Lihat lebih banyak

HSBC Luncurkan Kustodian Aset Digital untuk Tokenisasi Sekuritas

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • HSBC mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan kustodian aset digital baru bagi klien institusional yang berinvestasi dalam tokenisasi sekuritas.
  • Dalam inisiatif ini, HSBC akan bekerja sama dengan Metaco, sebuah perusahaan penyedia infrastruktur teknologi aset digital yang berbasis di Swiss.
  • HSBC akan memanfaatkan platform institusional Harmonize dari Metaco sebagai bagian dari layanan kustodian aset digitalnya.
  • promo

HSBC, salah satu layanan perbankan dan keuangan terbesar di dunia, pada hari Rabu (8/11) mengumumkan bahwa mereka berencana meluncurkan layanan kustodian alias penyimpanan aset digital baru untuk klien institusional yang berinvestasi dalam tokenisasi sekuritas (efek).

Usai diluncurkan pada tahun 2024, layanan penyimpanan aset digital HSBC yang baru akan melengkapi HSBC Orion, platform untuk menerbitkan aset digital, serta penawaran emas fisik yang ditokenisasi oleh HSBC yang baru-baru ini diluncurkan.

Bersama-sama, hal tersebut membentuk sebuah penawaran aset digital yang lengkap untuk klien institusional HSBC.

Dalam mengembangkan layanan penyimpanan aset digital, HSBC bekerja sama dengan Metaco yang berbasis di Swiss. HSBC akan menggunakan platform institusional Harmonize dari Metaco sebagai bagian dari layanan kustodian barunya.

Adapun solusi Harmonize dari Metaco membantu menyatukan keamanan dan manajemen operasi aset digital.

Permintaan Kustodian Aset Digital Meningkat

Sebagai informasi, HSBC berkantor pusat di London, Inggris. Pada 30 September 2023, aset HSBC mencapai sekitar US$3,03 miliar.

HSBC bergabung dengan bank-bank besar seperti JPMorgan hingga Deutsche Bank yang masuk lebih dalam ke industri aset digital.

Terkait kabar terbaru ini, Zhu Kuang Lee, selaku Chief Digital, Data, & Innovation Officer Securities Services HSBC, mengatakan bahwa pihaknya melihat peningkatan permintaan penyimpanan dan administrasi dana aset digital dari para manajer aset dan pemilik aset.

“Melalui sejumlah kemitraan utama, HSBC menghadirkan infrastruktur kustodian generasi mendatang yang terukur dan aman. Bagi penyedia layanan aset, saat ini adalah saat yang paling penting untuk berinovasi, berkolaborasi, dan menciptakan perubahan.”

Zhu Kuang Lee, Chief Digital, Data, & Innovation Officer Securities Services HSBC

Kemudian, John O’Neill, selaku global Head of Digital Assets Strategy, Markets, & Securities Services HSBC, mengatakan, “Sejumlah layanan kustodian baru kami untuk aset digital menggarisbawahi komitmen HSBC terhadap pengembangan pasar aset digital secara keseluruhan.”

Sementara itu, Adrien Treccani, selaku pendiri dan CEO Metaco, mengaku sangat senang dapat bekerja sama dengan HSBC yang terus mengeksplorasi penerapan distributed ledger technology (DLT) dalam pembuatan dan penyimpanan aset.

“Infrastruktur kustodian seperti Harmonize dari Metaco, yang terintegrasi dengan sistem lembaga keuangan yang ada, akan sangat penting dalam interaksi penerbit dan investor, karena pasar modal dan aset secara umum terus terwakili dalam DLT,” papar sang CEO Metaco.

Ripple Akuisisi Metaco

Metaco sendiri adalah penyedia infrastruktur teknologi aset digital untuk lembaga keuangan teregulasi. Ripple mengakuisisi Metaco senilai US$250 juta pada bulan Mei lalu.

Harmonize, produk inti dari perusahaan yang didirikan pada 2015 di Swiss ini, adalah platform orkestrasi untuk aset digital, meliputi custody dan trading sampai tokenisasi aset, hingga manajemen staking dan smart contract,. Platform ini dengan mulus menghubungkan entitas institusional ke dunia decentralized finance (DeFi) dan decentralized applications (dApps).

Pihak Ripple menjelaskan bahwa salah satu landasan akuisisi Metaco adalah karena memperkirakan market kustodian kripto institusional yang berkembang akan mencapai US$10 triliun pada tahun 2030.

Penelitian terbaru yang dilakukan Ripple menunjukkan bahwa sebagian besar eksekutif global di lembaga keuangan dan perusahaan memiliki rencana untuk menggunakan solusi penyimpanan kripto dalam 3 tahun ke depan, terutama melalui penyedia pihak ketiga.

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, kala itu mengatakan bahwa Metaco adalah pemimpin yang terbukti dalam kustodian aset digital institusional dengan jajaran eksekutif yang luar biasa dan rekam jejak pelanggan yang benar-benar tidak tertandingi.

“Melalui kekuatan neraca dan posisi keuangan kami, Ripple akan terus menekan keuangan kami di area penting untuk infrastruktur kripto. Menghadirkan Metaco sangat penting untuk rangkaian produk kami yang berkembang dan memperluas jejak kami secara global.”

Brad Garlinghouse, CEO Ripple

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Februari 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori