Bitcoin btc
$ usd

Stablecoin Djed Akhirnya Rilis di Jaringan Cardano

2 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Djed (DJED), overcollateralized algorithmic stablecoin, akhirnya diluncurkan di mainnet Cardano pada hari Selasa (31/1).
  • Stablecoin ini dipator ke dolar Amerika Serikat (USD) dan didukung oleh native token Cardano, yaitu ADA. Selain itu, mereka menggunakan token kripto Shen (SHEN) sebagai cadangannya.
  • Sebagai informasi, Djed adalah produk dari Coti yang menawarkan solusi keuangan terdesentralisasi (DeFi) di blockchain Cardano.

Djed (DJED), overcollateralized algorithmic stablecoin, akhirnya diluncurkan di mainnet Cardano pada hari Selasa (31/1).

Stablecoin ini dipator ke dolar Amerika Serikat (USD) dan didukung oleh native token Cardano, yaitu ADA. Selain itu, mereka menggunakan token kripto Shen (SHEN) sebagai cadangannya.

Sebagai informasi, Djed adalah produk dari Coti yang menawarkan solusi keuangan terdesentralisasi (DeFi) di blockchain Cardano. Stablecoin ini dinilai dapat menjadi sarana baru untuk DeFi hingga pembayaran.

Djed disebut baru saja menyelesaikan audit keamanan yang sukses serta persiapan dan pengembangan selama lebih dari setahun.

Berdasarkan data CoinGecko, harga ADA naik sekitar 7,1% dalam 7 hari terakhir; naik sekitar 3,7% dalam 24 jam terakhir; tetapi turun sekitar 0,5% dalam 1 jam terakhir.

Sekilas Cara Kerja Stablecoin Djed

Stablecoin Djed akan dijamin secara berlebihan sebesar 400% hingga 800%. Jaminan berlebihan itu membuatnya mirip dengan stablecoin DAI yang diterbitkan MakerDAO di ekosistem Ethereum, tetapi memiliki mekanisme mint dan burn seperti algorithmic stablecoin, lainnya seperti TerraUSD (UST) yang telah hancur lebur pada Mei 2022.

Dalam kasus ketika rasio cadangan stablecoin Djed turun di bawah 400%, platform akan mencegah terjadinya burn token SHEN, dan mencetak token DJED baru (karena tidak cukup jaminan dalam cadangan). Bila rasionya melebihi 800%, pengguna tidak akan dapat melakukan mint token SHEN lagi, tetapi mereka masih dapat minting dan burning DJED.

Dalam skenario apa pun, stablecoin Djed diklaim selalu dapat ditebus. Sebagai hasil dari penyediaan likuiditas, para pemegang token kripto SHEN akan memperoleh keuntungan dalam berbagai cara.

Djed Bakal Didukung Aset Bitcoin ‘Imitasi’

Djed diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam 40 aplikasi dalam ekosistem Cardano. Sejauh ini, Djed sudah mendapat dukungan dari decentralized exchange (DEX) MinSwap, Wingriders, dan MuesliSwap. Adapun Bitrue akan menjadi centralized exchange (CEX) pertama yang listing stablecoin DJED dan token kripto SHEN.

Tim Coti sempat menginformasikan bahwa mereka berencana meluncurkan DjedPay, sebuah layanan yang memungkinkan orang-orang menerima pembayaran dalam stablecoin itu.

Selama tahun 2023, Coti akan terus mengembangkan dan menyempurnakan produk mereka. Rencana mereka termasuk menambahkan aset kripto lain selain ADA sebagai jaminan untuk mencetak stablecoin Djed.

Menariknya, mereka berniat menambahkan sejumlah aset terbungkus atau wrapped asset seperti wrapped BTC (WBTC) dan wrapped ETH (WETH) sebagai jaminan untuk mencetak stablecoin Djed di jaringan Cardano. Sebagai informasi, stablecoin UST yang telah hancur juga didukung oleh sejumlah aset selain native token Terra (LUNA / saat ini bernama LUNC) termasuk Bitcoin dan token kripto lainnya.

Berdasarkan pantauan di situs web Djed, Saat ini ada sekitar 10,38 juta stablecoin Djed dengan rasio cadangan mencapai 598%.

Merupakan Perkembangan Terbaru dari Ekosistem Cardano

Kabar ini merupakan salah satu dari serangkaian update dari jaringan Cardano. Hal itu termasuk pengumuman dari co-founder Cardano, Charles Hoskinson, pada 12 Januari lalu yang mengatakan bahwa ekosistem mereka akan berkembang melalui sidechain yang dibuat khusus.

Menariknya pada 23 Januari kemarin, karena anomali, sekitar 50% node di jaringan Cardano terputus dan harus dimulai ulang. Hal itu menyebabkan terjadinya pemadaman jaringan. Ironisnya, hal ini terjadi hanya 1 minggu sebelum peluncuran stablecoin Djed.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai...
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori