Lihat lebih banyak

Perusahaan Keuangan Hong Kong Incar Peluncuran ETF Bitcoin Spot pada Kuartal I/2024

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Venture Smart Financial Holdings Ltd., sebuah perusahaan jasa keuangan di Hong Kong, berniat memulai produk investasi ETF Bitcoin spot pada kuartal pertama 2024.
  • Pihak VSFG mengaku berencana mengajukan permohonan ke Komisi Sekuritas dan Berjangka (SFC) Hong Kong untuk mulai menawarkan ETF Bitcoin spot.
  • Sebelumnya, pada November 2023, regulator Hong Kong memberi sinyal bahwa mereka sedang mempertimbangkan apakah akan mengizinkan ETF yang berinvestasi langsung dalam aset kripto, seperti BTC dan ETH.
  • promo

Kini muncul sebuah perusahaan jasa keuangan di Hong Kong yang berniat memulai produk investasi exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot pada kuartal I/2024.

Venture Smart Financial Holdings Ltd. (VSFG) mengatakan bahwa mereka berencana mengajukan permohonan ke Komisi Sekuritas dan Berjangka (SFC) Hong Kong untuk mulai menawarkan ETF Bitcoin spot.

“Ini adalah market yang memiliki potensi besar. Target kami adalah US$500 juta dalam aset yang dikelola (AUM) pada akhir tahun ini,” kata Biran Chan, selaku Group Head of Investment and Product di VSFG.

Sebagai informasi, VSFG menawarkan layanan manajemen kekayaan tradisional dan digital, serta merupakan salah satu manajemen aset virtual pertama di Hong Kong yang telah mendapat persetujuan dari SFC.

Sementara itu, Aegis Custody, sebuah perusahaan kustodian aset digital, sedang dalam pembicaraan dengan 4 manajer aset tentang listing ETF kripto spot di Hong Kong. Informasi ini diungkapkan Serra Wei, selaku pendiri CEO Aegis Custody.

CEO Aegis Custody memperkirakan persyaratan di Hong Kong kemungkinan akan menyebabkan para penerbit ETF kripto spot mengenakan biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan rendahnya retribusi pengelolaan ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya pada 10 Januari lalu, Livio Weng, selaku Chief Operating Officer (COO) crypto exchange HashKey yang memiliki lisensi di Hong Kong, sempat mengeklaim ada sekitar 10 perusahaan di Hong Kong telah mulai menjajaki potensi peluncuran ETF kripto spot.

Penerbit ETF Kripto Futures Berpotensi Ikut Terlibat

Di sisi lain, Samsung Asset Management mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menghilangkan kemungkinan penjajakan peluncuran ETF Bitcoin spot.

Sementara itu, Rebecca Sin, analis ETF di Bloomberg Intelligence, mengatakan bahwa CSOP Asset Management dapat memimpin persaingan ETF aset digital spot di Asia Pasifik.

Pernyataan itu dilandasi dari data bahwa produk CSOP menyumbang sebagian besar dana yang dikelola di sejumlah ETF aset digital futures yang ada di Hong Kong.

Saat ini, ETF terkait kripto yang telah listing di Hong Kong termasuk CSOP Bitcoin Futures ETF, CSOP Ethereum Futures ETF, dan Samsung Bitcoin Futures Active ETF. Aset gabungan dari 3 ETF kripto futures di Hong Kong mencapai sekitar US$50 juta.

Sikap Regulator Hong Kong Terkait ETF Kripto Spot

Pada November 2023, regulator Hong Kong memberi sinyal bahwa mereka sedang mempertimbangkan apakah akan mengizinkan ETF yang berinvestasi langsung dalam aset kripto, seperti Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH).

“Kami menyambut baik usulan penggunaan teknologi inovatif yang meningkatkan efisiensi dan pengalaman pelanggan. Kami dengan senang hati mencobanya selama risiko-risiko baru dapat diatasi. Pendekatan kami konsisten, apa pun asetnya,” jelas Julia Leung, selaku CEO SFC Hong Kong.

Memasuki Desember 2023, SCF dan Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) mengatakan bahwa mereka membuka jalan bagi potensi kehadiran ETF kripto spot wilayah administratif khusus di Cina ini dengan memberi sejumlah kriteria yang harus dipenuhi.

Ketika Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS menyetujui kehadiran sejumlah ETF Bitcoin spot pada 10 Januari lalu, seorang anggota parlemen Hong Kong mendesak agar pemerintahnya segera melakukan tindak lanjut terkait hal itu.

Johnny Ng, anggota dewan legislatif Hong Kong, menerangkan Hong Kong juga harus memimpin di bidang kripto dengan mendorong inovasi.

“SEC sebelumnya telah menyatakan kesiapannya untuk menerima permohonan ETF Bitcoin spot. Saya berharap Hong Kong, di tengah perkembangan pesat dan persaingan yang ketat di sektor aset virtual, dapat dengan cepat mengamankan posisinya secara global, khususnya dengan memimpin penerapan kebijakan dan produk yang relevan di AS” kata Johnny Ng.

Dia menilai inisiatif ini jika ditempuh akan memberikan peluang untuk memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat global aset virtual.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori