Lihat lebih banyak

Banjir Progres, Berikut Ini Top 4 Inovasi Terbaru di Sektor DeFi

3 mins
Oleh Harsh Notariya
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Perpetual Protocol meluncurkan Perp V3, sebuah antarmuka ramah pengguna yang mensimulasikan centralized exchange (CEX). Tujuannya untuk memperluas inklusivitas keuangan di sektor DeFi.
  • Frontier besutan Aave DAO sukses mengantongi dukungan penuh dari komunitas. Ini adalah produk baru berupa staking-as-a-service yang bertujuan untuk mendesentralisasikan eksposur staking dan memperkuat keamanan jaringan.
  • Convergence Finance memperkenalkan Tangent, sebuah decentralized exchange (DEX), sementara Polygon mengumumkan AggLayer, sebuah layer agregasi blockchain untuk meningkatkan interoperabilitas.
  • promo

Saat ini, sektor decentralized finance (DeFi) tengah diguyur oleh banyak sekali fitur revolusioner. Para inovator seperti Perpetual Protocol, Aave Decentralized Autonomous Organization (DAO), Convergence Finance, dan Polygon, berada di garis terdepan dalam gelombang inovasi dunia DeFi.

Inovasi DeFi Teranyar: Perp V3 Perpetual Protocol dan Frontier Aave

Perpetual Protocol belum lama ini telah meluncurkan Perp V3. Produk ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan cara mensimulasikan antarmuka mirip centralized exchange (CEX). Selain itu, Smart Liquidity Framework yang ada di dalamnya merupakan fitur utama yang memungkinkan berbagai metode untuk penyediaan likuiditas. Dengan begitu, hal itu memungkinkan berbagai metode on-chain dan off-chain untuk menghasilkan harga yang dapat diperdagangkan.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Perp V3 sebagai pilihan utama bagi pemula DeFi. Anggap saja seperti berdagang di CEX, tetapi Anda sebenarnya berada di dunia DeFi. Ini tentang membuat segalanya begitu mudah, sampai Anda akan bertanya-tanya mengapa sebelumnya terasa sulit. Di sini, kami fokus pada tiga area utama: keamanan, onboarding, dan layanan serba ada,” ungkap Perpetual Protocol.

Sementara itu, Aave DAO telah menyetujui Frontier, sebuah produk staking-as-a-service baru. Adapun misi yang produk ini usung adalah mendesentralisasikan eksposur staking protokol dan memperkuat keamanan jaringan. Secara signifikan, proposal untuk Frontier sendiri telah memperoleh dukungan dengan suara bulat, menerima 100% suara setuju. Dengan demikian, hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan komunitas pada inisiatif ini.

Aave DAO's Voting on Frontier's Implementation
Pemungutan Suara Aave DAO untuk Implementasi Frontier | Sumber: Aave

Convergence Finance Perkenalkan Tangent, dan Polygon Umumkan AggLayer

Convergence Finance telah memperkenalkan Tangent, yakni decentralized exchange (DEX) yang tidak mengandalkan liquidity pool dan sebagai gantinya, mengintegrasikan oracle Curve. Yang menarik, versi pertama Tangent ini menawarkan fitur pasar spot di mana pengguna dapat membuat perpetual market order (PMO) dan limit order (LO). Tak berhenti sampai di situ, rencana mereka ke depannya juga termasuk pengembangan marketplace bond-as-a-service dan pasar opsi.

Tak mau ketinggalan, Polygon siap meluncurkan AggLayer, yakni layer agregasi blockchain yang berfokus pada penyatuan likuiditas. Lapisan inovatif ini bertugas menghubungkan berbagai blockchain yang berbeda menggunakan zero-knowledge (ZK) proof, dengan Ethereum sebagai lokasi untuk menyelesaikan transaksi.

“Seperti halnya penemuan TCP/IP, yang menciptakan internet terpadu bebas hambatan, layer agregasi, atau AggLayer, menyatukan lanskap blockchain yang terpecah-pecah menjadi sebuah chain L1 dan L2 yang diamankan dengan ZK dan terasa seperti chain tunggal,” kata Polygon.

Alhasil, AggLayer ini mampu merepresentasikan kemajuan besar menuju ekosistem DeFi yang lebih terpadu. Hal ini menggambarkan komitmen Polygon dalam rangka meningkatkan interoperabilitas serta efisiensi di sektor blockchain. Namun, terlepas dari pengumuman ini, harga Polygon (MATIC) justru telah mencatat penurunan sebesar 0,5%.

Polygon (MATIC) Price
Harga Polygon (MATIC) di Januari 2024 | Sumber: BeInCrypto

Serangkaian inisiatif-inisiatif ini menandai fase penting dalam evolusi DeFi. Mereka menunjukkan komitmen terhadap inovasi, keamanan, dan inklusivitas. Antarmuka Perpetual Protocol yang ramah pengguna, model staking Aave DAO, DEX unik besutan Convergence Finance, dan AggLayer dari Polygon, semuanya melambangkan fenomena kemajuan di sektor DeFi. Pada gilirannya, kemajuan ini tidak hanya menguntungkan platform yang bersangkutan, tetapi juga seluruh komunitas DeFi.

Seiring dengan berkembangnya DeFi, inovasi-inovasi ini akan menggaet minat khalayak luas. Mulai dari investor yang sudah ahli hingga pemula, selalu ada sesuatu untuk semua orang. Fokus pada pengalaman pengguna, keamanan, dan produk yang beragam menunjukkan bahwa DeFi berpotensi menjadi arus utama di masa depan.

Bagaimana pendapat Anda tentang 4 inovasi anyar di sektor DeFi ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Mei 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori