Lihat lebih banyak

Akhirnya, Pemerintah Hong Kong Beri Pernyataan tentang Kebijakan Pengembangan Industri Kripto

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Pemerintah Hong Kong pada hari Senin (31/10) mengeluarkan pernyataan kebijakan pengembangan industri aset virtual atau kripto.
  • Pernyataan tersebut menetapkan sikap dan pendekatan kebijakan terhadap pengembangan sektor dan ekosistem aset virtual yang dinamis di Hong Kong.
  • Kabar ini datang dalam kesempatan pembukaan Hong Kong FinTech Week 2022 yang berlangsung sejak 31 Oktober hingga 4 November mendatang.
  • promo

Pemerintah Hong Kong pada hari Senin (31/10) mengeluarkan pernyataan kebijakan pengembangan industri aset virtual atau kripto. Pernyataan tersebut menetapkan sikap dan pendekatan kebijakan terhadap pengembangan sektor dan ekosistem aset virtual yang dinamis di Hong Kong.

Sekretaris Keuangan Hong Kong, Paul Chan, mengatakan bahwa pernyataan kebijakan ini menjelaskan secara rinci visi dan pendekatan Hong Kong, rezim peraturan, pemikiran tentang eksposur investor, hingga proyek percontohan dalam merangkul manfaat teknologi dan inovasi keuangan yang dibawa oleh aset virtual.

“Sikap kebijakan kami di aset virtual sekarang dikomunikasikan dengan jelas ke market global dan berfungsi untuk menunjukkan komitmen dan tekad kami untuk mengeksplorasi inovasi keuangan bersama dengan komunitas aset virtual global,” jelas Paul Chan.

Sementara itu, Sekretaris Layanan Keuangan & Perbendaharaan Hong Kong, Christopher Hui, mengatakan bahwa mereka menyadari potensi distributed ledger technology (DLT) dan web3 untuk menjadi masa depan keuangan dan perdagangan. Di bawah regulasi yang tepat, hal itu diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi.

“Pemerintah Hong Kong bersiap untuk menyambut masa depan ini, dan kami menyambut baik pengelompokan komunitas dan talenta fintech dan aset virtual di Hong Kong. Kami akan mempromosikan pengembangan layanan keuangan yang berkelanjutan di seluruh rantai nilai aset virtual,” tegas Christopher Hui.

Ajak Bursa Kripto Global Berbisnis di Hong Kong

Kabar ini datang dalam kesempatan pembukaan Hong Kong FinTech Week 2022 yang berlangsung sejak 31 Oktober hingga 4 November mendatang. Setidaknya, terdapat 4 topik mengenai pengembangan aset virtual di Hong Kong.

Pertama, mengenai visi dan pendekatan. Sebagai pusat keuangan internasional, Hong Kong terbuka dan inklusif terhadap komunitas investor global yang terlibat dalam bisnis aset virtual.

Pemerintah Hong Kong bersama regulator keuangan bekerja untuk menyediakan ‘lingkungan yang memfasilitasi’ dalam rangka mempromosikan pengembangan sektor aset virtual yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di Hong Kong.

“Kami akan menempatkan pagar pembatas yang tepat waktu dan diperlukan untuk mengurangi resiko aktual dan potensial sesuai dengan standar internasional, sehingga inovasi aset virtual dapat berkembang di Hong Kong secara berkelanjutan,” urai keterangan pemerintah Hong Kong.

Hong Kong Beri Indikasi Ingin Lebih Ramah terhadap Adopsi Kripto

Kedua, mengenai peraturan. Dengan konsistensi, prediktabilitas, dan kejelasan yang secara bertahap ditetapkan oleh kerangka peraturan yang komprehensif, pemerintah Hong Kong memiliki dasar yang kuat untuk lebih merangkul inovasi keuangan dan pengembangan teknologi yang dibawa oleh perkembangan pesat aset virtual secara global.

“Saat kami meningkatkan pekerjaan persiapan kami terkait rezim lisensi baru untuk penyedia layanan aset virtual, kami siap untuk terlibat dengan bursa aset virtual global dan mengundang mereka untuk menginjakkan kaki di Hong Kong untuk peluang bisnis baru,” jelas pemerintah Hong Kong.

Komisi Sekuritas & Berjangka Hong Kong akan melakukan konsultasi publik tentang bagaimana investor ritel dapat diberikan tingkat akses yang sesuai ke aset virtual. Selain itu, Hong Kong akan terbuka untuk kemungkinkan memiliki exchange-traded fund (ETF) terkait aset virtual di market mereka.

Kemudian, pemerintah Hong Kong mengaku terbuka untuk peninjauan di masa mendatang tentang hak properti untuk tokenisasi aset dan legalitas smart contract, untuk memfasilitasi pengembangannya di Hong Kong.

Hasil konsultasi dan langkah selanjutnya akan diumumkan pada waktunya oleh Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) mengenai rezim peraturan untuk stablecoin.

Menjajaki Proyek Percontohan

Selanjutnya, topik ketiga adalah mengenai percontohan. Pemerintah dan regulator Hong Kong sedang menjajaki sejumlah proyek percontohan untuk menguji manfaat teknologi yang dibawa oleh aset virtual dan penerapannya lebih lanjut di pasar keuangan. 

Proyek-proyek ini termasuk penerbitan non-fungible token (NFT) untuk Hong Kong Fintech Week 2022, tokenisasi obligasi ‘hijau’, dan central bank digital currency (CBDC) e-HKD.

Keempat, mengenai langkah ke depan. Visi yang disampaikan dalam pernyataan kebijakan akan dicapai dengan memfasilitasi kebijakan, regulasi yang komprehensif, dan berimbang, pagar pembatas berbasis risiko, serta proyek percontohan dari pemerintah Hong Kong.

Pemerintah Hong Kong menyatakan bahwa mereka dengan tulus mengundang komunitas aset virtual global untuk bergandeng tangan dengan mereka dan memanfaatkan statung Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional untuk mewujudkan potensi inovasi keuangan di bawah lingkungan peraturan yang jelas, gesit, dan memfasilitasi, mengikuti standar dan praktik internasional terbaik.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori