Lihat lebih banyak

Dongkrak Literasi Kripto, Bitget Siap Injeksi Rp146 Miliar

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Bitget siap menggelontorkan dana hingga US$10 juta selama 5 tahun ke depan untuk mendukung pendidikan kripto.
  • Lewat program Blockchain4Youth, Bitget bermaksud menciptakan masa depan blockchain dengan melibatkan banyak generasi muda di ruang Web3 dan DeFi.
  • Sebelumnya, Bitget sudah berkomitmen untuk menggelontorkan dana bagi pengembangan Web3 dan artificial intelligence (AI).
  • promo

Bitget, perusahaan crypto exchange asal Singapura, bakal mendorong adopsi aset kripto lebih kencang dalam beberapa tahun mendatang. Bitget berniat untuk mendongkrak pendidikan kripto dan teknologi blockchain sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan penggunaan kripto di masyarakat. Demi memuluskan aksinya, Bitget siap menggelontorkan dana hingga US$10 juta atau sekitar Rp146 miliar selama 5 tahun ke depan.

Lewat program Blockchain4Youth, Bitget bermaksud menciptakan masa depan blockchain dengan melibatkan banyak generasi muda di ruang Web3 dan decentralized finance (DeFi). Dalam keterangan resminya, program ini rupanya merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap industri aset digital.

“Generasi muda bisa menawarkan ide-idenya untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan industri kripto,” jelas pihak Bitget.

Terlebih lagi, berdasarkan studi terbaru dari Bitget, 46% penggemar kripto merupakan mereka yang tergolong sebagai generasi milenial dan generasi Z.

Bitget Bakal Mulai Program Blockchain4Youth di Taiwan, Vietnam, dan Thailand

Program Blockchain4Youth ini bakal terdiri dari beberapa fase dan berlangsung selama 5 tahun ke depan. Pada fase pertama, Bitget bakal menggelar pelatihan dan sertifikasi melalui Bitget Academy. Kemudian, untuk memperkuat program, mereka juga akan menggandeng universitas dan lembaga pendidikan lain guna memberikan kuliah terkait aset digital di seluruh dunia.

Program literasi itu bakal dimulai pada bulan Mei dengan Taiwan, Vietnam, dan Thailand sebagai wilayah pertama yang menjadi lokasi utama.

Managing Director Bitget, Gracy Chen menjelaskan bahwa lewat program itu, Bitget bermaksud menghubungkan generasi muda di masa depan dengan blockchain.

“Studi menunjukkan bahwa demografi yang berubah akan berdampak signifkan terhadap adopsi kripto,” jelasnya.

Sejak awal tahun ini, Bitget sudah terlihat ekspansif untuk menggenjot literasi kripto. Perusahaan meluncurkan banyak inisiatif untuk pengembangan sektor aset digital, mulai dari dana khusus untuk pengembangan Web3 senilai US$100 juta, dana pengembangan ekosistem yang bekerja sama dengan Core DAO senilai US$200 juta, serta dana pengembangan artificial inteliigence (AI) sebesar US$10 juta yang diberikan pada Fetch.ai.

Binance Juga Punya Program untuk Edukasi Kripto

Blockchain Pendidikan Literasi Kripto Bitget

Hal yang Bitget lakukan ini dipercaya bakal menambah cepat adopsi kripto di global. Sebelumnya, perusahaan crypto exchange lainnya, yaitu Binance, juga sudah memfokuskan pada edukasi di bidang aset kripto.

Binance memberikan dana beasiswa untuk memperluas akses pelatihan Web3. Sejak Juni tahun lalu, crypto exchange terbesar untuk volume perdagangan itu berhasil menyalurkan lebih dari 2,2 juta BUSD lewat program Binance Charity.

“Dari 82 ribu pendaftaran, Binance menyalurkan ke 36.500 pendaftar,” kata pihak Binance.

Sejauh ini, Binance Charity Scholar telah memfasilitasi 67.155 beasiswa dan masih terbuka untuk 30.655 aplikasi di tahun ini. Selain memberikan dukungan finansial, Binance juga akan menyediakan akses para lulusan beasiswa untuk mendapatkan eksposur ke dalam ekosistem perusahaan.

“Proyek pendidikan tersebut disalurkan ke banyak negara, termasuk Australia, Jerman, Brasil, Siprus, Senegal, Afrika Selatan, Ukraina, Nigeria, dan Prancis,” tambah Binance.

Jepang dan Filipina Punya Mata Pelajaran tentang Metaverse

Pentingnya blockchain sebagai teknologi keuangan di masa depan rupanya sudah ditangkap oleh pemerintah beberapa negara.

Jepang, melalui University of Tokyo (Todai), pada tahun lalu sudah mengumumkan rencananya untuk membuka kelas khusus dalam rangka memberikan pemahaman terkait metaverse. Dalam kelas itu, para peserta bisa mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang definisi, cara kerja, dan pengembangan yang bisa dilakukan di metaverse. Hal itu tidak terlepas dari ambisi Jepang yang berniat menjadi pusat Web3.

Tidak mau kalah, Filipina pun melakukan hal yang serupa. Melalui Universitas Ateneo de Manila, Filipina bermaksud memasukkan blockchain ke dalam kurikulum pendidikannya. Aksi tersebut terwujud melalui kerja sama dengan perusahaan infrastruktur blockchain nChain.

Bagaimana pendapat Anda tentang langkah Bitget untuk mendukung literasi terhadap dunia kripto? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori