Bitcoin btc
$ usd

Sekretaris Keuangan Hong Kong: Sekarang adalah Waktu yang Tepat untuk Dorong Adopsi Web3

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Sekretaris Keuangan Hong Kong mengatakan kini adalah waktu tepat bagi mereka untuk dorong adopsi web3, meski ada fluktuasi di market.
  • Chan mengaku optimis bahkan setelah fluktuasi baru-baru ini di market kripto dan runtuhnya beberapa platform kripto terpopuler.
  • Selain itu, Chan juga menyadari akan adanya persaingan global dalam mengembangkan web3.

Sekretaris Keuangan Hong Kong, Paul Chan, pada hari Minggu (9/4) mengatakan saat ini adalah waktu yang tepat bagi mereka untuk mendorong adopsi web3 meskipun terjadi fluktuasi di market.

Paul Chan menilai para pelaku pasar yang kompeten yang selamat dari crypto winter pada tahun 2022 dapat fokus pada inovasi dan membuat langkah signifikan.

Chan mengaku optimis bahkan setelah fluktuasi baru-baru ini di market kripto dan runtuhnya beberapa platform kripto terpopuler.

“Ketidakstabilan market kripto baru-baru ini dan jatuhnya beberapa platform kripto telah meragukan masa depan web3. Namun, kami percaya ini adalah waktu terbaik untuk mempromosikan pengembangan,” tulis Paul Chan dalam sebuah blog.

Dia mencatat kondisi telah berubah sejak dot-com bubble pada tahun 2000. Dirinya menjelaskan bahwa kualitas ekonomi riil telah meningkat sejak saat itu dan para pelaku pasar yang bertahan telah berfokus pada inovasi teknologi, aplikasi, dan penciptaan nilai.

“Saya yakin, penembangan web3 melalui proses yang sama,” imbuhnya.

Tahukah Kamu?

Sekretaris Keuangan adalah gelar yang dipegang oleh menteri di pemerintah Hong Kong, yang memiliki tanggung jawab atas semua hal terkait ekonomi dan keuangan.

Ingin Ciptakan Ruang bagi Pertumbuhan Inovasi

Sekretaris Keuangan Hong Kong itu memperkirakan tahapan pengembangan selanjutnya adalah fokus pada pengembangan teknologi blockchain lebih dalam untuk menemukan aplikasi yang akan meningkatkan model bisnis yang ada, yang pada akhirnya menguntungkan pengguna dan meningkatkan kualitas ekonomi riil.

Dia sadar bahwa ada persaingan global untuk pengembangan web3.

“Persaingan adalah tentang siapa yang dapat menciptakan ruang terbesar untuk aplikasi dan inovasi dengan premis risiko yang dapat dikendalikan. Apakah itu reformasi berdasarkan fondasi yang ada atau inovasi yang mengganggu. Tujuan akhirnya tidak dapat dipisahkan dari penyelesaian masalah untuk kehidupan nyata dan ekonomi riil, meningkatkan efisiensi, dan mempromosikan pembangunan yang lebih inklusif,” kata Paul Chen.

Kemudian, Chan memberikan contoh menggunakan teknologi tokenisasi aset untuk menyelesaikan masalah lama transparansi untuk pasar obligasi, sehingga dapat memfasilitasi tahap inovasi berikutnya dalam keuangan yang lebih ramah lingkungan. Selanjutnya, contoh lain adalah mengeksplorasi penggunaan teknologi blockchain untuk menyederhanakan proses transaksi rantai pasokan dan perdagangan, pengurangan biaya, dan lain sebagainya.

Dalam anggaran terbaru yang dirilis pada Februari lalu, pihak Paul Chan mengalokasikan sekitar US$6,4 juta te taman bisnis Cyberport untuk mempercepat pengembangan web3 dengan menyelenggarakan konferensi internasional besar dan lokakarya pemuda.

Terkait pernyataan terbaru dari regulator Hong Kong tentang web3, Justin Sun ikut memberikan tanggapannya.

Tokoh utama di balik proyek blockchain TRON dan crypto exchange Huobi ini menyatakan, “Komitmen web3 Hong Kong menunjukkan betapa pentingnya memiliki visi jangka panjang dan merangkul inovasi, bahkan di market yang tidak pasti. Sama seperti proyek terkuat dalam sejarah, TRON akan terus berjuang dan berkontribusi pada perekonomian.”

Regulator Hong Kong Merangkul Industri Kripto

Hong Kong Beri Indikasi Ingin Lebih Ramah terhadap Adopsi Kripto

Sebagai pengingat, regulator Hong Kong akan memperkenalkan rezim lisensi untuk penyedia layanan kripto pada Juni mendatang. Hal itu untuk memastikan pengawasan yang tepat serta meminimalkan risiko dalam inovasi dan pengembangan web3.

Paul Chan juga menambahkan bahwa pemerintah setempat juga sedang mempertimbangkan untuk meregulasi stablecoin atau aset kripto yang dipatok ke mata uang atau komoditas lainnya.

Pada 28 Maret lalu, regulator Hong Kong dikabarkan mengadakan pertemuan antara perusahaan kripto dan perbankan sebagai upaya memudahkan pembiayaan untuk sektor tersebut. Hal ini dilakukan regulator Hong Kong dalam rangka berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai crypto hub.

Agenda itu akan berlangsung pada 28 April mendatang di Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) untuk memfasilitasi dialog langsung serta berbagi pengalaman dan perspektif praktis dalam membuka dan memelihara rekening bank.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai...
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori