Lihat lebih banyak

Circle Bantah Fasilitasi Pembiayaan Gelap dan Punya Hubungan dengan Justin Sun

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Circle membantah tuduhan yang menyebutkan bahwa pihaknya berpartisipasi dalam pembiayaan gelap kepada kelompok tertentu.
  • Tanggapan ini muncul usai adanya tuduhan yang menyebut Circle membantu Justin Sun dan TRON untuk memfasilitasi kegiatan terlarang.
  • Pihak Circle mengeklaim sudah menghentikan seluruh akun yang dimiliki oleh Justin Sun dan perusahaan afiliasinya pada Februari 2023.
  • promo

Circle, perusahaan penerbit stablecoin USD Coin (USDC), membantah tuduhan yang menyebutkan bahwa pihaknya berpartisipasi dalam pembiayaan gelap kepada kelompok tertentu. Selain itu, Circle juga menyebut tidak pernah memberikan layanan perbankan kepada Justin Sun maupun entitas yang berafiliasi dengannya, baik itu TRON Foundation maupun HTX (Huobi).

Dalam surat yang ditujukan untuk dua Senator Amerika Serikat (AS), yakni Sherrod Brown dan Elizabeth Warren, Circle menegaskan bahwa pihaknya tunduk pada berbagai rezim peraturan. Adapun peraturan yang dimaksud mencakup Undang-Undang Kerahasiaan Bank (BSA), serta aturan lain yang berfokus pada Anti-Pencucian Uang (AML) dan pemberantasan pendanaan terorisme.

Surat bantahan itu muncul, lantaran adanya klaim yang menyebutkan bahwa Circle belum melepaskan diri dari entitas yang dimiliki oleh Justin Sun. Tuduhan yang ditulis oleh organisasi nirlaba Campaign for Accountability (CFA) tersebut dikirim ke Senator Brown dan Warren pada 9 November kemarin.

Lewat suratnya, CFA meminta kongres untuk memastikan seluruh perusahaan kripto, termasuk perusahaan di dalam negeri. Dalam hal ini Circle bertanggung jawab dalam perannya mendanai aktivitas teror.

“Selain integrasinya dengan TRON, teknologi Circle tampaknya memperburuk keterlibatan USDC dalam kegiatan terlarang, pencucian uang,” tuduh CFA beberapa waktu lalu.

Direktur Eksekutif CFA, Michelle Kuppersmith, menyarankan agar anggota parlemen juga mengalihkan perhatiannya pada peran yang dimainkan oleh Justin Sun dan TRON, serta Circle dalam pendanaan organisasi teror.

Kuppersmith menjadikan data dari Biro Nasonal untuk Pembiayaan Teror Israel untuk memperkuat tuduhannya. Sebagai informasi Biro Nasional untuk Pembiayaan Teror Israel sempat mengeluarkan perintah sita terhadap 26 TRON wallet yang berisi lebih dari US$93 juta dalam bentuk USDC, TRX (native token TRON), Tether USD (USDT), dan lainnya untuk memperkuat tuduhannya.

Circle Sebut Tidak Ada Akun Atas nama Justin Sun maupun Afiliasinya

Chief Strategy Officer (CSO) Circle, Dante Disparte, menegaskan bahwa perusahaan tidak memfasilitasi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam pendanaan aktor terlarang. Selain itu, Circle juga tidak melayani Justin Sun. Baik secara pribadi, maupun entitas yang berhubungan dan dikendalikan oleh Sun, tidak memiliki akun di Circle.

“Circle sudah menghentikan seluruh akun yang dimiliki oleh Justin Sun dan perusahaan afiliasinya pada Februari 2023.”

Sementara itu, terkait klaim yang menyebutkan bahwa USDC digunakan oleh jaringan kelompok teror, Disparte menukil laporan dari perusahaan analitik blockchain Elliptic.

Dalam laporannya, Elliptic menyebutkan bahwa tidak ada bukti kuat yang mendukung pernyataan bahwa Hamas telah menerima sumbangan kripto dalam jumlah besar. Selain itu, dari puluhan juta dolar AS (USD) yang diidentifikasi, hanya US$160 yang ditransfer dalam bentuk USDC. Menurut Disparte, dana tersebut tidak diperoleh dari Circle.

Dorong agar Stablecoin Lebih Teregulasi

Lebih lanjut, Disparte pun mengeklaim bahwa tidak ada perusahaan aset digital lain yang mendukung kerangka feredal untuk berjalan lebih komprehensif, selain Circle.

Pihak Circle juga memilki kesepakatan yang sama dengan Senator Brown, yaitu menyerukan rezim pengungkapan yang lebih kuat di pasar aset digital dan mendukung amandemen yang dilakukan Senator Warren dan Senator Marshal terhadap aturan untuk memperkuat ketentuan anti pencucian uang.

Sejak pecah konflik antara Israel dan Palestina, memang ada beberapa pelaku usaha di sektor kripto ikut disebut membiayai aktivitas tersebut. Hal tersebut membuat regulator ingin melakukan pengawasan lebih mendalam terhadap industri tersebut.

Salah satu contohnya adalah Binance. Di tanggal 22 November kemarin, perusahaan sepakat untuk membayar denda sebesar US$4,3 miliar dan mengaku bersalah atas pelanggaran pencucian uang, konspirasi melakukan bisnis pengiriman uang tanpa izin, dan pelanggaran sanksi lainnya.

Selain itu, dalam laporan terbaru, TRON juga disebut sebagai jaringan blockchain yang menjad idola bagi para kelompok teror.

Bagaimana pendapat Anda tentang tanggapan Circle atas tuduhan keterlibatan dalam pembiayaan gelap? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Mei 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori