukannya seperti itu,” jelas Broccoli DAO.

Sementara itu, Cozy the Caller, membuat proyeksi yang cukup suram dengan menyatakan, “Saya dapat melihat skenario ketika Magic Eden menjadi 0% dan kehilangan pangsa pasar mereka dari market yang memberlakukan royalti dengan cara yang inovatif.”

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori