Justin Sun menyatakan bahwa TRON menargetkan menjadi “jaringan tahan kuantum pertama di dunia,” dengan rencana meluncurkan infrastruktur yang aman dari kuantum pada tahun 2026.
Walaupun komputasi kuantum terus berkembang, ancamannya terhadap sistem kriptografi masih bersifat teoretis hingga saat ini. Meski begitu, jaringan blockchain terkemuka sudah mulai mengambil langkah awal untuk mengurangi potensi risiko yang dibawa oleh kemampuan kuantum di masa depan.
Justin Sun Bertaruh pada Ketahanan Kuantum untuk Masa Depan TRON di Era AI
Dalam unggahan di X, Sun mengungkapkan bahwa TRON akan mengaktifkan jaringan tahan kuantum di testnet pada kuartal 2 tahun 2026. Peluncuran di mainnet direncanakan pada kuartal 3 tahun 2026. Ia menyebut rencana upgrade ini sebagai “jaringan tahan kuantum pertama di dunia.”
“Sebagai pendiri salah satu aset kripto utama, kita sebaiknya, selain fokus pada manfaat aplikasi AI, memperhatikan juga risiko yang muncul dari perkembangan AI. Dekripsi dengan komputasi kuantum adalah kunci utamanya,” papar dia.
Sun menilai infrastruktur tahan kuantum menjadi syarat utama di era AI, karena risiko dekripsi membuat keamanan pasca-kuantum sebagai “tuntutan utama.” Ia juga menegaskan bahwa dana pengguna di jaringan akan tetap aman di era yang didorong oleh AI.
Berlangganan ke YouTube kami agar bisa menyaksikan pemimpin dan jurnalis berbagi pandangan ahli
Pengumuman dari TRON ini hadir di saat beberapa chain besar juga bergerak di jalur yang sama. Pada bulan Maret, pengembang dari Ethereum Foundation meluncurkan situs web Post-Quantum Ethereum.
Tim memproyeksikan upgrade protokol layer-1 (L1) dapat selesai pada tahun 2029. namun, migrasi penuh untuk eksekusi layanannya diperkirakan masih memerlukan beberapa tahun lagi. Solana Foundation bahkan sudah selangkah lebih maju dengan menerapkan tanda tangan digital pasca-kuantum di testnet.
Di luar layer chain, CEO Coinbase, Brian Armstrong, mengumumkan pembentukan dewan penasihat independen pada Januari 2026 yang akan fokus pada komputasi kuantum serta keamanan blockchain.
Sementara itu, raksasa mesin pencari Google juga sudah menetapkan jadwalnya bulan lalu, dengan target migrasi ke kriptografi pasca-kuantum (PQC) pada tahun 2029.
Apakah TRON sanggup memenuhi target pada kuartal 3 akan menentukan seberapa serius jaringan pesaing menghadapi ancaman ini di tahun ini. Untuk saat ini, persaingan terjadi di berbagai chain.





