Lihat lebih banyak

Cara Pakai Ballet Crypto Card: Dompet Bitcoin Termudah

9 mins
Diperbarui oleh Hanum Dewi
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ketika berinvestasi dalam cryptocurrency, kamu sebagai investor tentu ingin mencari tempat penyimpanan aset yang aman. Jenis penyimpanan cold wallet crypto menjadi pilihan buat investor jangka panjang. Dari berbagai jenis crypto wallet, salah satu pilihannya adalah Ballet Crypto Card yang memiliki bentuk fisik seperti kartu kredit. Dompet untuk menyimpan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya ini sangat sederhana dan cocok buat investor pemula, meski tidak punya fitur selengkap hardware wallet Ledger atau Trezor. Simak ulasan mengenai Ballet Crypto Card berikut ini.

Apa itu Ballet Wallet Crypto Card?

Ballet Wallet Crypto Card adalah dompet kripto fisik yang dirancang untuk menyederhanakan dan memudahkan penggunaan mata uang kripto. Pendiri Ballet Wallet adalah Bobby Lee, yang juga pendiri BTCC salah satu Bitcoin exchange terbesar di China. Dompet ini memiliki bentuk kartu fisik yang mirip dengan kartu debit atau kredit konvensional.

Ballet Wallet Crypto Card menyediakan solusi yang aman dan mudah bagi pengguna yang tidak memiliki keahlian teknis dalam kriptografi atau teknologi blockchain. Kartu ini memiliki fitur unik di mana kunci pribadi kripto (private key) tercetak secara fisik pada kartu tersebut. Pengguna dapat mengimpor mata uang kripto ke dalam dompet dengan memindai kode QR yang ada di kartu menggunakan aplikasi seluler Ballet.

Dengan Ballet Wallet Crypto Card, pengguna dapat menyimpan dan mengelola beberapa jenis mata uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan lainnya. Dompet ini juga mendukung transaksi dengan mudah melalui antarmuka pengguna yang sederhana dan intuitif. Keamanan adalah salah satu fokus utama Ballet Wallet, dan mereka mengklaim bahwa kartu fisik ini membantu melindungi kunci pribadi pengguna dari serangan jaringan dan peretasan.

Beli Crypto Wallet

Siapa Pendiri Ballet Wallet?

Pendiri dan CEO Ballet adalah Bobby Lee, seorang pengusaha di industri cryptocurrency yang juga saudara dari pendiri Litecoin Charlie Lee. Dia mendirikan startup keduanya, Ballet, pada awal 2019. Bobby Lee terkenal karena menjadi salah satu pendiri BTCC – bursa Bitcoin pertama di China – dan sering muncul di jaringan berita CNBC sebagai analis cryptocurrency.

Ballet bertujuan untuk mendorong adopsi global Bitcoin dengan membuat mata uang kripto tersedia untuk semua orang. Perusahaan ini berpusat di Las Vegas, Nevada. Pada tahun 2019, perusahaan berhasil mengumpulkan sekitar $5 juta dalam seed funding, dengan Ribbit Capital memimpin pendanaan.

Ballet sekarang memproduksi beberapa hardware card wallet, termasuk REAL Series, PURE Series, dan PRO Series. Mereka juga telah memproduksi aplikasi seluler pendamping. Aplikasi Ballet Crypto memungkinkan pengguna Ballet Wallet untuk lebih mudah memperoleh cryptocurrency, memeriksa nilainya di pasar, mengaktifkan mata uang tambahan, dan lain-lain.

Deskripsi Fisik Ballet Crypto Card

Berikut tampilan fisik untuk Ballet Card REAL Series yang paling umum.

1. Public Key (Alamat Publik)

Tampak depan Ballet Crypto Card dengan stiker Alamat Publik. Sumber: ballet.com
Tampak depan Ballet Crypto Card dengan stiker Alamat Publik. Sumber: ballet.com

Sisi depan kartu Ballet menampilkan alamat deposit penyimpanan dingin dalam format kode QR dan teks. Alamat publik ini tercetak di atas stiker yang kokoh dan bisa kamu pindah ke tempat lain. Cukup pindai kode QR untuk mengirim kripto ke penyimpanan dingin. Tidak perlu mengatur atau menginstal apapun.

2. Private Key (Kunci Privat)

Kunci Privat ini terletak di bawah stiker Alamat Publik. Pengguna menghasilkan kunci pribadi lengkap dengan menggabungkan entropi kunci pribadi dan entropi frase sandi di aplikasi. Letakkan Private Key ini di tempat aman yang tidak mudah dilihat orang lain.

Private Key terletak di belakang stiker Alamat Publik dan Passphrase tertutup stiker gosok dalam kartu Ballet Crypto. Sumber: ballet.com
Private Key terletak di belakang stiker Alamat Publik dan Passphrase tertutup stiker gosok dalam kartu Ballet Crypto. Sumber: ballet.com

3. Passphrase (Kata Sandi)

Kata sandi atau passphrase ini terlihat bila kamu menggosok (scratch off) bagian ini. Kunci pribadi lengkap akan muncul saat pengguna pertama kali mengirim pembayaran dari penyimpanan dingin. Hanya gunakan bila kamu ingin mengirimkan crypto dari wallet kamu.

Cara Kerja Ballet Crypto Wallet

Ballet Crypto Card adalah crypto wallet fisik yang memungkinkan kamu menyimpan aset kripto secara offline. Kartu ini terbuat dari stainless steel dan memiliki kode QR di bagian depan yang berisi alamat dompet publik. Untuk mengirim cryptocurrency ke kartu Ballet, kamu hanya perlu memindai kode QR dengan ponsel atau komputer.

Berikut adalah cara kerja kartu crypto Ballet:

  1. Kartu Ballet berisi kunci pribadi cryptocurrency kamu, yang berguna untuk menandatangani transaksi.
  2. Kunci pribadi tersimpan secara offline di kartu, sehingga tidak rentan terhadap peretasan atau serangan online lainnya.
  3. Untuk mengirim cryptocurrency dari kartu Ballet, kamu perlu memindai kode QR (atau mengetik nomor yang tertera) pada kartu dengan ponsel atau komputer Anda.
  4. Ponsel atau komputer kemudian mengirim transaksi ke blockchain, di mana transaksi tersebut diverifikasi dan ditambahkan ke ledger.

Kartu crypto Ballet adalah cara yang aman dan mudah untuk menyimpan cryptocurrency. Mereka tidak terhubung ke internet, sehingga imun terhadap peretasan dan serangan online lainnya. Selain itu, kartu Ballet mudah bagi pemula dan tidak memerlukan pengetahuan teknis untuk mengaturnya.

Cara Pakai Ballet Crypto Card

Sebelum memakai Crypto Card ini, ada baiknya kamu memeriksa fisiknya dengan seksama. Pastikan bahwa segel terkunci dan passphrase belum tergosok. Sementara itu, Alamat Publik sudah terlihat karena bisa diisi tanpa melalui aplikasi, bila kamu ingin memberikan kartu ini sebagai hadiah pada orang lain.

Akan tetapi, bila ingin memakai sendiri, berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan Ballet Crypto Wallet:

  1. Aktivasi: Unduh aplikasi seluler Ballet Wallet dari toko aplikasi resmi (misalnya, App Store untuk perangkat iOS atau Google Play Store untuk perangkat Android) dan instal di perangkat/handphone kamu. Kemudian, ikuti instruksi dalam aplikasi untuk mengaktifkan Ballet Crypto Wallet.
  2. Impor Dompet: Setelah mengaktifkan aplikasi, pindai kode QR yang terdapat pada Ballet Crypto Card menggunakan kamera perangkat seluler. Hal ini akan mengimpor dompet kripto ke dalam aplikasi.
  3. Tambahkan Aset Kripto: Setelah mengimpor dompet, kamu dapat menambahkan aset kripto ke dalam Ballet Crypto Wallet. Pilih opsi “Tambahkan Aset” atau “Tambahkan Koin” di aplikasi dan pilih mata uang kripto yang ingin kamu tambahkan. Ikuti instruksi dalam aplikasi untuk menyelesaikan proses penambahan aset.
  4. Transaksi: Setelah menambahkan aset kripto ke dompet, kamu dapat menggunakan Ballet Crypto Wallet untuk melakukan transaksi. Di dalam aplikasi, pilih opsi “Kirim” atau “Terima” untuk mengirim atau menerima mata uang kripto. Ikuti instruksi yang diberikan dalam aplikasi untuk memasukkan alamat tujuan dan jumlah yang ingin dikirim atau diterima.
  5. Keamanan: Pastikan untuk menjaga Ballet Crypto Card dengan aman. Jaga kartu dalam kondisi yang baik, hindari kerusakan fisik, dan hindari risiko kehilangan atau pencurian. Selalu lindungi data sensitif dengan menggunakan kata sandi atau fitur keamanan lain yang tersedia dalam aplikasi.

Token Crypto Didukung

Kamu dapat memilih salah satu dari cryptocurrency berikut untuk didukung oleh Ballet Wallet secara native, untuk penggunaan langsung tanpa aplikasi:

  • Bitcoin (BTC)
  • Litecoin (LTC)
  • Ethereum (ETH)
  • Cosmos (ATOM)
  • Basic Attention Token (BAT)
  • Dash (DASH)
  • Bitcoin Cash (BCH)
  • Ripple (XRP)
  • Uniswap (UNI)
  • Ravencoin (RVN)
  • Tether (USDT)

Banyak aset kripto lainnya juga dapat masuk ke dalam Ballet Wallet melalui aplikasi pendamping. Ini termasuk semua aset di atas, serta beberapa lainnya, dengan total lebih dari 100 aset kripto. Kamu dapat melihat daftar lengkap dari token dan koin yang didukung di sini.

Keunggulan Ballet Crypto Card

Berikut adalah beberapa keuntungan menggunakan Ballet Wallet Crypto Card:

  1. Keamanan: Ballet Wallet Crypto Card menggunakan pendekatan keamanan yang kuat dengan mencetak kunci pribadi kripto secara fisik pada kartu. Ini membantu mengurangi risiko serangan jaringan atau peretasan yang mungkin terjadi dalam dompet digital biasa. Tidak perlu khawatir tentang peretasan secara online atau virus komputer yang mencuri akses ke mata uang kripto kamu.
  2. Kemudahan Penggunaan: Desain Ballet Wallet Crypto Card menyederhanakan penggunaan mata uang kripto. Pengguna tidak perlu memiliki pengetahuan teknis yang mendalam tentang teknologi blockchain atau kriptografi. Cukup dengan memindai kode QR pada kartu menggunakan aplikasi seluler Ballet untuk mengakses, mengelola, dan melakukan transaksi.
  3. Portabilitas: Kamu dapat membawa kartu ini di dompet, mirip dengan kartu debit atau kredit konvensional. Lantas, kamu dapat mengakses mata uang kripto di mana pun, baik itu di toko fisik atau saat bepergian.
  4. Mata Uang Kripto yang Beragam: Ballet Wallet mendukung beberapa jenis mata uang kripto populer seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan lainnya. Selain itu, juga kartu ini bisa menyimpan beragam jenis NFT.
  5. Tampilan Sederhana: Antarmuka pengguna Ballet Wallet mudah digunakan dan intuitif. Ini cocok bagi pengguna yang baru mengenal kripto tanpa kerumitan teknis yang berlebihan.
  6. Harga Terjangkau: Cold wallet seperti Ballet terbilang cukup terjangkau dengan harga di kisaran US$35. Sebuah investasi yang layak untuk penyimpanan untuk saldo cryptocurrency yang tidak terlalu besar.
Tampilan antarmuka aplikasi Ballet Crypto yang mudah untuk pengguna cryptocurrency pemula. Sumber: ballet.com
Tampilan antarmuka aplikasi Ballet Crypto yang mudah untuk pengguna cryptocurrency pemula. Sumber: ballet.com

Risiko Ballet Crypto Card

Meskipun Ballet Wallet Crypto Card menawarkan beberapa keuntungan, ada beberapa risiko yang perlu jadi pertimbangan:

  1. Kehilangan atau Pencurian Kartu: Karena bentuknya kartu fisik, ada risiko kehilangan atau pencurian kartu tersebut. Jika kartu hilang atau dicuri, orang yang menemukannya dapat mengakses kunci pribadi yang tercetak pada kartu.
  2. Tidak Ada Perlindungan Jaringan: Ballet Wallet Crypto Card mengandalkan keamanan fisik dari kartu itu sendiri. Namun, ini berarti tidak ada perlindungan tambahan dari jaringan blockchain. Jika ada serangan jaringan atau peretasan yang terjadi, risiko kehilangan mata uang kripto masih ada.
  3. Ketidakcocokan Teknologi: Dalam beberapa kasus, ada kemungkinan bahwa Ballet Wallet Crypto Card mungkin tidak kompatibel dengan beberapa platform atau layanan kripto tertentu.
  4. Keterbatasan Fungsionalitas: Ballet Wallet Crypto Card mungkin memiliki keterbatasan dalam hal fungsionalitas dan fitur.
  5. Perubahan Teknologi dan Pembaruan: Dunia kripto terus berkembang dengan cepat, dan teknologi serta kebijakan terkait dapat berubah seiring waktu. Ini dapat menyebabkan perubahan dalam persyaratan atau kebutuhan teknis untuk mengakses dan mengelola mata uang kripto.

Penting untuk mempertimbangkan risiko-risiko ini dan melibatkan penelitian yang cermat sebelum menggunakan Ballet Wallet Crypto Card atau produk sejenis.

Perbandingan Ballet Wallet vs Ledger

Secara umum, Ballet Crypto Card adalah cold wallet yang berupa kunci fisik saja yang tidak terhubung ke internet. Sementara itu, ada bentuk lain cold wallet yang dapat terhubung ke internet seperti Ledger. Kedua jenis ini bisa menjadi pertimbangan sebelum kamu memilihnya. Berikut perbandingannya:

1. Keamanan

Ballet Wallet menggunakan keamanan fisik dengan mencetak kunci pribadi kripto secara fisik pada kartu. Ini memberikan perlindungan dari serangan jaringan dan peretasan online tetapi, risiko hilang atau dicurinya kartu tetap ada. Sementara itu, Ledger Storage menggunakan keamanan kriptografi tingkat lanjut dan teknologi chip terenkripsi. Ini memberikan tingkat keamanan yang tinggi terhadap serangan jaringan dan peretasan fisik.

2. Penggunaan

Ballet Wallet didesain untuk pengguna yang ingin menggunakan kripto dengan mudah tanpa memiliki pengetahuan teknis yang mendalam. Antarmuka pengguna sederhana dan intuitif. Sebaliknya, Ledger Storage untuk pengguna yang lebih teknis dan memiliki pengetahuan mendalam tentang kriptografi dan teknologi blockchain. Memerlukan sedikit pemahaman teknis untuk mengoperasikannya.

3. Portabilitas

Ballet Wallet berbentuk kartu fisik, sehingga pengguna mudah membawa dan menggunakannya di mana saja seperti kartu debit atau kredit. Sedangkan, Ledger Nano juga portabel dan mudah dibawa-bawa, tetapi berbentuk sebagai perangkat USB yang harus terhubung ke komputer atau perangkat seluler.

4. Mata Uang Kripto yang Didukung

Ballet Wallet mendukung beberapa mata uang kripto populer seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan lainnya. Ledger Nano mendukung berbagai mata uang kripto dan token ERC-20 yang populer.

5. Fungsionalitas

Ballet Wallet mungkin memiliki keterbatasan dalam hal fungsionalitas canggih yang dompet kripto digital lainnya miliki. Sementara itu, Ledger Nano menawarkan fungsionalitas canggih seperti pengelolaan multi-aset, dukungan untuk aplikasi dan kontrak pintar, serta fitur keamanan tambahan seperti kode PIN dan verifikasi transaksi secara manual.

Pilihan antara Ballet Wallet dan Ledger Storage tergantung pada preferensi individu dan tingkat keamanan dan fungsionalitas yang dibutuhkan. Jika kamu mencari solusi yang mudah digunakan dan tidak memerlukan pengetahuan teknis yang mendalam, Ballet Wallet mungkin menjadi pilihan yang baik. Namun, jika kamu menginginkan keamanan yang lebih tinggi dan fitur canggih, Ledger Storage mungkin menjadi pilihan yang lebih sesuai. Penting untuk melakukan riset lebih lanjut dan mempertimbangkan kebutuhan pribadi sebelum memilih salah satu dompet kripto.

Cold Wallet Terbaik

Tips Keamanan

Secara keseluruhan, kartu crypto Ballet adalah cara yang aman untuk menyimpan cryptocurrency. Namun, penting untuk menyadari potensi risiko dan mengambil langkah untuk meminimalkannya.

Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga Ballet Crypto Card tetap aman:

  • Simpan kartu di tempat yang aman yang tidak mungkin hilang atau dicuri.
  • Jangan bagikan kata sandi dengan siapa pun.
  • Cadangkan kata sandi di lokasi yang aman.
  • Hati-hati saat menggunakan aplikasi Ballet Crypto.
  • Pastikan perangkat lunak selalu update.

Jika mengikuti tips ini, kamu dapat membantu menjaga kartu Ballet Crypto tetap aman dan terlindungi.

Kesimpulan

Ballet Wallet Crypto Card adalah dompet kripto fisik yang bertujuan untuk menyederhanakan dan memudahkan penggunaan mata uang kripto. Kartu ini memiliki fitur unik dengan kunci pribadi kripto tercetak secara fisik pada kartu tersebut dan dapat menyimpan beberapa jenis mata uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan lainnya. Meskipun memiliki keuntungan seperti keamanan fisik dan kemudahan penggunaan, ada beberapa risiko seperti risiko kehilangan atau pencurian kartu. Secara umum, kartu Ballet Wallet cocok untuk pemula yang ingin kemudahan atau sebagai hadiah yang mudah.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah Ballet wallet aman?

Bagaimana cara kerja Ballet Wallet?

Apa itu cold wallet crypto?

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Prioritas kami adalah menyediakan informasi berkualitas tinggi. Kami meluangkan waktu untuk mengidentifikasi, meriset, dan membuat konten edukasi yang sekiranya dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menerima komisi dari para mitra kami untuk penempatan produk atau jasa mereka dalam artikel kami, supaya kami bisa tetap menjaga standar mutu dan terus memproduksi konten yang luar biasa. Meski demikian, pemberian komisi ini tidak akan memengaruhi proses kami dalam membuat konten yang tidak bias, jujur, dan bermanfaat.

foto-profil-hanum.png
Hanum Dewi
Hanum Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang menarik dan informatif di berbagai topik. Melengkapi kemampuan menulisnya, dia juga selalu mengikuti tren dan perkembangan terbaru di industri cryptocurrency, DeFi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori