Lihat lebih banyak

BitBoy Crypto: Kisah Influencer Kripto Ben Armstrong yang Didepak Merek Sendiri

6 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Kehidupan bisa naik turun. Influencer kripto terkenal dengan jutaan pengikut bisa saja kehilangan nama brand yang susah payah dia promosikan sendiri. Inilah kisahnya Ben Armstrong, sang pendiri BitBoy Crypto. Baca terus untuk memahami kontroversi sang YouTuber ini hingga upayanya untuk bangkit setelah dipecat dari perusahaannya sendiri.

Beli Crypto di Exchange Terbaik

Hadiah hingga US$30.000

Trading dengan fitur lengkap
Hadiah hingga US$30.000
Buka ByBit www.bybit.com
Aset Kripto 470+
Biaya Trading 0,1%
Benefit VIP Fee 0%

Beli Crypto Pakai Rupiah

Biaya Trading Gratis
Beli Crypto Pakai Rupiah
Buka OKX www.okx.com
Aset Crypto 350+
Biaya Trading Gratis (waktu terbatas)
Bonus Ajak Teman hingga $10.000

Bonus USDT 3200

Trading, Leverage, Earn
Bonus USDT 3200
Buka KuCoin www.kucoin.com
Aset Crypto 700+
Biaya Trading 0,1%
Benefit Fee Diskon 20% dengan KCS

Siapakah Ben Armstrong BitBoy Crypto?

Ben Armstrong adalah seorang influencer kripto dan YouTuber yang terkenal sebagai BitBoy Crypto. Dia memiliki lebih dari 3,3 juta subscriber di YouTube BitBoyCryptoChannel per Agustus 2023 dan lebih dari 2 juta pengikut di Twitter (X). Dia juga pendiri BitBoy Crypto, High Throughput Productions, dan HIT Network.

Armstrong pertama kali berinvestasi di Bitcoin pada tahun 2013 dan sejak itu memperluas portofolionya dengan mencakup berbagai aset digital. Dia terkenal karena pandangannya yang bullish terhadap cryptocurrency dan analisis pasarnya yang mendalam.

Pada Agustus 2023, Armstrong dikeluarkan dari BitBoy Crypto oleh perusahaan induknya, BJ Investment Holdings. Perusahaan mengutip masalah seputar penyalahgunaan narkoba dan kerugian finansial pada karyawan sebagai alasan keputusan tersebut. Armstrong membantah tuduhan tersebut dan telah mengajukan gugatan terhadap perusahaan.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Armstrong tetap menjadi tokoh populer di komunitas kripto. Dia terus memproduksi konten di YouTube dan Twitter, dan dia juga meluncurkan channel baru yaitu Ben Armstrong Crypto.

Influencer kripto Ben Armstrong didepak dari brand BitBoy Crypto yang ia bangun
Influencer kripto Ben Armstrong didepak dari brand BitBoy Crypto yang ia bangun

Apa yang dilakukan BitBoy Crypto?

BitBoy Crypto adalah saluran dan merek YouTube yang pendirinya adalah Ben Armstrong. Channel ini menyediakan berita, analisis, dan komentar tentang pasar mata uang kripto. BitBoy Crypto juga menawarkan layanan berlangganan yang menyediakan akses ke konten eksklusif, seperti sinyal trading dan laporan riset.

Bagi pemula, brand yang punya logo mirip Bitcoin dobel ini juga menawarkan edukasi melalui kursus tentang cryptocurrency dan teknologi blockchain. Kemudian, buat trader baru, live trading dan webinar dari BitBoy juga banyak memberikan insight. Terakhir, mereka juga bekerja sama dengan produk dan layanan cryptocurrency melalui sponsorship dan marketing.

Beli Crypto

Kisah mulainya channel YouTube BitBoy Crypto

Ben Armstrong menggambarkan kisah latar belakang yang dramatis. Menurut pengakuannya, dia pernah kecanduan narkoba selama beberapa tahun. Lalu, suatu hari di tahun 2007 dia mengalami kecelakaan lalu lintas saat mabuk dan berakhir dengan urusan polisi. Setelah mengalami perawatan di rumah sakit, dia mengikuti program rehabilitasi selama 10 bulan. Akhirnya ia sadar untuk meninggalkan narkoba, memulai sebuah keluarga dan mendapatkan pekerjaan sebagai konselor kecanduan.

Selanjutnya, dia secara kebetulan melakukan pembelian Bitcoin pada 2012. Pada awalnya, dia menggunakan BitInstant milik Charlie Shrem dan kehilangan Bitcoin dalam peretasan Mt. Gox. Kemudian, pada tahun 2013 dia menjual 6 BTC dari sebagian portofolionya saat sedang menggunakan WiFi di McDonalds lokal. Di situ, dia menghasilkan keuntungan sekitar US$1.700, padahal nilainya akan lebih dari US$100.000 saat ini.

Baru pada tahun 2017, ketika pasar kripto sedang naik daun, dia menjadi tertarik pada hal tersebut secara full time. Sehingga, akhirnya dia memutuskan pada tahun 2018 untuk mulai membuat konten video. Awalnya, idenya bukanlah membuat video berita informasi melainkan sebagai animasi. “BitBoy dan Hodl” seharusnya menjadi karakter pahlawan super kripto. (Sebagai informasi, HODL adalah bahasa gaul kripto yang berarti bertahan dalam investasi jangka panjang.)

Periode tahun 2018 ini bertepatan dengan musim dingin kripto, yaitu masa ketika banyak aset tiba-tiba menjadi sangat murah dan, ia memperkirakan, akan naik. Hanya sedikit orang yang membeli atau bahkan memperhatikannya.

Tapi, prediksi BitBoy terbukti benar pada tahun 2020 dan 2021. Saat itu, lockdown akibat virus corona membuat orang berbondong-bondong beralih ke kripto dan membuat nilainya meroket. Perusahaan BitBoy berkembang, dan Armstrong membeli ruang studio di dekat rumahnya di Acworth, sekitar 45 menit di utara pusat kota Atlanta.

Kontroversi BitBoy

Memang Ben Armstrong telah menarik hati banyak penggemar, tetapi dia bukanlah tanpa kritik. Ada yang bilang profesi sebagai influencer kripto itu memiliki konflik kepentingan, dan masalah kode etik. Apalagi, latar belakang YouTuber ini juga bukanlah sebagai profesional keuangan berlisensi.

Tak hanya itu, menggunakan jangkauan platform media sosial, Ben Armstrong beberapa kali menghina secara terbuka tokoh-tokoh terkenal. Targetnya termasuk Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde, hingga Gary Gensler, selaku Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat (AS).

Saat kehancuran FTX Group pada November 2022, Ben Armstrong juga melontarkan kritik keras. Bahkan, ia sempat mencari Sam Bankman-Fried (SBF) di Bahama sebelum pendiri FTX itu diekstradisi ke Negeri Paman Sam.

Ben Armstrong juga sempat bertikai dengan Ryan Sean Adams (RSA), co-founder podcast dan newsletter Bankless.

Terbaru, dia terancam ditahan karena enggan muncul saat persidangan. Masalahnya, dia harus menjalani sidang karena dugaan melecehkan seorang pengacara bernama Adam Moskowitz. Pengacara itu menuntut Sang BitBoy karena tuduhan meninggalkan pesan suara yang penuh dengan cacian.

Moskowitz adalah pengacara untuk kelompok investor yang menuntut sejumlah selebriti karena bekerja dengan FTX, termasuk Ben Armstrong. Armstrong dan lainnya menghadapi tuduhan mempromosikan crypto exchange FTX dan menyesatkan investor tanpa mengungkapkan kompensasi. Tapi Armstrong menepisnya dan mangkir untuk datang ke persidangan.

Pada tanggal 5 Juni 2023, Armstrong mengumumkan bahwa dia mengakhiri kemitraannya dengan pembuat koin meme kontroversial, ben.eth. Hal ini terjadi setelah mereka merilis memecoin BEN secara kolaboratif di tengah tuduhan rug pull.

Kekayaan Ben Armstrong BitBoy Crypto

Pada tahun 2022, ia diperkirakan memiliki kekayaan bersih lebih dari US$10 juta, yang ia kumpulkan melalui investasi awalnya di berbagai Cryptocurrency. Namun, jumlah ini turun drastis pada akhir tahun 2022 hingga 2023 karena pasar telah turun secara signifikan, dan kekayaan bersihnya saat ini diperkirakan sekitar US$8 juta.

Mulai Investasi Crypto

Ben Armstrong dipecat

Kini, sang pendiri BitBoy Crypto tidak lagi menjadi bagian dari brand tersebut sejak 28 Agustus 2023. BJ Investment Holdings, perusahaan induk dari Hit Network, mengumumkan bahwa mereka mengambil tindakan hukum tegas menghapus influencer kripto itu dari perusahaan dan brand BitBoy Crypto.

Alasannya, Ben Armstrong kambuh lagi dalam penyalahgunaan narkoba. Namun, banyak pengamat yang menebak masalahnya datang akibat Ben mempromosikan koin meme yang terindikasi pennipuan rug pull.

Armstrong melalui akun pribadinya, mengakui adanya konflik internal di dalam perusahaan. Namun, dia tidak membenarkan tuduhan penggunaan narkoba itu dan sudah mengajukan tuntutan hukum terhadap perusahaan.

Meski telah hengkang, Armstrong yakin pengaruhnya sebagai penggerak merek tidak akan hilang begitu saja. Dengan permasalahan yang Ben Armstrong hadapi, komunitas BitBoy Crypto yang bernama BitSquad pun memberikan dukungan.

BitBoy is Dead

Pertikaian BitBoy pun memaksa Ben Armstrong untuk menyatakan bahwa BitBoy sudah mati. Demikian juga dengan pendukungnya yaitu BitSquad.

BitBoy is Dead. BitSquad is Dead

Ben Armstrong – Pendiri BitBoy Crypto

Akan tetapi, Ben Armstrong yang kini berusia 40 tahun tersebut dan mengaku bukan bocah lagi mengejek nama Boy tidak cocok lagi baginya. Dia pun membuat channel YouTube baru bernama Ben Armstrong Crypto dengan komunitasnya bernama BEN Nation.

Dalam saluran baru tersebut, dia sudah mendapat sekitar 10 ribu pengikut dalam kurang dari 12 jam. Sementara itu, video pertamanya sudah ditonton belasan ribu kali. Inilah bukti bahwa influencer crypto tersebut masih bersemangat untuk kembali membuat konten dan mendatangkan uang.

Kesimpulan

Ben Armstrong adalah sosok yang kontroversial, namun ia juga salah satu influencer kripto paling sukses di dunia. Karyanya telah membantu mendidik dan memberi informasi kepada jutaan orang tentang mata uang kripto.

Meski ironisnya, dia harus berpisah dari brand BitBoy Crypto yang dia bangun, Armstrong masih berupaya untuk berkarya dan memberikan kontribusi bagi industri ini.

Pertanyaan yang sering muncul

Siapakah BitBoy Crypto?

Apakah BitBoy Crypto terpercaya?

Dari mana BitBoy Crypto mendapatkan kekayaannya?

Mengapa Ben Armstrong dipecat dari BitBoy Crypto?

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Prioritas kami adalah menyediakan informasi berkualitas tinggi. Kami meluangkan waktu untuk mengidentifikasi, meriset, dan membuat konten edukasi yang sekiranya dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menerima komisi dari para mitra kami untuk penempatan produk atau jasa mereka dalam artikel kami, supaya kami bisa tetap menjaga standar mutu dan terus memproduksi konten yang luar biasa. Meski demikian, pemberian komisi ini tidak akan memengaruhi proses kami dalam membuat konten yang tidak bias, jujur, dan bermanfaat.

foto-profil-hanum.png
Hanum Dewi
Hanum Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang menarik dan informatif di berbagai topik. Melengkapi kemampuan menulisnya, dia juga selalu mengikuti tren dan perkembangan terbaru di industri cryptocurrency, DeFi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori