Bitcoin btc
$ usd
Laporan Berita

Siap Masuk Industri Game, Aftermath Apes Beli Pulau Virtual di Metaverse

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang

Ringkasan

  • Komunitas NFT Aftermath Apes baru saja menjalin kerja sama dengan platform realitas virtual, yaitu Aftermath Islands Metaverse.
  • Mereka membeli sebidang tanah di Aftermath Islands sebagai bagian dari rencana untuk memulai interaksi sosial sekaligus membangun industri game.
  • Founder Aftermath Apes mengatakan Aftermath Apes sengaja menggunakan platform metaverse milik Aftermath Island lantaran teknologi canggih yang digunakan oleh perusahaan.

Komunitas NFT Aftermath Apes baru saja menjalin kerja sama dengan platform realitas virtual, yaitu Aftermath Islands Metaverse. Platform yang terdiri dari koleksi 4.000 non-fungible token (NFT) di jaringan blockchain Ethereum (ETH) itu membeli sebidang tanah di Aftermath Islands sebagai bagian dari rencana untuk memulai interaksi sosial sekaligus membangun industri game.

Pulau virtual yang baru saja dibeli itu merupakan salah satu lahan private yang ada di metaverse Aftermath Islands. Founder Aftermath Apes, Ala Maslat, mengatakan Aftermath Apes sengaja menggunakan platform metaverse milik Aftermath Island lantaran teknologi canggih yang digunakan oleh perusahaan.

Di samping itu, Maslat menambahkan pula pengembangan metaverse merupakan evolusi tahap berikutnya untuk melakukan utilitas proyek NFT.

Aftermath Apes NFT
Potret Aftermath Apes NFT | Sumber: Situs resmi Aftermath Apes NFT

“Tidak ada utilitas yang lebih baik untuk diberikan pada para pemegang NFT selain menawarkan peluang untuk menciptakan utilitasnya sendiri yang sesuai dengan hasrat dan minat di tanah mereka sendiri. Lewat kerja sama dengan Aftermath Islands, kami percaya diri dapat memberikan nilai dan utilitas secara maksimal bagi komunitas,” katanya.

Dalam roadmap pengembangan proyek, dengan masuknya Aftermath Apes ke metaverse menandakan bahwa platform tersebut juga sudah siap untuk mengembangkan game serta melakukan upaya untuk memonetisasi platform lewat aktivitas dan interaksi yang terjalin.

Setiap pemegang NFT Aftermath Apes mendapatkan kesempatan untuk membeli tanah virtual yang ada di dalam pulau tersebut. Maslat mengklaim dalam penjualan tahap awal yang sudah dilakukan, proyek tersebut berhasil mendapatkan respon postif dari masyarakat.

Managing Director Aftermath Island Metaverse, David Lucath, menuturkan bahwa kerja sama dengan Aftermath Apes merupakan bentuk dukungan terhadap lingkungan multi-chain yang immersive.

“Kami terus menjajaki kemitraan dan kerjasama dengan berbagai pihak untuk terus mengembangkan platform metaverse ini menjadi lebih bernilai,” jelasnya.

Aftermath Islands Metaverse
Aftermath Islands Metaverse

Sebagai catatan, Aftermath Islands Metaverse merupakan perusahaan asal Barbados yang 50% sahamnya dimiliki dan dikendalikan oleh Oasis Digital Studios Limited, yakni entitas usaha dari Liquid Avatar Technologies.

Lux Lions Ramaikan Aftermath Islands

Platform NFT lain yang juga menggandeng kerja sama dengan Aftermath Islands adalah Lux Lions. Proyek aset digital yang terdiri dari koleksi NFT blue-chip dari 10.000 aset bertemakan singa itu sudah membeli tanah virtual sebanyak 5.000 plot.

Potret NFT Lux Lions

Tanah virtual yang dinamakan Lux Lions Oasis itu juga ditawarkan pada pengguna NFT Lux Lions untuk bisa memiliki dan mengembangkan lahan virtualnya secara mandiri.

Tidak hanya itu, untuk lebih meramaikan pulau digitalnya, Lux Lions juga sudah menggandeng kerja sama dengan komunitas decentralized autonomous organization (DAO) yang fokus pada sepak bola, yaitu Bored Ape Football Club (BAFC). Sebagai bentuk selebrasi, keduanya bakal meluncurkan stadion profesional di metaverse, yang juga menandai masuknya BAFC ke metaverse.

Perwakilan Lux Lions, RVW mengatakan saat ini Lux Lions fokus pada visi untuk menjadi proyek metaverse pertama berbasis XRP yang bisa memberikan pengalaman bermain game pada para pengguna.

“Dengan masuk ke metaverse kami bisa memberikan utilitas tak tertandingi bagi pengguna sekaligus membuka jalan bagi proyek metaverse di masa depan,” jelasnya.

Sejak peluncurannya pertama kali di Mei 2022, proyek NFT Lux Lions mendapat tanggapan positif dari para pengguna. Terlihat dari penjualan 2.500 token yang berlangsung hanya dalam waktu 35 jam.

Satu dari Lima Tren Teknologi Teratas adalah Metaverse

Konsultan riset Gartnet menyebutkan bahwa metaverse merupakan salah satu dari lima tren teknologi teratas yang muncul di tahun ini. Dana yang dikeluarkan oleh para investor untuk masuk ke metaverse juga diproyeksi bakal tumbuh 5 kali lipat, yaitu dari US$15 miliar menjadi US$73 miliar di 2024 mendatang.

Sementara itu, untuk pasar NFT sendiri, di tahun 2027 mendatang, pasar NFT global diprediksi mampu mencapai US$13,6 miliar. Jumlah tersebut meningkat hampir 5 kali lipat dari pasar NFT tahun ini yang berada di kisaran US$3,0 miliar.

Banyaknya pesohor yang masuk dan mengadopsi NFT, adanya revolusi industri game dan juga permintaan akan karya seni digital menjadi katalis positif dalam pertumbuhan industri NFT.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram Be[In]Crypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.