Lihat lebih banyak

Elon Musk Klaim Tidak Sarankan Siapa pun Beli Dogecoin

2 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Elon Musk mengatakan bahwa dia tidak mendorong siapa pun untuk memasukkan tabungan hidup mereka ke aset kripto, termasuk Dogecoin (DOGE).
  • Nasihat hati-hati terbaru dari bos SpaceX dan Tesla ini mungkin pertanda bahwa dia sadar akan pengaruhnya bagi market keuangan, termasuk kripto.
  • Sebelumnya, pada Juni 2022, Elon Musk menghadapi gugatan class action sebesar US$258 miliar (sekitar Rp3.828 triliun) atas tuduhan terlibat dalam skema ponzi Dogecoin.
  • promo

Elon Musk, tokoh penting di balik Tesla dan SpaceX, mengatakan bahwa dia tidak mendorong siapa pun untuk memasukkan tabungan hidup mereka ke aset kripto termasuk Dogecoin (DOGE).

“Saya tidak menyarankan siapa pun untuk membeli kripto atau bertaruh pada Dogecoin,” kata Elon Musk, ketika berbicara secara virtual di CEO Council Summit The Wall Street Journal di London, Inggris, pada hari Selasa (23/5).

Dalam konferensi tersebut, pemilik baru Twitter itu bahkan juga menjelaskan mengapa dia menjadi penggemar DOGE.

“Dogecoin adalah cryptocurrency favorit saya karena memiliki humor terbaik dan memiliki anjing,” imbuh Musk.

Berdasarkan data CoinGecko, harga DOGE telah turun sekitar 2,7% dalam 24 jam terakhir dan turun sekitar 4,1% dalam 7 hari terakhir.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE) | Sumber: CoinGecko

Nasihat hati-hati terbaru dari Elon Musk ini mungkin pertanda bahwa dia sadar akan pengaruhnya bagi market keuangan, termasuk kripto. Sebelumnya, pada September 2018, Musk membayar denda sekitar US$20 juta kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat (AS) karena membuat lelucon tentang harga saham Tesla dan tidak sengaja menaikkan harganya sekitar 6%.

CZ: Elon Musk Perpanjang Umur Dogecoin

Borong Saham Twitter. Elon Musk Usul Bayar Langganan dengan DOGE

Dalam sesi Ask Me Anything (AMA) Twitter Space yang diselenggarakan Binance, Changpeng ‘CZ’ Zhao mengatakan pada 17 Mei lalu bahwa Elon Musk memainkan perang dalam memperpanjang antusias orang-orang pada DOGE.

“Satu meme coin yang sangat mengejutkan saya sebenarnya adalah Dogecoin. Itu memiliki kekuatan yang sangat tahan lama. Saya pikir, itu akan hilang sejak lama. Namun, Elon Musk menguncinya dan memperpanjang umurnya,” jelas tokoh utama di Binance itu.

Dituduh Terlibat dalam Skema Ponzi Dogecoin

Perlu diketahui, Elon Musk pada Juni 2022 menghadapi gugatan class action sebesar US$258 miliar atau sekitar Rp3.828 triliun. Dia dituduh terlibat dalam skema ponzi Dogecoin.

Gugatan ini cukup mencengangkan. Sebab, ganti rugi yang diminta lebih dari 34 kali market cap atau kapitalisasi pasar Dogecoin yang pada saat itu sekitar US$7,5 miliar dan hampir 3 kali lipat dari market cap DOGE di masa kejayaannya sekitar US$88,6 miliar pada pertengahan 2021.

Keith Johnson, seorang warga negara AS yang merasa tertipu oleh “Skema Piramida Kripto Dogecoin”, menuduh Elon Musk dan kedua perusahaannya “secara salah dan mengklaim Dogecoin adalah investasi yang sah ketika tidak memiliki nilai sama sekali.”

Elon Musk bersama kedua perusahaannya, yaitu Tesla dan SpaceX, dituduh menggembar-gemborkan DOGE dan menaikkan harganya, hanya untuk membiarkan harganya kemudian jatuh. Selain itu, Musk diklaim menggunakan privilesenya sebagai salah satu orang terkaya di dunia untuk mengoperasikan dan memanipulasi Dogecoin demi keuntungan, eksposur, dan hiburan.

Gugatan class action ini berusaha mewakili orang-orang yang telah kehilangan uang dari DOGE antara Mei 2021 dan Juni 2022.

Keith Johnson meminta ganti rugi US$86 miliar, ditambah 3 kali lipat kerugian sebesar US$172 miliar, serta perintah yang memblokir Elon Musk dan dua perusahaan itu dari mempromosikan Dogecoin, dan menyatakan bahwa perdagangan Dogecoin merupakan perjudian menurut hukum AS dan New York.

Dalam perkembangannya, Musk pada April lalu meminta pengadilan untuk membatalkan gugatan tersebut.

Melalui pengacaranya, Musk menyebut masing-masing investor dalam gugatan itu tidak bisa membuktikan bagaimana unggahan tweet tentang Dogecoin bisa digolongkan sebagai skema Ponzi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori