Lihat lebih banyak

Babel Finance Berniat Luncurkan Proyek Stablecoin untuk Atasi Kerugian US$766 Juta

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Babel Finance dikabarkan berniat menerbitkan aset kripto baru berbentuk stablecoin untuk menyelesaikan krisis keuangan yang mereka alami.
  • Stablecoin bernama Hope itu awalnya menggunakan Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH) sebagai jaminan, serta mempertahankan nilainya mendekati 1 dolar Amerika Serikat (USD) melalui insentif arbitrase bagi para trader.
  • Menurut laporan Bloomberg, rencana itu mengusulkan pembayaran utang kepada kreditur dengan pendapatan yang dihasilkan dari proyek DeFi baru yang menerbitkan Babel Recovery Coins.
  • promo

Babel Finance, crypto lending platform yang ikut mengalami krisis pada crypto winter 2022, dikabarkan berniat menerbitkan aset kripto baru berbentuk stablecoin untuk menyelesaikan krisis keuangan yang mereka alami.

Yang Zhou, co-founder dan direktur tunggal di Babel Finance, berencana untuk mengajukan moratorium perlindungan ke pengadilan tinggi singapura. Pihaknya meminta kreditur untuk tidak mengambil tindakan lebih lanjut terhadap Babel hingga 6 bulan ke depan karena meminta persetujuan mereka pada sebuah rencana restrukturisasi.

Bloomberg pada hari Senin (6/3) melaporkan bahwa rencana itu mengusulkan pembayaran utang kepada kreditur dengan pendapatan yang dihasilkan dari proyek keuangan terdesentralisasi (decentralized finance / DeFi) baru yang menerbitkan Babel Recovery Coins.

Yang Zhou, yang telah melanjutkan kepemimpinan Babel Finance setelah sebelumnya mengundurkan diri, berencana untuk membangun proyek DeFi dalam proses restrukturisasi perusahaan. Proyek itu disebut Hope, dengan beberapa mantan karyawan Babel Finance di Hong Kong.

Stablecoin bernama Hope itu awalnya menggunakan Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH) sebagai jaminan, serta mempertahankan nilainya mendekati 1 dolar Amerika Serikat (USD) melalui insentif arbitrase bagi para trader.

Babel Finance Alami Kerugian US$766 Juta

Babel Finance

Sebagai pengingat, Babel Finance mulai mengalami krisis pada Juni 2022. Mereka mengalami defisit order-book sebesar US$766 juta menggunakan dana pelanggan.

Dokumen dari Babel menuduh bahwa co-founder mereka yaitu Wang Li, yang dicopot dari kepemimpinan perusahaan pada Desember 2022, bertanggung jawab atas kerugian itu.

“Aktivitas perdagangan yang berisiko tampaknya hanya diinstruksikan oleh Wang Li,” bunyi dokumen tersebut.

Wang Li mengaku bahwa dia mengetahui pengajuan pengadilan yang dilakukan Babel, tetapi tidak memberikan komentar tambahan.

Babel memperkirakan BTC, ETH, dan jumlah token kripto lainnya senilai US$524 juta yang dimiliki oleh perusahaan dan pelanggan, hilang akibat aktivitas perdagangan Wang Li. Sementara US$224 juta lainnya juga hilang ketika rekanan Babal melikuidasi jaminan mereka setelah tidak dapat memenuhi margin call dalam jumlah besar.

Kena Efek Domino Crypto Crash 2022

Didirikan pada tahun 2018, Babel Finance memulai dengan melayani para Bitcoin mining Cina yang saat itu sedang berkembang dan dengan cepat tumbuh menjadi salah satu perusahaan pemberi pinjaman kripto terbesar di Asia.

Pada Mei 2022, beberapa minggu sebelum Babel mengumumkan menelan kerugian besar selama penurunan market kripto, mereka menyelesaikan putaran pendanaan US$80 juta dengan valuasi perusahaan mencapai sekitar US$2 miliar.

Investor utama dalam putaran itu termasuk Jeneration Capital dan 10T Holdings, serta existing investor Dragonfly Capital dan BAI Capital. Investor lainnya yang terlibat meliputi Circle Ventures (lengan investasi Circle Internet Financial yang merupakan salah satu entitas penting di balik stablecoin USD Coin atau USDC) dan sejumlah kantor keluarga (family offices) di kawasan Asia-Pasifik.

Lalu pada Juni 2022, Babel Finance mengumumkan bahwa mereka menangguhkan penarikan bagi para pelanggan.

“Baru-baru ini, market kripto menyaksikan fluktuasi yang amat besar dan beberapa institusi dalam industri ini telah mengalami peristiwa perilaku berisiko. Melihat situasi seperti saat ini, kami menghadapi tekanan likuiditas yang tidak biasa. Kami sedang berkomunikasi erat dengan seluruh pihak terkait mengenai tindakan yang kami ambil guna melindungi pelanggan kami dengan lebih baik,” tulis pihak Babel pada saat itu.

Dalam perkembangannya, crypto exchange Zipmex yang berbasis di Asia Tenggara turut menghentikan sementara layanan fitur penarikan dana mereka pada Juli 2022. Rupanya, entitas itu memiliki eksposur terhadap krisis yang sebelumnya menimpa crypto lending platform Celsius Network dan Babel. Zipmex disebut telah menyetorkan dana senilai US$5 juta di Celsius dan di Babel sebesar US$48 juta.

Lebih lanjut, Genesis, broker kripto yang merupakan anak perusahaan Digital Currency Group (DCG), pada 20 Januari akhirnya mengajukan perlindungan kebangkrutan. Dalam hal ini, Babel menjadi kreditur terbesar ketiga Genesis yang bernilai US$150 juta.

Bagaimana pendapat Anda tentang niatan Babel Finance membuat stablecoin baru untuk mengatasi kendalanya? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori