Lihat lebih banyak

PEPE Cetak Puncak 5 Bulan, Apakah Periode Akumulasi telah Usai?

3 mins
Oleh Jakub Dziadkowiec
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Meme coin PEPE mengalami tren naik, menembus level resistance jangka panjang sekaligus mencatat puncak 5 bulan.
  • Para analis berpendapat bahwa aksi bullish PEPE bisa mengakhiri periode akumulasi jangka panjangnya, bergerak menuju resistance berikutnya di US$0,00000190.
  • Meski terjadi kenaikan, beberapa pihak memperingatkan agar tidak terjebak dalam FOMO. Investor disarankan untuk menunggu retest sebelum mengambil keputusan investasi.
  • promo

PEPE, salah satu meme coin paling populer, telah mengalami tren naik selama seminggu. ‘Saudara kecil’ dari Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB) ini berhasil breakout di atas level resistance jangka panjang kemarin (5/12) dan mencapai puncak 5 bulan.

Jika aksi harga bullish PEPE ini berlanjut, ada kemungkinan periode akumulasi jangka panjang akan berakhir dan bergerak menuju level resistance berikutnya di US$0,00000190. Di sisi lain, jika aksi harga kemarin ternyata hanya sebuah penyimpangan atau deviasi, maka meme coin ini mungkin akan kembali mengunjungi zona support sebelumnya di US$0,00000102.

PEPE Gapai Puncak 5 Bulan

Salah satu meme coin paling populer ini telah mengalami akumulasi jangka panjang sejak Juni 2023. Saat itu, harga PEPE ambruk ke level terendah US$0,00000082 (elips oranye). Kenaikan pertama memvalidasi US$0,00000190 sebagai level resistance dan mengakibatkan berlanjutnya tren penurunan.

Kemudian, antara pertengahan September hingga pertengahan Oktober, PEPE membentuk pola double-bottom di area US$0,00000061 (elips merah). Pergerakan naik yang terjadi setelahnya memvalidasi resistance pada level penting US$0,00000147. Sebagai catatan, area ini telah berulang kali bertindak sebagai support dan resistance (tanda panah biru), sehingga menjadi sangat krusial untuk menentukan arah tren.

PEPE/USDT chart
Grafik PEPE/USDT | Sumber: TradingView

PEPE telah breakout di atas level ini dan tengah berusaha untuk menutup candle harian di atas level itu. Jika hal ini tercapai, ini bisa menjadi tanda berakhirnya periode akumulasi jangka panjang dan dimulainya kembali tren naik.

Aksi breakout di atas resistance krusial ini terjadi berkat serangkaian 6 candle bullish yang dimulai pada tanggal 30 November. Apabila dihitung dari dasar hingga ujung sumbu atas (upper wick) candle hari ini, ini mewakili kenaikan sebesar 61,50% dalam waktu yang kurang dari seminggu.

Di samping itu, indikator Relative Strength Index (RSI) harian mengonfirmasi kebenaran breakout dan baru saja memasuki zona bullish (lingkaran biru).

Para trader pasar menggunakan RSI sebagai indikator momentum untuk mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual). Selain itu, mereka juga menggunakan indikator ini untuk memutuskan kapan waktu terbaik untuk mengakumulasi dan menjual suatu aset. Pembacaan di atas angka 50 dalam tren naik menandakan bahwa para bull masih unggul di pasar, sedangkan angka di bawah 50 mengindikasikan hal yang sebaliknya.

Apa Kata Analis?

Para trader dan anggota komunitas meme coin di platform X berpandangan bullish tentang aksi harga PEPE di masa depan. Sebagai contoh, @Crypto_McKenna kemarin (5/12) memublikasikan prediksi harganya sendiri dengan posisi long yang menargetkan angka US$0,00000220. Jika prediksi ini terbukti menjadi kenyataan, PEPE akan naik lagi 42% dari harga saat ini.

PEPE/USDT chart
Grafik PEPE/USDT | Sumber: X

Di sisi lain, trader @DrCryptoPlague memperingatkan bahwa meski terjadi kenaikan, ini bukanlah saatnya untuk FOMO.

“Sekarang bukan waktunya untuk FOMO ke $PEPE, [karena] kenaikan harga dari breakout garis tren turun ini datang dengan sempurna. Kita perlu menunggu retest dan melihat apakah [tren] itu akan bertahan.”

Target Harga PEPE Berikutnya di US$0,00000190

Pada time frame 6 jam yang lebih singkat, kita dapat melihat bahwa breakout di atas resistance penting pada US$0,00000147 didorong oleh peningkatan volume perdagangan. Selain itu, indikator RSI sudah mencapai area overbought yang tinggi (di atas 88), namun belum menghasilkan pola bearish divergence.

Apabila tren kenaikan ini terus berlanjut, maka target terdekat adalah level US$0,00000190. Area ini sebelumnya berperan sebagai resistance pada bulan Juli 2023. Terjadinya pemulihan di level ini akan menjadi konfirmasi yang kuat atas kembali berlanjutnya tren naik.

PEPE/USDT chart by Tradingview
Grafik PEPE/USDT | Sumber: Tradingview

Namun, jika PEPE ternyata gagal menutup di atas resistance tersebut, maka seluruh breakout terpaksa harus dianggap sebagai deviasi. Jika demikian, penurunan kembali ke level support di US$0,00000102 mungkin juga akan terjadi. Selain itu, level ini bertemu (mengalami konfluensi) dengan level Fibonacci 0,618 dari pergerakan naik PEPE.

Meski demikian, ada peluang terjadinya retest atau uji ulang pada Fibonacci retracement 0.382 di level US$0,00000128 jika koreksi yang terjadi tidak terlalu besar. Jika level ini dapat bertahan, maka tren naik akan berlanjut.

Bagaimana pendapat Anda tentang prediksi harga PEPE ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori