Lihat lebih banyak

Bappebti: Pendirian Bursa Kripto untuk Lindungi Masyarakat

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Bappebti mengungkapkan bahwa kehadiran Bursa Kripto dimaksudkan agar bisa melindungi dan mengedukasi masyarakat terkait perdagangan kripto.
  • Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengonfirmasi bahwa sebelum Juni, Bursa Kripto Indonesia siap meluncur.
  • Bursa Kripto Indonesia nantinya hanya akan menjalankan fungsi sebagai pengawas perusahaan aset kripto.
  • promo

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), selaku lembaga regulator bagi perusahaan kripto di Indonesia, mengungkapkan bahwa kehadiran Bursa Kripto yang tengah dikebut peluncurannya bertujuan agar bisa melindungi dan mengedukasi masyarakat terkait perdagangan kripto.

Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan saat ini, Bappebti tengah berupaya merampungkan pendirian bursa kripto, lembaga kliring, dan lembaga kustodian.

Didit mengakui bahwa proses yang berjalan memang cukup panjang. Meski Bappebti bertindak sebagai regulator, namun mereka tidak bisa berjalan sendiri. Proses dengar pendapat dari ahli, kementerian ataupun lembaga pemerintah terkait tata kelola perdagangan aset kripto ke depannya terus dilakukan secara dinamis. Dengan begitu, kehadiran Bursa Kripto tersebut nanti dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

“Masukan juga diperlukan karena adanya transisi pengawasan dari Bappebti ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK),“ jelasnya dalam keterangan resmi.

Harus diakui, proses pendirian Bursa Kripto berjalan cukup alot. Targetnya terus mundur dari sejak posisi kepala Bappebti masih diduduki oleh Sidharta Utama. Sebelumnya, Sidharta menargetkan bahwa Bursa Kripto bakal hadir di paruh kedua tahun 2021. Namun, kemudian proyeksi tersebut kembali molor.

Kepala Bappebti selanjutnya, yaitu Indra Wisnu Wardhana, menargetkan entitas baru tersebut bisa hadir dan beroperasi di akhir tahun 2021. Hingga waktu yang ditentukan tiba, targetnya malah kembali mundur.

Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, menjanjikan bahwa pada semester pertama tahun 2022, Bursa Kripto akan terbentuk. Sayangnya, sampai dengan akhir tahun kemarin, peluncuran Bursa Kripto tidak kunjung juga terjadi.

Walau demikian, di tahun ini, optimisme peluncuran Bursa Kripto mulai tampak. Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengonfirmasi bahwa sebelum Juni, Bursa Kripto siap meluncur. Selain itu, Didid juga mengakui bahwa hal itu sudah masuk dalam rencana kerja tahun 2023 Bappebti.

Bursa Kripto Bisa Lakukan Pembatasan

Bursa Kripto Indonesia

Ariston Tjendra, salah seorang pengamat komoditas, mengungkapkan bahwa dengan hadirnya bursa kripto, bisa lebih melindungi para investor kripto. Pasalnya, para regulator mampu menghentikan perdagangan untuk aset kripto tertentu saat pasar sedang bergerak luar biasa, khusus di crypto exchange lokal.

Meski begitu, memang hal tersebut tidak bisa menghentikan perdagangan di crypto exchange lain di negara yang berbeda. Tetapi, paling tidak, kebijakan tersebut akan mencegah investor untuk masuk ke pasar perdagangan hingga kondisi stabil.

Perlu diingat, kehadiran bursa kripto juga tidak berhubungan dengan stabilitas harga aset kripto. Lembaga tersebut hanya akan menjalankan fungsi sebagai pengawas perusahaan aset kripto.

Sukses Gelar Bulan Literasi Aset Kripto di Februari 2023

Membincang soal industri kripto di Tanah Air, pada 28 Februari kemarin, Bappebti baru saja menutup kegiatan “Bulan Literasi Aset Kripto”. Gelaran yang berlangsung selama 1 bulan itu diklaim sukses menjaring 83.662 peserta yang tersebar di 7 provinsi; mulai dari DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Bali.

Didid menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan bersama dengan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) itu berhasil membuka wawasan masyarakat Indonesia, khususnya kaum milenial dan generasi Z, terhadap perkembangan industri aset kripto.

Di samping itu, penting bagi masyarakat untuk bisa memahami sifat dan karakteristik aset kripto. Sehingga, mereka pun bisa memanfaatkannya secara optimal dan mencegah terjadinya kerugian.

“Sesuai sifatnya, nilai aset kripto sangat volatil. Pergerakannya bisa melonjak ataupun ambruk secara drastis dalam kurun waktu yang cepat atau mengandung risiko tinggi,“ tambah Didid.

Menurut Didid, hal lain yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah adaptasi dalam mengikuti perkembangan perdagangan kripto. Hal itu termasuk regulasi dan aturan lain guna mengatur ekosistem penyelenggaraan aset kripto yang wajar dan adil.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori