Lihat lebih banyak

Saham Robinhood Milik SBF Jadi Target Gugatan BlockFi

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Setelah akhirnya mengajukan perlindungan kebangkrutan, BlockFi menggugat Sam Bankman-Fried (SBF) atas saham yang dia miliki di Robinhood.
  • Hal ini dilakukan oleh BlockFi, karena diduga dijanjikan oleh sang pendiri FTX sebagai jaminan awal pada bulan November ini.
  • Sebagai informasi, SBF membeli 7,6% saham Robinhood pada Mei lalu. Saat ini, saham itu bernilai sekitar US$517,15 juta.
  • promo

Setelah akhirnya mengajukan perlindungan kebangkrutan, BlockFi menggugat Sam Bankman-Fried (SBF) atas saham yang dia miliki di Robinhood.

Hal ini dilakukan oleh crypto lending platform itu karena diduga dijanjikan oleh sang pendiri FTX sebagai jaminan awal pada bulan November ini. Kabar ini datang hanya beberapa jam setelah BlockFi mengajukan perlindungan kebangkrutan.

BlockFi pada hari Senin (28/11) menggugat Emergent Fidelity Technologies untuk menyerahkan jaminan yang tidak ditentukan. BlockFi mengatakan bahwa itu adalah utang. Keluhan diajukan di pengadilan New Jersey, Amerika Serikat (AS), yang merupakan tempat yang sama BlockFi mengajukan proses perlindungan kebangkrutan.

Jaminan yang dipermasalahkan adalah saham SBF di Robinhood. Sebagai informasi, SBF membeli 7,6% saham Robinhood pada Mei lalu. Saat ini, saham itu bernilai sekitar US$517,15 juta. Sebelumnya, SBF dilaporkan secara pribadi telah mencoba untuk menjual saham Robinhood pada hari-hari menjelang pengajuan kebangkrutan FTX pada 11 November lalu.

Alameda Research Gagal Bayar US$680 Juta Pinjaman

Pengajuan kebangkrutan BlockFi menjelaskan lebih lanjut tentang kejatuhan kerajaan kripto SBF.  Pasalnya, hal ini menunjukkan bahwa Alameda Research, perusahaan perdagangan kripto kuantitatif yang terafiliasi dengan kerajaan kripto SBF, gagal membayar US$680 juta pinjaman kepada BlockFi yang dijaminkan pada awal November ini.

Pengaduan tersebut mengklaim bahwa BlockFi menandatangani perjanjian dengan Emergent pada 9 November untuk ‘menjamin kewajiban pembayaran peminjam yang tidak disebutkan namanya’ dengan menjaminkan saham tertentu sebagai jaminan.

Selain Emergent, BlockFi juga menyebut broker ED&F Man Capital Markets dalam gugatannya. Mereka mengatakan bahwa perusahaan yang berbasis di London, Inggris, itu adalah broker yang terlibat dalam perjanjian gadai. 

Kronologi singkatnya adalah, setelah Emergent memasuki keadaan gagal bayar dengan BlockFi, crypto lending platform ini berusa untuk mengambil jaminan atas saham Robinhood sesuai dengan ketentuan kesabaran perjanjian. Namun, ED&F Man menolak untuk mentransfer jaminan ke BlockFi.

BlockFi Akhirnya Ajukan Perlindungan Kebangkrutan

BlockFi Inc. bersama dengan 8 afiliasinya akhirnya mengumumkan bahwa mereka mengajukan petisi sukarela untuk perlindungan kebangkrutan Bab 11.

Langkah ini diambil untuk menstabilkan bisnis mereka dan memberi perusahaan kesempatan untuk menyelesaikan transaksi restrukturisasi komprehensif yang memaksimalkan nilai bagi semua klien dan pemangku kepentingan lainya.

Morgan Creek Digital Mencoba Melawan Bailout yang Dikucurkan FTX untuk BlockFi

Sebagai bagian dari upaya restrukturisasi, BlockFi akan fokus untuk memulihkan semua kewajiban kepada BlockFi oleh rekanannya, termasuk FTX dan entitas korporasi yang terkait dengan FTX. Karena keruntuhan FTX baru-baru ini dan proses kebangkrutan berikutnya yang masih berlangsung, BlockFi memperkirakan bahwa pemulihan dari FTX akan tertunda.

Menurut petisi kebangkrutan perusahaan, BlockFi mengklaim memiliki lebih dari 100.000 kreditur serta memiliki kisaran aset dan liabilitas antara US$1 miliar dan US$10 miliar.

Petisi tersebut mengungkapkan beberapa kreditur utama. Pihak yang terbesar adalah Ankura Trust Company LLC, yang memiliki klaim tanpa jaminan senilai sekitar US$729 juta. Kreditur berikutnya adalah FTX US dan Komisi Sekuritas & Bursa (SEC) AS, yang memiliki klaim tanpa jaminan masing-masing sebesar $275 juta dan $30 juta.

Aktivitas platform BlockFi terus dijeda saat ini. Perusahaan yang didirikan pada tahun 2017 ini memiliki uang tunai sebesar US$256,9 juta, yang diharapkan dapat menyediakan likuiditas yang cukup untuk mendukung operasi tertentu selama proses restrukturisasi.

BlockFi mengajukan serangkaian mosi biasa kepada pengadilan agar perusahaan dapat terus menjalankan bisnisnya. Mereka memulai rencana internal untuk mengurangi biaya secara signifikan, termasuk biaya tenaga kerja.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori