Jelang Upgrade Shanghai, Harga Ethereum (ETH) Diprediksi Bakal Capai US$2.000

20 Januari 2023, 14:15 WIB
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
20 Januari 2023, 23:11 WIB
Ringkasan
  • Ethereum sukses menjebol garis descending resistance.
  • Saat ini, harganya berada dalam gelombang tiga dari lima yang mengarah ke atas.
  • Terdapat titik resistance di level US$1.650.

Harga Ethereum (ETH) telah menjebol garis descending resistance. Ada kemungkinan bahwa momentumnya telah berubah menjadi bullish berkat agenda upgrade Shanghai Ethereum yang akan datang. Selain itu, jika ETH mampu merebut kembali area US$1.650, maka hal itu berpotensi akan mempercepat laju kenaikan harganya.

Berita yang mencuat terkait Ethereum pada minggu lalu sangat positif. Tampaknya, pasokan Ethereum lagi-lagi berubah menjadi aset deflasi. Di samping itu, pasokan ETH yang berjumlah 120 juta token itu saat ini tercatat sudah 2.000 lebih sedikit daripada saat peluncuran Ethereum 2.0 dan transisinya ke mekanisme konsensus proof-of-stake (PoS) pada bulan September 2022.

Ethereum memiliki potensi bahwa harganya bakal naik berkat penayangan upgrade Shanghai yang akan datang, yaitu rencana pembaruan selanjutnya untuk jaringan blockchain tersebut. Pada dasarnya, upgrade itu memang tidak akan mengatasi masalah biaya gas atau meningkatkan kualitas smart contract jaringan. Namun, agenda tersebut tentunya memungkinkan adanya aktivitas penarikan bertahap staked ETH yang sudah berada di Beacon Chain selama lebih dari dua tahun.

Akhirnya Berhasil Break Out

Harga Ethereum sendiri terpantau sudah mengalami peningkatan dengan laju yang semakin cepat sejak awal tahun ini. Pada 11 Januari saja, ETH mampu menjebol area resistance US$1.350 dan garis descending resistance yang sudah ada sejak Agustus 2022 lalu. Sejauh ini, harga ETH telah mencapai level tertingginya di angka US$1.611.

Area resistance utamanya berada pada harga rata-rata US$1.660, yakni harga yang sempat diciptakan oleh level retracement resistance Fib 0,618 serta area resistance horizontal. Selain itu, jika aksi harga ETH nantinya mampu bergerak di atas level itu, maka akan bisa mengantarkan Ethereum ke harga US$2.000. Namun, apabila terjadi aksi penurunan harga, area US$1.350 akan muncul sebagai titik support.

Ethereum (ETH) Price Daily
Grafik Harian ETH/USD oleh TradingView

Indikator Wave Count Ramalkan Harga Ethereum di Atas US$2.000

Sama seperti aksi harganya, wave count untuk harga Ethereum adalah bullish. Hal ini menunjukkan bahwa harga ETH sedang berada dalam area perpanjangan gelombang ketiga (hitam) dari aksi kenaikan lima gelombangnya.

Di sisi lain, sub-wave count-nya menunjukkan warna merah, yang menandakan bahwa ETH tengah melakukan koreksi harga di dalam sub-gelombang empat. Kemungkinan besar, gelombang tersebut akan berakhir di level US$1.440, yaitu pada level retracement support Fib 0,382 (merah). Alasannya adalah karena gelombang tersebut seringkali bergerak dengan dangkal. Dan bila benar demikian, harga ETH bisa mencapai area tersebut dalam waktu 24 jam ke depan.

Oleh karena itu, jika terjadi aksi turun harga di bawah level retracement support Fib 0,618 di US$1.340, itu akan membuat penghitungan ini kemungkinan tidak akan terjadi. Sementara itu, jika terjadi aksi turun di bawah gelombang tertinggi US$1.244, kondisi itu akan langsung membuat skenarionya tidak valid. Dalam hal ini, harga ETH akan turun di bawah level US$1.200.

Ethereum (ETH) Price Wave Count
Grafik Enam Jam ETH/USDT oleh TradingView

Indikator wave count jangka panjangnya sendiri menunjukkan bahwa harga ETH sedang diperdagangkan di dalam struktur korektif A-B-C ke atas (putih). Aksi kenaikan lima gelombang yang diuraikan sebelumnya telah menciptakan gelombang C ini.

Dengan gelombang A-C yang memiliki rasio 1:1, maka hal itu akan membentuk titik tertinggi ETH di US$2.241.

Sedangkan, pergerakan harga di atas area resistance US$1.650 dan setelah divalidasi sebagai titik support, maka skenario tersebut akan sangat membantu dalam memastikan bahwa prediksi ini adalah count atau perhitungan yang benar.

Ethereum (ETH) Price Wave Count
Grafik Harian ETH/USDT oleh TradingView

Jadi kesimpulannya, analisis harga ETH yang paling berpotensi terjadi yaitu aksi kenaikan harga menuju US$2.240. Namun, penurunan harga di bawah US$1.244 akan membuat proyeksi harga ini menjadi tidak valid; sekaligus mengindikasikan bahwa harga Ethereum bisa jadi justru akan anjlok di bawah area US$1.000. Namun begitu, peluncuran upgrade Shanghai Ethereum nantinya memiliki potensi kuat akan bisa memperbesar momentum bullish bagi harga ETH.

Bagaimana pendapat Anda tentang upgrade Shanghai Ethereum? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.