Lihat lebih banyak

Telegram Bakal Gelar Lelang Nama Pengguna, Bagaimana Mekanismenya?

3 mins
Oleh David Thomas
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Telegram akan meluncurkan lelang nama domain kedua untuk penggunanya.
  • Pertama-tama, mereka akan melelang nama akun media sosial berisi empat dan lima huruf, dan nama tersebut tidak perlu diperbarui setiap tahunnya.
  • Lelang tersebut akan berlangsung di situs web bernama Fragment.com.
  • promo

Raksasa media sosial Telegram akan melakukan lelang nama akun (username) media sosial dengan empat dan lima huruf yang mirip dengan nama domain. Lelang tersebut akan dilakukan di marketplace yang ada pada blockchain TON.

Telegram dan TON Foundation akan menjadi tuan rumah lelang nama akun media sosial di situs web bernama Fragment.com. Pada lelang tersebut, harga dasar nama akun dengan empat huruf ditetapkan pada 10.000 Toncoin.

Hal yang Perlu Kamu Siapkan untuk Bisa Ikut Lelang Telegram

Pertama-tama, Telegram akan menawarkan nama akun Telegram dengan empat dan lima huruf untuk umum. Selain itu, penggunanya juga nantinya dapat melelang kembali nama akun yang mereka dapatkan. Lelang ini kabarnya akan berlangsung selama seminggu.

TON Telegram domain
Ilustrasi Lelang Username Telegram | Sumber: CoinMarketCap

Terkait proyek tersebut, perwakilan dari TON Foundation, Andrew Rogozov, mengatakan, “Untuk pertama kalinya, pengguna media sosial akan dapat secara transparan membuktikan bahwa mereka memiliki nama akun mereka berkat tokenisasinya di blockchain TON.” 

Untuk mereka yang ingin berpartisipasi dalam pelelangan tersebut bisa mengakses Fragment.com dengan menggunakan Telegram atau aplikasi wallet non-kustodian Tonkeeper dan wallet TON. Dengan catatan, wallet harus berisi Toncoin sebelum pengguna menghubungkannya ke Fragment. Untuk memberikan penawaran, pengguna harus memilih salah satu dari nama akun yang dilelang, memasukkan jumlah tawaran, dan membayarnya. Tawaran siapa pun yang lebih dulu berhasil masuk ke blockchain akan memenangkan lelang, dan peserta lelang akan menerima uangnya kembali, jika tidak menang.

Nama akun tersebut kemungkinan tidak tersedia untuk semua klien Telegram. Namun, perusahaan media sosial tersebut akan segera meluncurkan update ke platform yang ada agar dapat menawarkan dukungan.

DNS TON Pertama Telah Rilis Awal Tahun Ini

Pada tanggal 30 Juni 2022, TON Foundation telah meluncurkan sistem nama domain Web3-nya sendiri, yakni TON DNS. Sistem nama domain Web3 itu memiliki fungsi yang mirip dengan DNS Web2. Sedangkan di Web2 sendiri, sistem nama domainnya mencocokkan alamat Internet Protocol (IP) dengan nama yang dapat terbaca manusia. Jadi, alih-alih mengetikkan alamat IP numerik 172.217.204.10 ke dalam bilah pencarian di peramban web, para pengguna bisa dengan sederhana langsung mengetik Google.com.

Di Web3, alamat crypto wallet setara dengan alamat IP. Biasanya, alamat tersebut terdiri dari serangkaian kombinasi huruf dan angka yang dapat dibagikan oleh sesama pengguna kripto mana pun yang ingin mengirim dana.

Untuk memudahkan transaksi, layanan seperti Ethereum Name Service dan Unstoppable Domains memungkinkan pengguna berbagi alamat seperti web yang dapat dibaca manusia dengan orang yang akan mengiriminya uang.

ENS sendiri akan memungkinkan kamu membuat alamat yang diakhiri dengan .eth, sedangkan Unstoppable Domains memungkinkan kamu untuk memiliki alamat yang diakhiri dengan .crypto, .bitcoin, atau salah satu dari beberapa domain lainnya.

Memungkinkan Pengguna Buat Nama Domain

Saat pertama kali diluncurkan, TON DNS memungkinkan pengguna untuk membuat nama domain yang berakhiran .ton. Seperti halnya nama akun Telegram yang baru tadi, nama domainnya juga disiapkan untuk dilelang, dengan lelang pertama berlangsung pada 30 Juli 2022. Wallet.ton merupakan yang paling mahal, karena berhasil terjual seharga US$260.000. Sementara casino.ton menghasilkan penjualan US$244.000.

Selain itu, developer juga dapat mengajukan penawaran agar smart contract mereka memiliki nama domain khusus. Menurut catatan pada unggahan blog, mereka menyebutkan bahwa Ton adalah nama domain berupa NFT yang dapat disimpan, dijual, ataupun dihadiahkan oleh penggunanya. Pemilik NFT tersebut akan bertanggung jawab untuk membayar sedikit biaya pembaruan tahunan pada smart contract nama domain terkait. Jika tidak, maka domain akan dilelang lagi.

Sebaliknya, nama akun atau ID Telegram baru tidak memerlukan pembaruan. Pada saat publikasi, lelang dengan tawaran minimum tertinggi adalah sebesar 63.000 Toncoin.

Sementara itu, pada saat publikasi, harga TON telah naik 23,49% menjadi US$1,61. Sejauh ini, kapitalisasi pasar TON tepat berada di bawah angka US$2 miliar.

Bagaimana pendapat Anda tentang lelang username Telegram ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori