Lihat lebih banyak

Perkuat Ekosistem Blockchain, Vexanium Bakal Lakukan Integrasi EVM di Tahun Ini

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Protokol blockchain Vexanium bakal melakukan sejumlah pengembangan di tahun ini untuk mendorong pengembangan dApps dan infrastuktur Web3.
  • Dalam roadmap untuk tahun 2023, dijelaskan bahwa Vexanium juga bermaksud untuk memperluas use-case blockchain untuk sektor non-kripto.
  • Sejauh ini, Vexanium sendiri sudah terlibat dalam beberapa proyek kripto di dalam negeri, termasuk pengembangan marketplace NFT khusus musisi yang digarap khusus bersama dengan ASIX.
  • promo

Vexanium, protokol blockchain generasi ketiga asal Indonesia, mengumumkan bakal melakukan sejumlah pengembangan di tahun ini. Hal itu dilakukan sebagai strategi untuk memperkuat ekosistem blockchain guna mendorong pengembangan decentralized apps (dApps) dan infrastuktur Web3.

Dalam roadmap untuk tahun 2023, dijelaskan bahwa protokol blockchain asli Tanah Air itu juga bermaksud untuk memperluas use-case blockchain untuk sektor non-kripto.

Sejauh ini, Vexanium sendiri sudah terlibat dalam beberapa proyek kripto di dalam negeri, termasuk pengembangan marketplace non-fungible token (NFT) khusus musisi yang digarap khusus bersama dengan ASIX.

Di tahun ini, Vexanium mengaku sudah mampu meningkatkan skalabilitas blockchain dengan menggunakan Hyperion API. Pengembangan ini digadang-gadang bisa mendongkrak kinerja dan skalabilitas jaringan di dalam protokol. Maka dari itu, harapannya pengguna bisa lebih mudah melakukan konfigurasi terhadap berbagai hal yang akan dibangun di jaringan tersebut.

Founder Vexanium, Danny Baskara, mengungkapkan bahwa dengan Hyperion, proses pencarian data riwayat transaksi di dalam blockchain bisa menjadi lebih mudah. Pengembangan itu dilakukan oleh EOSRIO yang kemudian dibangun kembali oleh tim core developer dari Vexanium.

“Kami sangat antusias dengan peluang pertumbuhan Vexanium,” jelas Danny Baskara, founder Vexanium, dalam keterangan resmi yang diterima oleh tim BeInCrypto.

Membuat Smart Contract Semakin Mudah

Di samping itu, untuk meningkatkan adopsi penggunaan, Vexanium juga berambisi untuk melakukan integrasi dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Danny mengakui bahwa Vexanium EVM merupakan solusi inovatif yang menghadirkan kekuatan dan juga fleksibilitas dari EVM.

Dengan adanya integrasi tersebut, pengembang bisa lebih mudah membangun dan menjalankan smart contract menggunakan bahasa pemrograman Solidity. Dalam ekosistem Ethereum sendiri, Vexanium EVM menunjukkan komitmen dari tim core developer untuk menyediakan platform blockchain kelas dunia yang fleksibel, efisien, dan bersifat scalable.

Tidak hanya itu, proses pengembangan dApps juga disebut akan menjadi lebih mudah untuk dilakukan bagi developer. Pasalnya, Vexanium bakal merilis program undangan bagi block producer (BP) dan developer Web3 yang akan memudahkan pengembang untuk membangun dan menerapkan aplikasi terdesentralisasi di jaringan blockchain perusahaan.

Developer dapat memanfatkan kekuatan jaringan Vexanium untuk membangun dApps Web3 yang cepat, aman, dan bisa diskalakan dengan manfaat tambahan dari ekosistem Ethereum,” tambah Danny.

Upgrade Protokol Node Vexanium 2.0

Demi meningkatkan kemampuan protokol seiring dengan makin banyaknya perusahaan yang mengadopsi teknologi Vexanium, tim core developer dan block producer (BP) sudah sepakat untuk meningkatkan node Vexanium ke versi terbarunya, yaitu versi 2.0.

Solusi yang mencakup kompatibilitas EVM, modul kontrak baru, dan pengembangan lainnya itu digadang-gadang akan mampu mencapai kompabilitas dan juga efisiensi yang jauh lebih mumpuni.

Dalam memulai integrasi dengan EVM, Vexanium akan menjalankan beberapa tahapan krusial. Misalnya, Vexanium EV Internal Testnet, yang menjalankan proses pengujian secara tertutup oleh tim core developer dan komunitas. Lalu, ada tahap Vexanium EVM Testnet Launch, yang berupa proses uji coba terbuka untuk semua pengguna dan pengembang untuk mengirimkan undangan developer VEX EVM.

Sebagai catatan, uji coba Vexanium juga terus dilakukan oleh kalangan profesional dan akademisi untuk melihat bagaimana teknologi blockchain mampu mendorong efisiensi dan juga efektivitas dalam industri.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti asal Universitas Airlangga, Erwin Sutanto, terbukti bahwa kehadiran Vexanium mampu membantu operasionalisasi Rumah Sakit menjadi lebih hemat berkat adanya peningkatan pelayanan lewat otomatisasi, kecepatan, standarisasi dan juga efisiensi.

“Blockchain dan smart contract-nya bisa digunakan sebagai pengganti otentifikasi yang dibutuhkan pasien dalam melakukan klaim asuransi,” jelasnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori