Lihat lebih banyak

Perluas Pembayaran Bitcoin ke 65 Pasar Global, Strike Pindahkan Markasnya ke El Salvador

2 mins
Oleh Martin Young
Diterjemahkan Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Strike mengumumkan bahwa mereka memindahkan kantor pusatnya ke El Salvador.
  • Jack Mallers, CEO Stripe, menyebutkan ketidakjelasan regulasi di Amerika Serikat sebagai alasan perusahaan menempuh langkah tersebut.
  • Selain Strike, sejumlah perusahaan kripto ternama lainnya juga sudah memindahkan operasi perusahaan mereka secara parsial di luar Negeri Paman Sam.
  • promo

Strike, perusahaan pembayaran Bitcoin, telah mengumumkan ekspansi masifnya bersamaan dengan relokasi kantor pusatnya ke El Salvador.

Pada tanggal 19 Mei lalu, Strike mengumumkan bahwa mereka berekspansi ke 65 pasar global. Di samping ekspansi globalnya, perusahaan ini juga memindahkan kantor pusat mereka ke El Salvador. Sebagaimana kita ketahui, El Salvador merupakan negara pertama di dunia yang mengakui Bitcoin sebagai legal tender alias alat pembayaran yang sah di wilayah yurisdiksinya.

Dalam konferensi Bitcoin 2023 di Miami, Jack Mallers, CEO Strike, memaparkan kepada Fortune terkait keunggulan aplikasi Strike yang terletak pada kesederhanaannya.

“Kami berpendapat ada miliaran orang yang menginginkan aplikasi uang dengan karakteristik dan kapabilitas yang berbeda dengan dunia crypto exchange yang kabur dan rezim lisensi yang tertutup [serta] tidak terdaftar dan 1.000 koin [kripto] yang berbeda,” ujar Jack Mallers.

Strike sendiri merupakan sebuah aplikasi yang memanfaatkan Lightning Network Bitcoin, yaitu sebuah solusi scaling layer-2 (L2) untuk transaksi yang lebih murah dan lebih cepat.

Strike Sasar 3 Miliar Pengguna

Selain itu, Jack Mallers juga menjelaskan perihal keputusan untuk merelokasi perusahaannya. Mereka menempuh langkah tersebut lantaran meningkatnya tekanan regulasi dan kurangnya kejelasan di Amerika Serikat.

“Dua tahun lalu, orang-orang akan mengejek-ejek saya [atas] kantor pusat [kami] di El Salvador untuk meluncurkan produk bagi tiga miliar orang, tapi sekarang Coinbase sedang berkelahi dengan Gary Gensler,” ujar Mallers, “sekarang siapa yang tertawa?”

Selain di Amerika Serikat (AS), saat ini, perusahaan tersebut beroperasi di Argentina dan El Salvador. Namun, mereka akan berekspansi ke pasar yang berjumlah sekitar 3 miliar orang.

Mallers mengatakan bahwa hal ini merupakan validasi atas pendekatan Bitcoin pertama Strike di tengah aksi Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) yang semakin gencar melayangkan gugatan terhadap berbagai perusahaan kripto.

Selain itu, perusahaan ini tengah menghadapi rintangan di New York. Mereka tidak tersedia di sana, karena pengajuan BitLicense yang masih tertunda.

Mallers berharap bisa mengembangkan jalinan dengan perbankan. Dengan demikian, mereka bisa memungkinkan on-ramp dan off-ramp fiat di lebih banyak negara dan meluncurkan kartu debit. Menurut pengakuannya, saat ini, saldo dolar di aplikasi tersebut disimpan dalam Tether. Alasannya karena para pelanggan di Amerika Selatan memandang Circle sebagai stablecoin untuk institusi Amerika.

Perusahaan Kripto Ramai-Ramai Hengkang dari Amerika Serikat

Strike dan crypto exchange Bitfinex merupakan beberapa contoh perusahaan kripto yang bakal mengantongi lisensi operasi di El Salvador. Baru-baru ini, negara tersebut sudah meloloskan legislasi yang berfokus pada kripto untuk menarik inovasi teknologi di wilayahnya.

Di sisi lain, Amerika Serikat justru melakukan hal sebaliknya, sehingga akhirnya memaksa para perusahaan kripto untuk berpindah ke negara lain yang lebih “ramah” terhadap laju bisnis mereka. Sejumlah perusahaan kripto ternama; seperti Coinbase, Gemini, dan Galaxy Digital sudah memindahkan operasinya secara parsial dari Amerika Serikat.

Selain itu, pada tanggal 9 Mei lalu, Jane Street Group dan Jump Crypto, dua market maker terbesar di dunia, mengumumkan bahwa mereka menangguhkan aktivitas perdagangan kriptonya di Amerika Serikat. Kedua perusahaan tersebut mengatakan ketidakjelasan regulasi menjadi alasan mereka menempuh langkah tersebut. Jump Crypto bahkan mengaku sedang mempertimbangkan untuk pindah ke luar Negeri Paman Sam.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Lynn-Wang.png
Lynn Wang
Lynn Wang adalah seorang penulis, penerjemah, dan editor profesional dengan pengalaman luas selama lebih dari 8 tahun di industri pemasaran digital. Lynn juga memiliki rangkaian pengalaman bekerja bersama sejumlah perusahaan multinasional, macro & micro influencer, dan komunitas kripto lokal maupun global. Topik yang menjadi fokus utamanya adalah seputar keuangan, investasi, blockchain, cryptocurrency, NFT, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori