Bitcoin btc
$ usd
Kumpulan

Last Week [in] Crypto: Hitung Mundur The Merge Resmi Dimulai; Proyek Blockchain Sui Dapat Investasi US$300 Juta

6 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang

Redaksi Be[In]Crypto telah mengumpulkan sejumlah berita terhangat dari dunia kripto selama sepekan terakhir pada 5 – 11 September 2022.

Jangan lupa ikuti terus newsletter kami dan dapatkan kumpulan berita kripto terkini.

Ethereum Aktifkan Upgrade Bellatrix, Hitung Mundur The Merge Resmi Dimulai!

Para developer Ethereum pada 6 September 2022 mengaktifkan Bellatrix, yang merupakan sebuah upgrade dalam mempersiapkan Beacon Chain untuk The Merge. Bellatrix secara resmi merupakan langkah terakhir sebelum The Merge Ethereum, yang akan menggabungkan Beacon Chain dengan blockchain utama Ethereum.

Meskipun Bellatrix bukanlah The Merge itu sendiri, ini adalah langkah penting untuk menyiapkan Beacon Chain dalam sakelar-sakelar konsensus. Upgrade Bellatrix adalah upgrade hard fork yang memperkenalkan apa yang disebut ‘execution payload’, sebuah parameter yang sejauh ini tidak ada di Beacon Chain. Parameter ini diperlukan bagi para validator untuk mulai membuat blok mainnet Ethereum.

Langkah terakhir yang disebut Paris, adalah yang akan memicu The Merge. Para validator Beacon Chain (consensus layer) akan mengambil alih dari para penambang Proof-of-Work (PoW) untuk mulai menyelesaikan blok mainnet Ethereum. Upgrade Paris diperkirakan akan terjadi pada minggu depan atau sekitar tanggal 14 hingga 15 September mendatang.

Aave Berhenti Meminjamkan ETH Jelang The Merge

MakerDAO Hentikan Sementara Deposit DAI di Platform Aave

Aave, salah satu decentralized lending platform terbesar di dunia kripto, menerapkan aturan baru untuk melindungi dirinya dari risiko yang dapat berasal dari lonjakan permintaan pinjaman Ether (ETH) dari para trader yang bertaruh pada peluang The Merge Ethereum.

Dalam pemungutan suara yang berlangsung dari tanggal 30 Agustus hingga 2 September, komunitas Aave memilih untuk berhenti meminjamkan Ether. Mereka mengesampingkan prinsip pasar bebas untuk mengurangi potensi risiko yang mungkin timbul dari transisi Ethereum dari konsensus Proof-of-Work (PoW) menuju Proof-of-Stake (PoS).

“Menjelang The Merge Ethereum, protokol Aave menghadapi risiko utilisasi tinggi di market ETH. Menjeda sementara peminjaman Ether akan mengurangi risiko utilisasi tinggi ini,” jelas proposal itu.

Tingkat pemanfaatan (utilization rate) mengacu pada persentase kumpulan (pool) yang dipinjamkan. Tarif kemungkinan akan naik karena pengguna dapat meminjam ETH sebelum The Merge demi menerima ‘uang gratis’ atau potensi token hard fork dari adanya Ethereum versi PoW.

DBS Berencana Kembangkan Bisnis Kripto & Aset Digital

DBS, bank terbesar di Singapura, dikabarkan berencana mengembangkan bisnis kripto dan aset digitalnya meskipun market kripto masih mengalami kondisi bearish.

Piyush Gupta, CEO DBS Group sejak tahun 2009, mengatakan kepada Financial Times pada hari Selasa (6/9) bahwa penurunan dalam market kripto membuktikan bahwa lembaga keuangan yang mapan dan teregulasi, bukan hanya startup, harus menawarkan produk seperti perdagangan aset digital untuk investor ritel.

CEO DBS Group mengatakan bahwa pihaknya memiliki kurang dari 1.000 pengguna, tetapi akan menawarkan layanan ini kepada 300.000 klien kaya di seluruh Asia; termasuk bank swasta, investor terakreditasi, serta exchange dan fund lainnya melalui aplikasi mobile banking DBS.

Binance Bakal Otomatis Konversi Stablecoin USDC, USDP, & TUSD Jadi BUSD

Binance akhirnya memutuskan untuk memprioritaskan stablecoin miliknya sendiri, yaitu Binance USD (BUSD). Pada hari Senin (5/9), crypto exchange yang dipimpin oleh Changpeng ‘CZ’ Zhao ini mengumumkan konversi otomatis 3 stablecoin ke BUSD yang akan dimulai pada 29 September mendatang.

Pihak Binance melakukan langkah ini demi meningkatkan likuiditas dan efisiensi modal bagi pengguna. Adapun saldo yang ada dan deposit baru dari stablecoin USD Coin (USDC), Pax Dollar (USDP), dan TrueUSD (TUSD), akan dikonversi ke BUSD.

The Block menilai makna dari keputusan ini membuat Binance akan memprioritaskan penggunaan stablecoin miliknya sendiri dibandingkan memberi ruang bagi para kompetitor.

Pengumuman ini juga dapat menandakan bahwa Binance lebih serius dengan industri stablecoin dan mendorong memperluas pangsa pasar BUSD. Meski begitu, masih terlalu dini untuk dapat mengetahui implikasi jangka panjang atas keputusan yang diambil Binance.

SEC Thailand Ajukan Gugatan terhadap Bursa Kripto Zipmex

Eksposur Bursa kripto Zipmex di Babel Finance & Celsius Network Mencapai US$53 Juta

Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Thailand telah mengajukan gugatan kepada salah satu perusahaan di Thailand, yaitu bursa kripto Zipmex beserta CEO-nya, Akalarp Yimwilai.

Menurut SEC Thailand, Zipmex dan Yimwilai telah gagal memberikan informasi transaksional mulai dari periode bulan Juli 2022. Bulan itu merupakan periode ketika layanan penarikan di bursanya ditangguhkan.

Pemerintah India Bersiap Lakukan Uji Coba Rupee Digital Tahun Ini

Pemanfaatan central bank digital currency (CBDC) di banyak negara terus digodok. Terlepas dari kontroversi yang ada, nyatanya beberapa negara secara agresif sudah mulai memperkenalkan CBDC garapannya ke masyarakat. Mulai dari Nigeria, Cina, hingga Republik Afrika Tengah. 

Kabar CBDC terbaru datang dari wilayah Asia Selatan, yakni India. Negeri Anak Benua ini juga bakal segera melakukan uji coba CBDC alias rupee digital.

Sebagai salah satu wujud nyata, bank sentral India (Reserve Bank of India / RBI) mengaku sudah melakukan konsultasi dengan beberapa lembaga financial technology (fintech) guna menggali informasi secara komprehensif untuk menjalankan proyek tersebut. Jika tidak ada aral melintang, pada tahun ini, pemerintah India bakal segera meluncurkan pilot project CBDC mereka.

Tindakan Keras Regulator AS terhadap Kripto Akan Terus Berlanjut

Market kripto mungkin tidak lagi dalam mode krisis, tetapi tindakan keras dari regulator Amerika Serikat (AS) akan terus berlanjut. Itulah pesan yang akan disampaikan oleh Ketua Komisis Sekuritas & Bursa (SEC) AS, Gary Gensler, dalam sambutan yang disiapkan untuk pidato pada hari Kamis (8/9) ini.

Ketua SEC | Gary Gensler | Kripto | Market Kripto

Ketua SEC AS itu tidak berubah pikiran tentang penegakan terkait kripto. Mengutip sambutan yang disiapkan untuk pidatonya, Barrons melaporkan bahwa Gary Gensler terus mempertimbangkan sebagian besar kripto sebagai sekuritas dan platform perdagangan kripto sebagai securities exchange.

Dengan premis demikian, hal ini akan mewajibkan para penerbit dan bursa kripto untuk mendaftarkan diri ke SEC, yang mana mayoritas para pelaku di industri ini enggan melakukannya.

Proyek Blockchain Sui Dapat Suntikan Investasi US$300 Juta dari FTX, a16z, hingga Binance

Mysten Labs Disuntik US$300 Juta oleh FTX, a16z, hingga Binance

Mysten Labs, pencipta blockchain Sui, pada hari Kamis (8/9) mengumumkan bahwa mereka berhasil mengumpulkan pendanaan senilai US$300 juta (Rp4,47 triliun) dengan valuasi perusahaan mencapai lebih dari US$2 miliar (Rp29,81 triliun). Sui adalah blockchain layer-1 (L1) mengandalkan konsensus Proof-of-Stake (PoS) tapi belum diluncurkan hingga saat ini.

Putaran pendanaan Seri B Mysten Labs dipimpin oleh FTX Ventures. Investor lain yang berpartisipasi termasuk Andreessen Horowitz (a16z), Jump Crypto, Apollo, Binance Labs, Franklin Templeton, Coinbase Ventures, Circle Ventures, Lightspeed Venture Partners, Sino Global, Dentsu Ventures, Greenoaks Capital, O’Leary Ventures, dan lainnya. Pada Desember 2021, Mysten Labs telah berhasil mengantongi suntikan senilai US$36 juta yang dipimpin a16z.

Penggalangan dana yang berlangsung di tengah crypto winter dan sejumlah kehancuran pada beberapa perusahaan kripto, menunjukkan bahwa para investor masih ingin ‘mengguyur’ uang ke berbagai startup dengan pendiri yang sedang membangun produk untuk meningkatkan adopsi kripto.

The Block melaporkan bahwa investor dalam putaran pendanaan Seri B Mysten Labs akan menerima saham serta waran token, yang berarti dapat mengklaim sebagian dari native token Sui, yang akan mulai diperdagangkan ketika blockchain itu diluncurkan secara publik.

Sebuah Laporan Menyoroti Serangan yang Bisa Menjatuhkan Seluruh Jaringan Avalanche

Muncul sebuah laporan kerentanan yang menyoroti serangan yang bisa menjatuhkan seluruh Avalanche Network yang merupakan blockchain layer-1 (L1). Kerentanan ini pertama kali ditemukan oleh team lead Ethereum, Péter Szilágyi pada 29 Maret lalu dan kemudian dipublikasikan ke publik pada hari Kamis (8/9).

Pada saat temuan itu, Avalanche memiliki lebih dari US$9 miliar dalam total value locked (TVL) dan market cap atau kapitalisasi pasar sekitar US$24 miliar, menurut DefiLlama dan Coingecko. Laporan yang dirilis oleh Péter Szilágyi menguraikan garis waktu peristiwa ini serta rincian mengenai kerentanan di Avalanche.

Kabar ini datang setelah pada hari Kamis (7/9) kemarin muncul laporan dari CertiK bahwa Nereus inance terkena dampak dari serangan arbitrase pinjaman kilat (flash loan arbitrage) pada hari Selasa (6/9). Eksploitasi itu berhasil menguras sekitar US$370.000 (Rp5,51 miliar) dalam stablecoin USD Coin (USDC) dari platform DeFi di Avalanche ini.

Beberapa kabar yang cenderung kurang baik ini mencuat usai perusahaan di balik Avalanche, Ava Labs, dituduh membentuk ‘pakta rahasia’ dengan firma hukum Amerika Serikat (AS) Roche Freedman LLP untuk menggunakan sistem hukum di AS ‘gaya gangster’ demi ‘menyerang dan membahayakan berbagai organisasi kripto’.

Ratu Elizabeth Wafat, Muncul Puluhan Memecoin dan NFT yang Ambil Kesempatan

Ratu Elizabeth II, yang merupakan pemimpin terlama di negara berdaulat dengan 70 tahun dan 214 hari berada di pucuk pimpinan Inggris Raya, tutup usia pada hari Kamis (8/9) kemarin. 

Meski tidak secara langsung berkaitan dengan pasar kripto, rupanya para crypto degens tidak membuang banyak waktu setelah nenek Pangeran William dan Pangeran Harry itu meninggal di usia 96 tahun. Kini setidaknya ada lebih dari 40 memecoin terkait Ratu Elizabeth, serta ratusan NFT baru dengan embel-embel yang sama.

Muncul tanggapan dari komunitas Reddit r/cryptocurrency yang mengakui betapa memalukannya hal ini bagi industri kripto secara keseluruhan.

“Peristiwa seperti ini hanya membantu meningkatkan kebencian yang dirasakan banyak orang terhadap kripto. Kekuatan kripto adalah desentralisasi, tetapi juga merupakan masalah terbesar. Membuat shitcoin kematian Ratu Elizabeth membuat kita semua terlihat buruk,” tulis seorang pengguna Reddit.

Bagaimana pendapat Anda tentang berita kripto selama sepekan ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram Be[In]Crypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan berita terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.