Lihat lebih banyak

Tips Jadi Swing Trader Crypto, Trading Santai Tetap Dapat Cuan

6 mins
Diperbarui oleh Hanum Dewi
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ketika melakukan jual-beli (trading) di pasar saham, forex maupun cryptocurrency, seorang trader pasti memiliki karakternya sendiri. Sifat inilah yang menentukan bagaimana gaya atau strategi dalam melakukan trading. Ada trader jangka pendek seperti scalper yang mencari selisih kecil tapi bergerak cepat. Kemudian, ada juga trader yang punya strategi jangka menengah seperti swing trader atau trader harian. Artikel ini akan membahas tentang para pelaku swing trading dan bagaimana meraih keuntungan menjadi swing trader crypto.

Trading Crypto di Exchange Terbaik

Hadiah hingga US$30.000

Trading dengan fitur lengkap
Hadiah hingga US$30.000
Buka ByBit www.bybit.com
Aset Kripto 470+
Biaya Trading 0,1%
Benefit VIP Fee 0%

Beli Crypto Pakai Rupiah

Biaya Trading Gratis
Beli Crypto Pakai Rupiah
Buka OKX www.okx.com
Aset Crypto 350+
Biaya Trading Gratis (waktu terbatas)
Bonus Ajak Teman hingga $10.000

Bonus USDT 3200

Trading, Leverage, Earn
Bonus USDT 3200
Buka KuCoin www.kucoin.com
Aset Crypto 700+
Biaya Trading 0,1%
Benefit Fee Diskon 20% dengan KCS

Apa itu swing trader?

Swing trader crypto adalah seorang trader yang berusaha memanfaatkan pergerakan harga cryptocurrency dalam jangka waktu pendek-menengah, biasanya beberapa hari hingga beberapa minggu. Pelaku swing trading biasanya memegang posisi untuk mengambil peluang dalam fluktuasi pasar, atau “swing“.

Trader jenis ini mencari peluang profit dengan membeli cryptocurrency saat harga rendah dan menjualnya saat harga tinggi. Atau sebaliknya, dengan menjual cryptocurrency saat harga tinggi dan membelinya saat harga rendah.

Karakter utama pelaku swing trading adalah jangka waktu menengah. Dia tidak tertarik pada pergerakan harga crypto dalam hitungan menit atau jam. Akan tetapi, dia fokus pada pergerakan harga beberapa hari hingga minggu.

Selain itu, swing trader tidak selalu melakukan trading setiap hari. Dia mencari peluang yang kuat dan siap untuk menunggu sampai peluang tersebut muncul.

Maka dari itu, untuk menjadi trader yang andal dan dapat meraih keuntungan, butuh sejumlah keahlian. Contohnya, swing trader crypto perlu memahami analisis teknikal dan fundamental. Di samping itu, untuk dia juga harus dapat mengelola risiko.

Kalau melihatnya dari jangka waktu trading di pasar crypto yang buka 24 jam, swing trader terlihat lebih santai daripada trader harian atau scalper. Akan tetapi, mungkin saja trader yang tidak terlalu aktif dapat meraih potensi keuntungan yang lebih rendah. Kembali lagi, gaya dan strategi trading crypto tergantung pada karakter masing-masing.

Beda Scalper vs. Swing Trader

Scalping dan swing trading adalah dua gaya trading yang berbeda dalam pasar cryptocurrency, dan para pelakunya memiliki pendekatan yang berbeda terhadap waktu, frekuensi trading, dan strategi. Pertama-tama, terkait jangka waktu, scalper mencari keuntungan singkat dalam hitungan detik hingga menit. Di sisi lain, swing trader lebih fleksibel dengan jangka waktu beberapa hari hingga minggu untuk menangkap tren harga crypto dalam periode tersebut.

Lalu, karena jangka waktu tersebut, frekuensi trading bagi scalper sangatlah sering. Scalper bisa melakukan puluhan hingga ratusan trading dalam satu sesi. Sementara itu swing trader mungkin tidak terlalu aktif. Karena hanya trading sehari atau seminggu sekali, mereka menunggu waktu yang tepat.

Kemudian, masalah ketegangan emosional bagi scalper sangat tinggi karena waktu singkat menuntut untuk cepat mengambil keputusan. Di lain sisi, swing trader mungkin tidak terlalu menghadapi stress tinggi karena tak harus memantau pasar terus-menerus.

Beli Crypto

Keuntungan Swing Trader

Menjadi seorang swing trader crypto dapat memiliki beberapa keuntungan potensial, tetapi juga memiliki risiko tertentu. Berikut adalah beberapa keuntungan yang mungkin kamu dapatkan kalau melakukan swing trading crypto:

  • Potensi Keuntungan: Swing trader mencari peluang untuk membeli cryptocurrency saat harga rendah dan menjualnya saat harga tinggi. Jika berhasil mengidentifikasi tren yang baik, kamu dapat menghasilkan keuntungan yang signifikan.
  • Jangka Waktu Fleksibel: Swing trading memungkinkan kamu memiliki jangka waktu yang lebih fleksibel daripada day trading, yang memerlukan pemantauan konstan. Kamu dapat menjalankan trading dalam beberapa hari hingga beberapa minggu, sembari menjalankan aktivitas lain selama waktu tersebut.
  • Penggunaan Analisis Teknikal: Swing trader menggunakan analisis teknikal untuk mengambil keputusan trading. Jika memiliki pemahaman yang baik tentang analisis teknikal, kamu dapat mengidentifikasi peluang trading yang potensial.
  • Manajemen Risiko: Swing trader sering menggunakan stop-loss order untuk membatasi potensi kerugian. Ini membantu melindungi modal kamu dari penurunan harga yang tajam.
  • Diversifikasi Portofolio: Kamu dapat menggabungkan swing trading dengan strategi investasi lainnya, seperti investasi jangka panjang, untuk menciptakan portofolio yang lebih beragam.

Risiko swing trader

Meskipun ada keuntungan potensial dalam menjadi swing trader crypto, kamu juga harus mempertimbangkan risikonya:

  • Risiko Volatilitas: Pasar cryptocurrency sangat volatil, dan pergerakan harga dapat sangat tajam dalam waktu singkat. Ini dapat mengakibatkan kerugian besar jika tidak ada manajemen risiko yang tepat.
  • Keterampilan Analisis: Untuk berhasil sebagai swing trader, kamu harus memiliki pengetahuan yang baik tentang analisis teknikal dan mampu membaca grafik harga dengan baik.
  • Pemahaman Pasar: Kamu perlu memahami dinamika pasar cryptocurrency, berita terkait, dan faktor-faktor yang memengaruhi harga.
  • Emosi dan Psikologi: Perdagangan cryptocurrency dapat menjadi emosional, dan kamu perlu memiliki kendali emosi yang baik untuk menghindari keputusan impulsif yang dapat merugikan.
  • Risiko Kehilangan Modal: Ada selalu risiko kehilangan modal saat terlibat dalam trading, termasuk swing trading crypto.

Makanya, selalu pertimbangkan risiko-risiko ini sebelum mengambil keputusan dalam trading crypto. Pastikan juga kamu melakukan riset dan menggunakan uang dingin.

Indikator untuk Swing Trading

Dalam mengambil keputusan untuk trading, seorang swing trader bisa menganalisis pasar dengan melihat berbagai indikator. Ada banyak indikator yang dapat digunakan dalam swing trading crypto, tetapi beberapa yang paling populer adalah:

  • Moving average adalah indikator yang menghitung rata-rata harga aset selama periode waktu tertentu. Moving average dapat digunakan untuk mengidentifikasi tren dan level support dan resistance.
  • Relative Strength Index (RSI) adalah indikator momentum yang mengukur kecepatan dan kekuatan perubahan harga. RSI dapat digunakan untuk mengidentifikasi kondisi jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold).
  • Bollinger Bands adalah indikator volatilitas yang mengukur jarak antara harga dan moving average. Bollinger Bands dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi titik masuk dan keluar.
  • Fibonacci retracement adalah indikator yang menggunakan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi level support dan resistance. Fibonacci retracement dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi titik masuk dan keluar.

Tips Jadi Swing Trader Andal

Menjadi seorang swing trader crypto yang sukses memerlukan pemahaman yang baik tentang pasar cryptocurrency, strategi trading yang solid, dan disiplin dalam menjalankan rencana trading. Berikut beberapa tips yang dapat membantu kamu melakukan swing trading crypto yang lebih baik:

1. Edukasi dan Riset

Pahami pasar cryptocurrency dengan mendalam. Pelajari berbagai jenis cryptocurrency, teknologi di baliknya, dan faktor-faktor yang memengaruhi harga. Swing trader perlu selalu terus belajar dan terupdate tentang berita dan perkembangan terbaru di pasar.

2. Buat Rencana Trading

Sebelum memulai trading, buat rencana trading yang jelas. Ini harus mencakup strategi masuk dan keluar, target keuntungan, serta tingkat risiko yang dapat kamu terima. Patuhi rencana tersebut dan hindari deviasi yang tidak perlu.

3. Manajemen Risiko

Tentukan berapa banyak modal yang kamu relakan bila rugi dalam satu trading. Lalu, gunakan stop-loss order untuk melindungi dari kerugian yang berlebihan. Jangan pernah melebihi batas risiko yang telah kamu tetapkan.

4. Analisis Teknikal

Pelajari analisis teknikal dan gunakan indikator teknis serta pola candlestick untuk membantu mengidentifikasi peluang trading. Pelajari grafik harga dan pelajari cara membaca sinyal bullish dan bearish yang muncul.

5. Analisis Fundamental

Selain analisis teknikal, penting juga untuk memahami analisis fundamental. Pelajari proyeksi dan berita terkait dengan cryptocurrency dalam trading kamu.

6. Diversifikasi Portofolio

Jangan meletakkan semua telur dalam satu keranjang. Diversifikasi portofolio dengan berinvestasi dalam beberapa cryptocurrency yang berbeda. Ini dapat membantu mengurangi risiko bagi swing trader.

7. Kendalikan Emosi

Trading dapat menjadi emosional. Hindari membuat keputusan impulsif berdasarkan emosi. Jika kamu merasa terganggu atau kecewa karena kehilangan uang, pertimbangkan untuk mengambil jeda dari trading.

Mulai Trading Sekarang

Kesimpulan

Kesimpulannya, keuntungan menjadi swing trader crypto mencakup potensi keuntungan yang lebih besar daripada beberapa jenis trading lainnya. Akan tetapi, juga memerlukan pengetahuan, pengalaman, dan manajemen risiko yang baik. Penting untuk memahami risiko yang terlibat dan hanya berinvestasi dengan jumlah yang dapat kamu relakan kehilangannya. Juga, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional keuangan atau ahli trading sebelum memulai.

Happy trading!

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa lama swing trading?

Apa beda scalping dan swing trading?

Crypto terbaik untuk swing trading apa saja?

Strategi swing trading crypto apa?

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Prioritas kami adalah menyediakan informasi berkualitas tinggi. Kami meluangkan waktu untuk mengidentifikasi, meriset, dan membuat konten edukasi yang sekiranya dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menerima komisi dari para mitra kami untuk penempatan produk atau jasa mereka dalam artikel kami, supaya kami bisa tetap menjaga standar mutu dan terus memproduksi konten yang luar biasa. Meski demikian, pemberian komisi ini tidak akan memengaruhi proses kami dalam membuat konten yang tidak bias, jujur, dan bermanfaat.

foto-profil-hanum.png
Hanum Dewi
Hanum Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang menarik dan informatif di berbagai topik. Melengkapi kemampuan menulisnya, dia juga selalu mengikuti tren dan perkembangan terbaru di industri cryptocurrency, DeFi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori