Kisah Jed McCaleb Miliarder Crypto Pendiri Ripple XRP dan Stellar Lumens XLM

24 Januari 2023, 01:25 WIB
Diperbarui oleh Hanum Dewi
24 Januari 2023, 01:25 WIB

Jed McCaleb adalah seorang programer, pengusaha dan filantropis asal Amerika. Dia terlibat dalam pengembangan tiga perusahaan cryptocurrency ternama, yakni Stellar, Ripple dan Mt.Gox. Rekan-rekannya di industry crypto menganggap Jed McCaleb sebagai jenius dalam hal kriptografi, prototol P2P, dan sistem framework yang mendukung arsitektur blockchain.

McCaleb juga terkenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia cryptocurrency. Namun, keputusannya untuk meninggalkan Ripple menjadi sorotan. Sebab, sebagai pendiri Ripple, dia menjual jumlah koin XRP yang signifikan hingga dapat mengguncang pasar.

Bagaimana sepak terjang Jed McCaleb di dunia cryptocurrency. Artikel ini akan membahasnya lebih dalam.

Siapakah Jed McCaleb?

Jed McCaleb adalah pionir dalam dunia blockchain dan dia berhasil meluncurkan tiga perusahaan cryptocurrency terkemuka. McCaleb adalah co-founder Stellar Lumens (XLM), sebuah protokol terdesentralisasi untuk penukaran digital aset dan mata uang fiat global. Dia juga salah satu pendiri Ripple labs yang memiliki cryptocurrency dengan kode XRP. Di samping itu, McCaleb juga salah satu pengembang dari Mt.Gox, Bitcoin exchange yang menjadi pioner di awal peluncuran cryptocurrency pertama.

Latar Belakang dan Pendidikan

McCaleb lahir di Fayetteville Akansas, Amerika Serikat pada 8 Juni 1975. McCaleb sempat kuliah di University of California, Berkeley. Namun, dia berhenti alias DO (drop out) setelah tahun pertama kuliah di kampus tersebut dan memulai usahanya di bidang teknologi.

Kehidupan Pribadi Jed McCaleb

Jed McCaleb menikah dengan MiSoon Burzlaff dan membentuk keluarga pada 2009. Pasangan itu memiliki dua anak, yaitu seorang putri dan seorang putra. Selanjutnya, pada 2010 keluarganya pindah dari Williamsburg ke Patterson bagian utara.

Akan tetapi, pernikahan mereka tidak berlangsung lama. Kemudian, mereka berpisah dan Jed McCaleb mulai berpacaran dengan Joyce Kim, pengacaranya.

Berkaitan dengan hobi, Jed adalah peselancar yang rajin dan suka pergi ke tempat-tempat seperti Kosta Rika dan Brasil, tempat dia bisa mengendarai ombak yang kuat untuk bersenang-senang.

Karir Jed McCaleb Sebelum Blockchain

Pada tahun 2000, McCaleb mendirikan perusahaan pertamanya MetaMachine Inc yang memiliki platform bernama eDonkey. Ini adalah sebuah platform file-sharing peer-to-peer (P2) yang memiliki kesamaan dengan Napster. McCaleb bekerja sama dengan rekannya Sam Yagan untuk mengembangkan jaringan eDonkey, alias eDonkey2000 atau eD2K.

Jaringan file-sharing ini memungkinkan para pengguna membagikan file besar. Saat itu, arsitektur jaringan bersifat terdesentralisasi, artinya tidak ada file yang terpusat di server manapun, tetapi langsung terhubung antara pengguna.

Pada 2004, eD2K telah menjadi jaringan berbagi file paling populer di web yang melampaui FastTrack. Menawarkan sebanyak 200 server, eD2K menangani rata-rata hampir 2 miliar file yang dibagikan oleh sekitar 3 juta pengguna. Hampir setengah dari pengguna ini ada dalam hosting di server Razorback2 hingga tahun 2006 ketika agen penegak hukum di Belgia menyita server tersebut.

Pada tahun 2006, RIAA menggugat MetaMachine Inc., perusahaan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan dan menjalankan program klien eD2K. MetaMachine Inc. membayar $30 juta dan setuju untuk menghentikan distribusi program perangkat lunak eDonkey. Gugatan itu muncul atas dasar dugaan pelanggaran hak cipta karena berbagi musik berlisensi secara tidak sah di Layanan eDonkey. Baik Jed McCaleb dan Sam Yagan lolos dari tindakan hukum apa pun.

Pamor eDonkey mulai menurun dan Jed segera meninggalkan program. Pada tahun berikutnya, BitTorrent mengambil alih eDonkey sebagai layanan berbagi file paling populer di web. Dengan demikian, dimulailah era Torrent dan protokol berbagi file P2P yang canggih.

Karir Jed McCaleb di Blockchain dan Cryptocurrency

Awal blockchain menjadi populer setelah kemunculan cryptocurrency pertama Bitcoin oleh pseudonym Satoshi Nakamoto pada 2009. Bitcoin adalah sistem pemrosesan pembayaran berbasis blockchain yang akan melahirkan revolusi blockchain dan crypto.

Hal ini sangat menarik bagi mata seorang Jed McCaleb. Sebab, dia memiliki pengalaman di banyak teknologi inti yang mendukung arsitektur blockchain seperti jaringan P2P terdesentralisasi dan kriptografi. Dia tentu saja menemukan teknologi blockchain sebagai proposisi yang menarik dan segera mulai mengeksplorasi teknologi secara detail.

Mt.Gox

Dalam ketertarikannya pada blockchain dan cryptocurrency, jed McCaleb mulai memikirkan aspek teknis industri. Hal terpenting baginya adalah stabilitas ekonomi cryptocurrency, yaitu bagaimana mata uang kripto seperti Bitcoin bisa bertahan. Jawabannya, tentu dengan perdagangan, maka dia pun mendirikan platform pertukaran atau Bitcoin exchange Mt.Gox pada Juli 2010.

McCaleb pun kemudian membeli domain mtgox.com. Sebagai informasi, Mt.Gox adalah sebuah singkatan dari Magic: The Gathering Online Exchange. Awalnya ini adalah layanan pertukaran kartu fantasi, tetapi dia mengubahnya menjadi sebuah Bitcoin exchange.

Dalam beberapa bulan setelah peluncuran platform pertukaran Mt. Gox, layanan ini menjadi sangat populer di komunitas crypto. Jed segera menjual platform tersebut ke Mark Karpel setahun setelah peluncurannya. Pada tahun 2014, Mt.Gox mengalami peretasan terbesar di industri crypto exchange, yang mengakibatkan hilangnya 850.000 Bitcoin senilai $450 juta.

Ripple

Bersama dengan David Schwartz, Jesse Powell, dan Arthur Britto, Jed menciptakan protokol konsensus baru bernama Ripple Protocol. Sistem mata uang digital ini memungkinkan konsensus melakukan verifikasi transaksi, bukannya dengan Bitcoin.

Pada pada 2012, Jesse Powell sebagai investor individu menginvestasikan $100.000 ke dalam perusahaan yang awalnya bernama OpenCoin tersebut. Selanjutnya, dengan investasi yang masuk, pengembangan bermula dengan sungguh-sungguh.

Meskipun memiliki kemampuan teknis dari tim pengembangan yang sangat jago, mereka tidak memiliki ketajaman bisnis untuk berhasil. Chris Larsen, seorang yang terkenal sukses di kancah bisnis online segera bergabung dengan proyek ini sebagai CEO. OpenCoin segera menjadi Ripple di bawah naungan Ripple Labs.

Sebagai salah seorang pendiri Ripple, Jed McCaleb menerima porsi cukup besar dari koin XRP. Saat itu, ada porsi senilai 20 miliar XRP yang menjadi alokasi bagi ketiga pendiri Ripple, yaitu Chris Larsen, Arthur Britto, dan Jed McCaleb.

Singkat cerita, Jed McCaleb memiliki perbedaan pandangan ke depan mengenai perusahaan sehingga memicu perselisihan. Setelah dugaan perselisihan di dalam Ripple, McCaleb meninggalkan perusahaan tersebut pada 2014. Dia membawa semua koin XRP bagiannya, yang mencapai 9% dari total pasokan. Tak lama kemudian, McCaleb mendirikan perusahaan teknologi Stellar yang menjadi kompetitor Ripple pada 2014.

Seiring dengan perginya Jed dari Ripple, dia menjual total 9 miliar koin XRP bagiannya. Dia pun mengantongi keuntungan terealisasi sebesar US$3,14 miliar (Rp46,378 triliun).

Jed McCaleb pendiri Ripple XRP dan Stellar Lumens XLM
Jed McCaleb pendiri Ripple XRP dan Stellar Lumens XLM

Stellar

Pada 2014, Jed dan pacarnya Joyce Kim mendirikan Stellar Development Foundation dengan tujuan transaksi moneter lintas negara. Platform Stellar memungkinkan transaksi cryptocurrency dengan mata uang fiat antar negara. Operasional perusahaan tersebut mulai Juli 2014 dengan pinjaman senilai US$3 juta dari Stripe. Saat ini, menurut websitenya, Jed McCaleb menjabat sebagai Founder and Chief Architect.

Karena memiliki kemirima, banyak yang menyebut Stellar sebagai hardfork dari blockchain Ripple. Akan tetapi, Stellar berbeda karena merupakan platform terdesentralisasi dengan Lumens (XLM) sebagai coin native-nya. Perbedaan utamanya adalah Ripple bersifat deflasi sementara Stellar bersifat inflasi. Sementara Ripple lebih berkonsentrasi pada layanan pertukaran uang B2B melalui protokol pemrosesan gateway pembayarannya, Stellar lebih berfokus pada transaksi B2C.

Kemudian, bersamaan dengan pengembangan Stellar, McCaleb juga meluncurkan Lightyear.io untuk saling terhubung sehingga bisa menjadi platform penukaran cross-asset global. Lightyear berkolaborasi dengan IBM dan merger dengan Chain.com pada 2018. Lalu, setelah merger itu namanya berganti menjadi Interstellar.

Pencapaian dan Penghargaan

Jed McCaleb telah mencapai banyak hal dalam hidupnya. Terlepas dari kenyataan bahwa dia belum menerima penghargaan apa pun, Forbes telah mengenalinya dan menempatkannya di 40 besar orang terkaya di dunia. Popularitasnya semakin meningkat sebagai hasil dari kontribusinya pada dunia teknologi.

Machine Intelligence Research Institute (MIRI) mengenalinya sebagai salah satu donatur terbesarnya dan menunjuknya sebagai dewan penasehatnya sejak 2015. Pada tahun 2018, The New York Times menamainya sebagai salah satu dari sepuluh pemimpin teratas dalam revolusi blockchain.

Kekayaan Jed McCaleb

Nilai kekayaan bersih Jed McCaleb diperkirakan mencapai $2,4 miliar pada Januari 2023, menurut Forbes. Dia mendapatkan kekayaan dari berbagai pengembangan jaringan teknologinya, terutama Ripple. Dia telah memegang posisi kepemimpinan di semua perusahaan ini, yang telah berkembang dan memberinya uang sebanyak itu.
Menurut Forbes, dia termasuk orang terkaya di dunia di bisnis cryptocurrency. Dia cenderung menghasilkan lebih banyak karena dia masih ingin berbuat lebih banyak.

Kesimpulan

Jed McCaleb adalah seorang pengusaha sukses. Jed McCaleb merupakan salah satu orang penting di balik kemunculan dua perusahaan crypto, Ripple (XRP) dan Stellar Lumens (XLM). Dia juga sangat berani karena meninggalkan kuliahnya untuk mengejar karirnya. Tetapi dia sangat beruntung telah mencapai lebih dari yang bisa dibayangkan siapa pun. Perjalanan karirnya di bidang teknologi blockchain masih berlanjut untuk terus memberikan inovasi dan manfaat bagi dunia dan manusia.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Siapakah pendiri Ripple?

Tiga pendiri Ripple (XRP) adalah Chris Larsen, Arthur Britto, dan Jed McCaleb

Berapa kekayaan Jed McCaleb?

Nilai kekayaan bersih Jed McCaleb diperkirakan mencapai $2,4 miliar pada Januari 2023, menurut Forbes

Mengapa Jed McCaleb meninggalkan Ripple?

Ia mulai memiliki perbedaan tujuan, yang akhirnya menyebabkan selisih paham dengan beberapa anggota tim lainnya.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Prioritas kami adalah menyediakan informasi berkualitas tinggi. Kami meluangkan waktu untuk mengidentifikasi, meriset, dan membuat konten edukasi yang sekiranya dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menerima komisi dari para mitra kami untuk penempatan produk atau jasa mereka dalam artikel kami, supaya kami bisa tetap menjaga standar mutu dan terus memproduksi konten yang luar biasa. Meski demikian, pemberian komisi ini tidak akan memengaruhi proses kami dalam membuat konten yang tidak bias, jujur, dan bermanfaat.