Lihat lebih banyak

XRP Amblas dari Support Jangka Panjang, Kapan Tren Bullish Reversal Muncul?

3 mins
Oleh Valdrin Tahiri
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Harga XRP telah membentuk tiga pola candlestick bearish mingguan beruntun. Harganya ambruk dari support jangka panjang.
  • Pembacaan pada time frame mingguan dan harian sama-sama memancarkan tren bearish untuk XRP, dengan peluang penurunan lebih dalam akan menyusul.
  • Terlepas dari prediksi harga XRP yang bearish, pemulihan ke area resistance horizontal US$0,55 dapat memicu pemantulan.
  • promo

Harga XRP tergelincir dari garis tren support naik jangka panjang pada Oktober 2022.

Saat ini, XRP juga diperdagangkan di dalam pola korektif jangka pendek dan hampir menyentuh konfluensi atau pertemuan antara beberapa level support. Lantas, mampukah hal ini mengawali sebuah aksi pemantulan?

XRP Amblas dari Support Jangka Panjang

Analisis teknikal pada time frame mingguan menunjukkan bahwa harga XRP mengalami breakdown dari garis tren support naik (ascending support) jangka panjang minggu lalu. Sebagai informasi, garis tren ini sudah bertahan selama 450 hari sebelum akhirnya runtuh.

Di samping itu, penutupan minggu lalu menjadi kali pertama XRP bergerak di bawah garis tren terkait sejak pertama kali terbentuk pada Oktober 2022. Lebih lanjut, hal ini menyebabkan penurunan harga XRP di bawah area support horizontal kunci.

XRP Price Movement
Grafik Mingguan XRP/USDT | Sumber: TradingView

Di samping itu, Relative Strength Index (RSI) pada time frame mingguan memvalidasi breakdown tersebut. Saat mengevaluasi kondisi pasar, trader umumnya menggunakan RSI sebagai indikator momentum untuk menentukan apakah pasar dalam kondisi overbought (jenuh beli) ataukah oversold (jenuh jual). Dari sini, mereka dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk mengakumulasi atau menjual aset.

Jika angka RSI di atas 50 dan trennya naik, berarti para bull masih unggul, sedangkan angka di bawah 50 berarti yang terjadi adalah sebaliknya. Adapun RSI XRP sendiri kini turun di bawah 50 (lingkaran merah), bertepatan dengan penurunan harga dari garis tren.

Apa Kata Para Analis?

Para trader dan analis kripto di X memiliki pandangan positif tentang tren XRP di masa depan. Salah satunya adalah Global Head of News di BeInCrypto, Ali Martinez. Ia menggunakan indikator TD sequential untuk sampai pada prediksi bahwa harga XRP akan naik dalam empat minggu ke depan.

XRP Price Movement
Grafik Mingguan XRP/USDT | Sumber: X

Sementara itu, CryptoGeek mengumumkan kolaborasi antara American Express dan Ripple, melalui cuitan yang berbunyi:

BERITA TERKINI: American Express mengonfirmasi kerjasamanya dengan #Ripple, mendeklarasikan adopsi $XRP untuk transaksi pembayaran. Ripple Labs secara resmi mengakui bahwa American Express kini memanfaatkan $XRP dalam Sistem RippleNet.

Di sisi lain, analis Edward Farina yakin harga XRP akan berada di kisaran ribuan dolar karena IMF sudah menetapkannya. Melalui cuitannya, dia menyatakan:

“Harga $XRP sudah ditetapkan oleh IMF dan itu berada di kisaran ribuan.” Harga resmi emas ditetapkan dua kali sehari: pada pukul 10:30 dan 15:00 GMT. Ini dikenal sebagai “Gold Fixing” dan keputusannya dibuat oleh LBMA. Saya sungguh bisa melihat harga $XRP sudah ditetapkan oleh IMF atau BIS sejak lama.”

Bagaimana Efek Breakdown ke Harga XRP?

Sementara time frame mingguan sudah jelas bearish, time frame harian menunjukkan bahwa harga XRP akan segera mencapai titik bottom. Hal ini karena harganya nyaris menyentuh area konfluensi dari beberapa level support.

Adapun sejak November 2023, harga XRP telah terjun di dalam saluran paralel menurun (descending parallel). Harganya kini bergerak di bagian bawah saluran terkait dan menjangkau area support horizontal di US$0,47, 7% di bawah harga saat ini. Lalu, lantaran area ini akan segera berimpit dengan garis tren support saluran, area ini diperkirakan akan menjadi titik bottom.

Ditambah, RSI harian telah menghasilkan pola bullish divergence. Pola semacam ini ditandai dengan kenaikan momentum yang menyertai penurunan harga. Fenomena ini umumnya menjadi sinyal untuk tren bullish reversal.

Dengan demikian, prospek yang paling mungkin terjadi untuk XRP adalah penurunan secara bertahap sekitar 7% lagi sampai menyentuh konfluensi level support. Baru kemudian akan terjadi pemantulan setelahnya.

XRP Price Movement
Grafik Harian XRP/USDT | Sumber: TradingView

Namun, terlepas dari prediksi harga XRP yang bearish, keberhasilan untuk merebut kembali area horizontal US$0,55 dapat memicu kenaikan 22% menuju garis tren resistance saluran di US$0,61.

Bagaimana pendapat Anda tentang ramalan harga Ripple (XRP) ke depannya? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Februari 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori